Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
uncle buat sela


__ADS_3

di sebuah rumah sakit ternama di jakarta,


terlihat seorang dokter wanita dengan mengenakan gamis dan jas putih kebanggan nya tengah merawat pasien nya dengan sangat telaten, dia adalah tia.


tia memang bekerja di sebuah rumah sakit besar di jakarta.


rumah sakit yang saat itu menjadi tempat nya magang merekomendasi kan tia untuk di pekerjakan di rumah sakit pusat karena kinerja tia yang dinilai sangat baik.


memang...


setelah lulus sma, tia memilih untuk melanjut kan study nya di jakarta dengan mengambil jurusan kedokteran, sekaligus ia juga mencari pengalaman.


begitu pula dengan naura yang juga memilih kuliah di jakarta. namun berbeda dengan kevin, ia di tuntut keluarga nya untuk kuliah di jerman tempat dimana kedua orang tua nya menempuh pendidikan. tujuan nya hanya satu, agar kevin bisa menggantikan posisi sang papa sebagai direktur di perusahaan mereka


beberapa bulan berada di jakarta sudah merubah tia menjadi seorang gadis yang begitu cantik, bukan hanya itu, ia juga sudah memutus kan untuk memperbaiki penampilan nya dengan syar'i,


pelan pelan ia merubah segala hal buruk pada diri nya


"bagaimana keadaan ibu saya dok?" tanya keluarga dari pasien

__ADS_1


"ibu sudah baikan, mungkin besok bisa pulang. untuk hari ini silahkan istirahat yang cukup agar ibu lekas membaik" ucap tia


"baik dok, terima kasih" ucap pasien dibalas senyuman oleh tia


"baiklah ibu, kalau begitu saya permisi. semoga lekas sembuh" ucap tia dan berlalu keluar dari ruangan pasien menuju ruangan nya


saat tiba di ruangan nya, tia segera mendudukan dirinya di kursi kebesaran nya.


baru saja tia meregang kan otot nya karena lelah seharian bekerja, tiba tiba ia di kaget kan dengan hp nya yang berbunyi, dilihat nya ternyata naura yang menghubungi nya


"hallo assalamu'alaikum ibu ibu muda, ada apa?" tanya tia


^^^"wa'alaikum salam, lo lagi dimana?" tanya naura^^^


"biasa, di rumah sakit, kenapa? tanya tia


^^^"nggak, kapan lo pulang ke surabaya? sela nyanyain lo mulu nih, kangen katanya" ucap naura^^^


"belum tau nau, mungkin bulan depan kali ya, soal nya kemaren mommy juga abis nelpon dan minta gue buat ke inggris, karena mereka kangen katanya" ucap tia

__ADS_1


^^^naura nampak menghembus kan nafas di ujung sana^^^


^^^"lagian lo tuh ya, kalo udah kerja udah lupa sama keluarga. inget tia kerja itu boleh, tapi jangan lupain keluarga lo.^^^


^^^kalo keenakan kerja, terus kapan nyari calon uncle buat sela" ucap naura terkekeh^^^


"nanti juga dateng sendiri, oh iya sela mana? gue mau ngomong dong" ucap tia


^^^"sela baru aja tidur, udah dulu yah tia, papa nya sela udah pulang tuh" ucap naura karena bagas sudah pulang dari kantor nya^^^


"ia, salam buat sela, assalamu'alaikum" ucap tia


^^^"wa'alaikum salam" jawab naura^^^


setelah selesai bertelpon dengan naura, tia segera memberes kan peralatan nya dan akan pulang kerumah.


tia keluar dari rumah sakit menuju mobil nya.


tia memang di beri fasilitas lengkap oleh uncle nya, karena uncle nya mengantisipasi takut terjadi apa apa pada tia jika tidak di fasilitasi.

__ADS_1


sebenar nya rumi sudah membujuk tia agar tinggal saja di rumah om dan tante nya namun tia menolak dan lebih memilih untuk tinggal di apartemen nya sendiri saja


__ADS_2