Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
tanda-tanda


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana keberangkatan tia dan daffa ke jakarta, kedua orang tua daffa telah kembali ke jerman, begitu pula dengan kedua orang tua tia sudah kembali ke inggris. sedangkan untuk kevin dan farah, keduanya telah kembali ke jakarta terlebih dahulu karena memang mereka harus menghandle perusahaan yang saat ini di tinggal cuti oleh daffa


"kak, kakak akan sering pulang kan?" tanya daniel saat melihat tia dan daffa akan menuju mobil


tia mensejajarkan tinggi tubuh nya dengan daniel, lalu menggenggam tangan daniel dan tersenyum


"kakak pasti akan cepat pulang, makanya abang jangan nakal ya, jadi calon abang yang baik, oke?" ucap tia pada daniel sembari mengangkat jari kelingking nya dan di balas tautan kelingking dari daniel


"bunda, uncle tia berangkat dulu ya" ujar tia


"iya sayang hati hati, dan selalu jaga kesehatan" ucap arumi


"dan ingat kunci dalam suatu hubungan itu adalah kepercayaan, jadi selalu lah berhuznudzan kepada suami mu" nasehat rumi


"pasti bunda, tia akan selalu ingat pesan bunda" jawab tia sembari memeluk bunda nya itu


setelah berpamitan, kedua nya langsung berangakat menuju bandara dengan diantar oleh sopir devan, devan dan keluqrga tidak mengantar kan tia ke bandara karena arumi yang kini tengah hamil muda jadi devan tidak memperboleh kan rumi untuk berperjalanan jauh


**


kini tia dan daffa telah berada di rumah kediaman keluarga MU, tia segera menyimpan pakaian nya dan daffa di lemari, setelah itu ia ikut bergabung dengan sang suami di ruang keluarga


daffa yang melihat tia menuju kearah nya segera merentang kan tangan nya untuk menyambut kedatangan istri tercinta

__ADS_1


"sini sayang" ucap daffa


tia segera mendekat pada suami nya, dan duduk tepat di samping daffa


"kakak, besok mau langsung ngantor?" tanya tia


"iya kayak nya, soal nya kasian farah kalau menangani perusahaan sendiri" ucap daffa


"kenapa?" tanya daffa lagi


"nggak papa, cuma tia pengen ke rumah sakit juga besok karena kan nggak enak kalo tia sendirian di rumah" ucap tia pada daffa


"tapi kan sekarang kamu masih cuti" ucap daffa pada tia


daffa menghela nafas sedikit, sebenar nya ia tidak ingin jika istri nya harus bekerja karena ia ingin istri nya untuk beristirahat agar mereka bisa fokus menghadirkan sang buah cinta mereka, namun ia juga membenar kan bahwasanya tia pasti akan merasa bosan jika berada di rumah tapi dirinya di perusahaan


"ya sudah, tapi berangkat nya bareng kakak terus, oke?" ucap daffa


tia segera mengangguk dan memeluk suami nya itu, ia tidak mempermasalah kan jika harus diantar jemput oleh suami nya, toh juga rumah sakit dan kantor daffa juga searah, jadi tidak akan merepotkan suami nya fikir tia


"mm gimana, udah ada tanda tanda kehadiran nya belum disini?" ucap daffa mengelus perut sang istri


tia tersenyum, sebenar nya ia merasa ada hal yang aneh pada dirinya selama beberapa minggu terakhir, ia menjadi sedikit manja pada suami nya, dan selalu saja rindu kehangatan pelukan suami nya tersebut, namun ia juga kurang yakin dengan diagnosa nya

__ADS_1


"kakak besok penting banget ya ke kantor?" tanya tia tanpa menjawab pertanyaan daffa terlebih dahulu


"kenapa?" tanya daffa


"gimana kalo besok kita ke dokter airin?" tanya tia


"dokter airin? kenapa? kamu sakit?' tanya daffa khawatir


tia hanya tersenyum sembari menggeleng kan kepala nya


"dokter airin itu dokter obgyn" ucap tia


daffa menyernyit kan dahinya obgyn fikir nya, setahu nya jika sudah berurusan dengan dokter obgyn itu berarti masalah kandungan? fikur nya


"sayang apa kau?" tanya daffa untuk memastikan kecurigaan nya


tia tersenyum dan mengangguk


"tia ngerasa ada yang beda dari diri tia beberapa hari ini, tapi tia tidak bisa memutuskan bahwa ini benar adanya, karena kan kadang kadang memang mood saja yang lebih baik sehingga kita sellu ingin berada dengan orang yang kita sayang" ucap tia


daffa segera memeluk tia


"yaudah, kalo gitu ayo kita menemui dokter airin sekarang" ajak daffa

__ADS_1


"kakak, kan sekarang kita baru aja sampai di jakarta, mending sekarang istirahat dulu, baru besok kita temui dokter airin" ucap tia


__ADS_2