
Keesokan paginya.
Dengan senyum ceria dan semangat ,pagi-pagi sekali Alexa sudah bangun,setelah selesai mandi dan berpakaian Alexa langsung turun kedapur menjalankan tugasnya.Alexa terlihat cantik dengan dres selutut tanpa lengan berwarna navy yang membalut tubuhnya,rambutnya yang hitam panjang di ikat kucir kuda dan di tambah riasan tipis di wajahnya.
Dengan senang hati Alexa menyiapkan sarapan untuk tuan Ansel.walaupun masih kesal saat ingat dirinya di hukum tadi malam ,dari pada nggak masak,bisa-bisa di pecat kan tambah ribet urusannya.
Setelah selesai membuat sarapan,Alexa bersiap untuk membangunkan tuan Ansel.dengan hati gelisah dan was-was Alexa melangkah mendekati pintu kamar tuan Ansel.
"Masih marah nggak ya,"gumam Alexa ragu-ragu mau membuka pintu kamar tuan Ansel.
"Semangat Al kamu pasti bisa,"ucap Alexa lirih menyemangati diri sendiri.
Alexa membuka pintunya pelan-pelan lalu masuk.
Alexa terkejut ketika melihat tuan Ansel sudah bangun dan duduk diatas sofa dengan pose menantang.Alexa
"Biasanya juga masih tidur dan bergulung selimut,ini apa -apaan,"batin Alexa merasa risih.
Ansel duduk bersender di sofa kamar dengan bertelanjang dada,memperlihatkan roti sobeknya yang begitu menggoda,dan pandangannya menatap lurus ke depan ke arah Alexa tanpa berkedip sedikitpun,Alexa pun di buat gugup oleh tatapan itu.
"Tu-tuan anda sudah bangun,"ucap Alexa gugup.
"Hmmm,siapkan air hangat untukku mandi!!"titah Ansel begitu dingin.
"Baik tuan ,"jawab Alexa segera membalikan badan melangkah ke kamar mandi mengerjakan tugasnya.
__ADS_1
Di dalam kamar mandi,Alexa tak henti-hentinya mengerutu.
"Ya tuhan mata suciku sudah ternoda,pemandangan macam apa itu,"gerutu Alexa kesal.
Setelah selesai mengisi bathub dengan air hangat Alexa keluar kamar mandi menghampiri tuan Anseĺ.
"Tuan air hangat nya sudah siap,"ucap Alexa.
"Siapkan juga pakaian kerjaku!"titah Ansel segera beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.
"Baik tuan,"jawab Alexa,Alexa segera masuk keruang ganti tuan Ansel yang luas dan mewah berdinding kaca,Alexa membuka lemari pakaian tuan Ansel yang berukuran sangat besar,tampak deretan setelan jas bermerek yang di gantung berjajar dengan rapih,Alexa sampai bingung mau mengambil yang mana.
Akhirnya Alexa mengambil salah satu setelan jas pilihannya,lalu menaruhnya di atas sofa samping tempat tidur,kemudian segera membereskan tempat tidur selagi tuan Ansel masih di kamar mandi.
Tak berselang lama,Ansel sudah keluar kamar mandi,sedangkan Alexa belum selesai membereskan tempat tidurnya.Ansel berjalan menghampiri Alexa sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk .Ansel terus memperhatikan Alexa yang sedang fokus membereskan tempat tidur membelakangi dirinya.
"Tidak kemana-mana tuan, semua baju yang ada di lemari kamar saya semuanya modelnya seperti ini,"jawab Alexa sedikit terkejut melihat Ansel sudah ada di belakangnya dan hanya memakai handuk sebatas pinggang.
"Saya permisi tuan,saya sudah selesai membereskan tempat tidur dan baju tuan sudah saya siapkan di atas sofa,"ucap Alexa.
Baru beberapa langkah Alexa menjauh,Ansel kembali memanggilnya.
"Al,bantu aku berpakaian!,"titah Ansel tegas tidak mau di bantah.
"Hah!,apa tuan?,tuan kan sudah dewasa pakai saja sendiri,"jawab Alexa saking kagetnya.
"Nggak ada salahnya kan kamu istriku,dan aku masih bayi seperti yang kamu katakan tadi malam,jadi sekarang bantu aku berpakaian,"jelas Ansel tersenyum jahil.
__ADS_1
"Baiklah ,"jawab Alexa,sebelum berbalik menghadap Ansel ,ia sempat memutar bola matanya,huh ya ampun cobaan apa lagi ini,"batin Alexa
Mau tak mau Alexa pun membantu Ansel mengenakan pakaiannya,setelah selesai membantu mengenakan celana dan juga kemeja saatnya Alexa membantu memasangkan dasinya.
"Tuan menunduklah sedikit,"ucap Alexa.
"Ansel pun menundukkan kepalanya.
"Jangan terlalu menunduk tuan,saya bilang sedikit,apa anda sengaja ingin menciumku lagi,anda sudah mencuri ciuman pertamaku waktu itu,"ucap Alexa.
"huf,"suara lirih yang keluar dari mulut Ansel.
Dengan wajah kesal Alexa sedikit -sedikit mencuri pandang ke wajah Ansel,dan itu di ketahui oleh Ansel.
"Jangan melihatku seperti itu,nanti kamu jatuh cinta dengan wajah tampanku,"ucap Ansel kepedean.
"Siapa juga yang akan jatuh cinta padamu tuan,tampan apanya hidung merah seperti tomat matang,mata besar sembab kelamaan menangis,sudah seperti badut saja, "ucap Alexa fokus memasang dasi,belum melihat wajah tuan nya yang berubah menjadi merah karena marah.
"Tuan sudah selesai,"ucap Alexa mendongakan kepalanya menatap wajah Ansel sambil menepuk-nepuk kedua pundak Ansel merapihkan kemejanya.
"Tuan kenapa wajah mu merah merona,apa tuan terpesona padaku?"tanya Alexa tak menyadari ucapannya.
"Alexaaaaaaaaaaaa,"ucap Ansel geram.
"Tuan anda,"ucap Alexa,melangkah mundur,mundur,mundur,mundur,mundur, mentok di pinggir tempat tidur.
Dan.......
__ADS_1