Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
kembali nya kevin


__ADS_3

setelah lama berbincang, tia pamit untuk pulang karena hari sudah mulai gelap.


kini tia sudah tiba di apartemen nya, tia segera membersih kan diri dan mengambil wudhu untuk shalat maghrib.


selesai shalat, tia merebahkan diri nya di kasur empuk nya yang sudah menemani nya selama 6 tahun belakangan ini. mulai dari ia kuliah hingga sekarang ia bekerja, kasur inilah yang setia memberi kan kenyamanan dalam tidur nya


tia memandang langit langit kamar nya sejenak lalu tersenyum, entah apa yang ia fikir kan.


sedangkan di tempat lain, sama hal nya dengan tia, setelah sampai di rumah nya, daffa segera mandi lalu berwudhu dan shalat.


ia sudah berniat akan memperbaiki ibadah nya dengan baik agar bisa menjadi seorang mu'min seperti apa yang tadi tia ucap kan


selesai shalat daffa mengambil hp nya yang berdering sedari tadi, dilihat nya nama panggilan yang tertera ternyata adalah daddy nya.


daffa segera mengangkat panggilan itu


"hallo assalamu'alaikum dad" salam daffa


di ujung telefon sana nampak terdiam, tidak terdengar suara apapun


"dad" ucap daffa kembali


^^^"bagaimana dengan anak perusahaan indonesia? apakah semua berjalan lancar?" tanya sang daddy^^^


"semua lancar dad"


^^^"itu yang daddy harap kan"^^^


"dad dima... " belum sempat daffa menyelesai kan pembicaraan nya untuk menanyakan sang mommy, tapi telpon sudah lebih dulu di tutup.


daffa hanya bisa menghela nafas nya

__ADS_1


**


pagi ini seperti biasa, tia akan bangun awal lalu menuju rumah sakit dimana ia mengabdikan diri nya



setelah sampai di rumah sakit, tia segera menuju ruangan nya.


baru saja ia meraih handle pintu ruangan nya namun ia di kejut kan dengan suara seseorang yang memanggil nama nya


"tia" ucap seseorang dari kejauhan


tia menoleh untuk melihat siapakah orang yang baru saja memanggil nya, dan ternyataa...


"kevin?" gumam tia meyakin kan apakah benar orang itu adalah kevin


"hai tia assalamu'alaikum" salam kevin


"tia" kevin menjentikan jari nya di depan wajah tia


tia langsung tersadar


"aah, iya wa'alaikum salam" jawab tia


kevin terkekeh melihat kebingungan yang menghinggapi tia


"apa aku tidak di persilah kan masuk?" tanya kevin


tia kembali sadar dari lamunan nya


"oh maaf, maaf. mari silahkan masuk" ucap tia

__ADS_1


tia segera membuka kan pintu mempersilah kan kevin untuk masuk, setelah kevin masuk tia pun ikut masuk dan membiar kan pintu ruangan nya terbuka untuk menghindari fitnah


di dalam ruangan, nampak kedua nya tengah kikuk karena tidak ada bahan pembicaraan satu sama lain nya. karena memang setelah lulus sma mereka tidak pernah lagi saling bertukar kabar


"mm tia" ucap kevin memecah keheningan


tia melihat kearah kevin


"ya?" tanya tia


kevin nampak bingung untuk memulai pembicaraan nya


"apa kabar mu baik baik saja?" tanya kevin


tia nampak sedikit aneh dengan tingkah kevin


"ada apa? alhamdulillah aku baik baik saja" jawab tia


"oh syukur lah"


"tia, apa kau punya waktu?" tanya kevin ragu


"sekarang?" tanya tia memastikan kapan kah waktu yang di maksud oleh kevin


"mm tidak, bukan sekarang tapi nanti setelah pulang dari rumah sakit. siapa tahu saja kau ada pertemuan atau hal lain nya" ucap kevin


tia nampak berfikir


"tidak, kebetulan hari ini aku pulang seperti biasa" ucap tia


"kalau aku ajak jalan duluu gimana?" tanya kevin

__ADS_1


__ADS_2