Mengagumi Mu Dalam Diam Ku

Mengagumi Mu Dalam Diam Ku
mengharapkan berujung


__ADS_3

"setelah pertemuan dengan nya dijalan waktu itu, aku sangat tertarik untuk mendekati nya, hingga akhir nya takdir yang mempertemukan kami kembali dan sekarang kami menjadi partner" ucap kevin


daffa benar benar takjub dengan keberanian kevin, selama ini semua laki laki tidak ada yang berani mengungkap kan isi hati mereka terhadap farah, karena mereka sangat segan dengan wajah datar farah, jangan kan untuk mengungkap kan isi hati, bahkan untuk menatap wajah farah saja membutuh kan keberanian yang luar biasa. namun kevin? ia dengan berani nya mengungkap kan kekaguman dan ketertarikan nya pada farah


"lalu bagaimana dengan kalian?" tanya kevin pada tia dan daffa


"bagaiman kalian bisa saling mengenal?"


"tia adalah dokter yang menangani penyakit mommy saya" jawab daffa


"dann... " ucap kevin penasaran


kevin sangat penasaran dengan hubungan kedua nya, karena ia merasa sudah cukup lama mengenal tia dan belum pernah melihat tia bersama laki laki yang akrab selain dirinya karena mereka memang bersahabat


daffa mengerti dengan maksud kevin

__ADS_1


"kita tidak pernah tahu kedepan nya akan seperti apa, yang pasti saya mengharap kan sesuatu yang berujung" ucap daffa


"aku do'a kan harapan mu terkabul" ucap kevin


kevin nampak tersenyum, ia mengerti bahwa daffa kini sedang menyukai tia, tapi entah mengapa kevin tidak merasa kan sakit hati dengan perkataan daffa sedikit pun. biasa nya jika kita mencintai seseorang namun ada orang lain yang juga menyukai orang yang kita sukai itu, maka secara otomatis kita akan merasa tidak suka dan akhir nya memuncul kan persaingan


namun ini? kevin benar benar merasa bahwa dirinya hanya teman tia tidak lebih, ia malah merasa bahagia karena akhir nya tia bisa bersama laki laki yang inshaa allah tepat untuk nya.


bahkan kini kevin baru menyadari bahwa ia tidak pernah lagi menemui tia, ia pun heran pada dirinya sendiri, bagaimana bisa ia melupakan tia semudah itu. namun ia tidak terlalu mempermasalah kan itu semua, yang ia ingin kan saat ini adalah mendapat kan farah, ia benar benar ingin membuktikan bahwa ia bisa menaklukkan farah dengan pesona nya.


"antar kevin, biar aku yang mengantar tia" ucap daffa pada farah


"tapi... " ucap farah akan menyanggah


"sudah lah, duduk di depan lalu antar kan kevin pulang" ucap daffa tak mau di bantah

__ADS_1


akhirnya mau tidak mau farah pun mengikuti kemauan daffa, ia segera duduk di sebelah kevin


hanya di gertak daffa begitu saja, dia sudah menurut, sedangakan aku? boro boro nurut yang ada malah gue yang dihantam batin kevin


"thank you bro" ucap kevin lalu melajukan mobil nya


kevin tahu bahwa daffa pasti sengaja memberi kan ia peluang untuk mendekati farah, ia sangat berterima kasih pada daffa karena daffa cukup pengertian fikir nya


setelah kepergian kevin dan farah, daffa mengajak tia masuk dulu ke rumah nya


"mau masuk dulu?" tanya daffa


"mm kayak nya langsung pulang aja deh kak, soal nya ngga enak kalo kita berduaan di rumah" jawab tia


"ya sudah kamu tunggu disini, biar saya ambil mobil dulu di dalam" ucap daffa dan di jawab anggukan oleh tia

__ADS_1


__ADS_2