
kevin terlonjak mendengar penuturan mama nya tersebut, bagaimana mungkin ia bisa membawa farah pada kedua orang tua nya hanya dalam tenggang waktu satu minggu fikir nya
"ma, mama kan sudah dengar tadi kalau gadis yang aku incar ini berbeda dari gadis gadis pada umum nya, dia sangat dingin ma, dan bahkan sampai sekarang kevin tidak memiliki hubungan jelas dengan nya" ucap kevin
"apa? tidak mempunyai hubungan?" tanya ny.risa dan di jawab anggukan oleh kevin
"apa yang terjadi pada putra ku ya tuhan, apakah ini termasuk hukuman atas perbuatan nya di masa lalu?" ucap ny.risa
"mama apaan sih? pake bilang hukuman segala, pokok nya gini aja, mama kasih waktu kevin untuk menakhluk gadis itu dulu, baru setelah itu kevin akan membawa gadis itu menemui mama, bagaimana?" tanya kevin
"berapa lama?" tanya ny.risa
"1 bulan ku rasa cukup" ucap kevin
"satu bulan? dengar kevin, naura sudah menikah bahkan sudah memiliki anak, dan kau? kau bahkan untuk menakhlukan satu orang wanita saja memerlukan wantu satu bulan? oh tidak tidak, hanya satu minggu. apapun alasan nya mama tidak peduli, kau bawa gadis itu kemari dalam satu minggu kedepan atau mama akan menjodoh kan kamu, titik" ucap ny.risa
"ma, apa hubungan nya sama naura sih? mau naura udah punya anak lima juga terserah toh juga dia sudah punya suami jadi tidak masalah kan?" ucap kevin
__ADS_1
"kevin bukan itu masalah nya" ucap ny.risa geregetan dengan putra nya itu
"masalah nya sekarang adalah, teman teman mama tuh udah pada punya menantu semua, bahkan kalau mereka arisan mereka selalu menggunjing menantu mereka masing masing, dan mama? siapa yang akan mama gunjing kan?" tanya ny.risa
"oh jadi mama ingin cepat cepat punya menantu agar punya bahan gunjingan juga sama kayak teman mama?" ucap kevin
"kau tahu maksud mama" ucap ny.risa
kevin menatap mama nya lalu menggenggam tangan sang mama
"kevin akan usahakan ma, tapi kasih kevin waktu ya, kevin janji akan bawa calon menantu mama ke sini, oke" ucap kevin
kevin hanya memasang wajah masam nya kearah sang mama tercinta
tuan fahri yang melihat perdebatan antara anak dan istri nya itu hanya geleng geleng kepala,
bahkan tuan fahri selalu menjadi sasaran curhat sang istri karena selalu ketinggalan gosip soal dunia permenantuan😂
__ADS_1
sejujur nya ny.risa benar benar sudah mengharap kan menantu karena jika mereka arisan maka teman teman arisan nya pasti akan membicarakan para menantu mereka. namun bukan itu yang diingin kan ny.risa jika memiliki menantu, ia hanya ingin merasa kan rasa nya memiliki menantu dan menjadi seorang ibu mertua (para emak emak yang udah ngebet pengen mantu mah faham😁)
**
sedangkan di tempat lain, kini farah tengah berada di ruang keluarga mansion keluarga daffa di jerman
"mm nak, apakah hubungan daffa dan tia sudah dekat sekarang?" tanya ny.brianna
"dekat sih sudah mom, tapi hanya sekedar dekat begitu saja, karena ka daffa belum mengungkap kan perasaan nya" ucap farah
"lalu bagaimana menurut mu, apakah tia juga mencintai daffa?" tanya ny.brianna
"mungkin iya, mungkin juga tidak" jawab farah sambil mengedikan bahu nya
ny.brianna menghela nafas kasar, lalu menoleh kepada suami nya
"seperti nya kita harus turun tangan barchen (panggilan sayang dalam bahasa jerman)" ucap ny.brianna
__ADS_1
tian albert hanya diam dan tidak menjawab iya ataupun tidak