
hari ini semua orang kembali pada rutinitas nya, kini daffa sedang berada di ruangan nya, mengerjakan segala pekerjaan yang ia tinggal kan beberapa bulan ini.
tengah asik menandatangani berkas yang menumpuk diatas meja nya, tiba tiba ketukan di pintu ruangan nya membuyar kan konsentrasi nya
tok.. tok...
"masuk" ucap daffa
masuklah farah ke ruangan bos nya
"ada apa?" tanya daffa
farah tidak menjawab pertanyaan daffa, ia langsung duduk di sofa yang berada di ruangan itu dan menyilang kan kaki nya dengan santai.
daffa mengamati farah, seperti nya ada yang aneh dengan farah hari ini, tidak seperti biasa nya yang selalu menampilkan wajah datar nya, kali ini farah justru menampilkan raut wajah tak terbaca menurut daffa, daffa segera mendekati farah dan duduk di samping nya
farah melihat daffa sekilas lalu memaling kan wajah nya kembali
"kak" ucap farah
__ADS_1
"kamu kenapa?" tanya daffa
"gue jatuh cinta" ucap farah
daffa sedikit kaget dengan pernyataan farah, jatuh cinta? bagaimana mungkin fikir nya.
daffa memandang farah seolah menanyakan siapa orang yang ia cintai
"kevin" ucap farah santai
"kevin?" tanya daffa yang di jawab anggukan oleh farah
"dia hanya uji nyali" ucap farah
"uji nyali?" kini daffa benar benar pusing dengan maksud perkataan farah, tadi dia mengatakan mencintai kevin dan sekarang mengatakan uji nyali. apa kedua kata itu saling berhubungan fikir nya
"ya, dia hanya ingin mengetes pesona nya, selama ini dia menjadi playboy dan tidak ada satu orang wanita pun yang menolak pesona nya. saat ketemu gue dia jadi berusaha buat dapetin gue, biar predikat playboy nya semakin menjadi" ucap farah
daffa memandang farah sejenak
__ADS_1
"kamu yakin hanya itu tujuan nya?" tanya daffa
"ya, gue udah nyelidikin semua nya" ucap farah
"tapi yang kakak lihat kevin tidak seperti itu, kakak bisa melihat bahwa ada cinta dimata kevin buat kamu" ucap daffa
"tapi hasil penyelidikan nya bertolak belakang kak" ucap farah
daffa nampak berfikir sejenak
"begini saja untuk membuktikan semua nya, bagaimana kalau kamu saya tugas kan untuk mengurus perusahaan daddy yang di jerman untuk sementara, jika kevin merasa kesepian dan mengharap kan kamu, apalagi jika kevin sampai mengikuti kamu ke jerman, itu artinya dia mencintai kamu" ucap daffa
farah menghela nafas nya kasar
"gue cuma sekedar mencintai dia, masalah dia juga mencintai gue atau ngga, itu terserah dia" ucap farah
"aku bisa kau bohongi tapi tidak dengan hati mu" ucap daffa
"sudah jangan membantah lagi, sekarang pulang dan bereskan semua perlengkapan mu, dan besok pergilah ke jerman" ucap daffa tak mau di bantah
__ADS_1
daffa sangat senang saat mendengar bahwa farah mencintai kevin, karena selama dua tahun bersama farah, daffa tidak pernah melihat ada ketertarikan dimata farah kepada lawan jenis nya, bahkan daffa sempat berfikir apakah mungkin farah menyukai dirinya, atau kah mungkin farah mulai mati rasa hingga tidak menghirau kan laki laki yang berada di sekitar nya selama ini, tapi mendengar bahwa farah mencintai kevin itu semua membuat daffa bernafas lega, dan ia yakin bahwa kevin juga mencintai farah, hanya saja mungkin kevin belum menyadari itu