Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 44


__ADS_3

''Kak Shane....,''panggil Lily yang berada di samping Shane berdiri.


Shane yang sedang fokus melihat kepergian Alexa di gendong oleh big bos langsung menengok ke arah Lily.


''Ada apa?''tanya Shane dengan lembut.


''Eeèm...,apakah kakak menyukai kak Alexa?,''tanya Lily ragu.


''Tidak,''jawab Shane dengan jelas.


Rasa penasaran Shane kepada Alexa terjawab sudah,ternyata Alexa istri big bos,.


Shane berteman dengan Ansel sejak kuliah,hanya saja tidak dekat.


Flashback on


Beberapa hari yang lalu Shane menemukan sebuah ponsel di lantai bawah meja ruang kerjanya,dan setelah Shane mengambilnya dia melihat foto Ansel tertera di layar ponsel yang tiba-tiba hidup tanda pesan masuk.


Shane kira itu ponsel Ansel,tapi Shane juga bingung bagaimana bisa ponsel Ansel ada di ruangannya dan Ansel juga sudah lama tidak datang kekantor,dan ketika Shane keluar dari ruang kerjanya berniat akan mengembalikan kepada Ansel,Shane berpapasan dengan Alexa yang juga akan masuk keruangannya.


''Tuan Shane mau kemana?,''tanya Alexa.


''Mau keluar ada sedikit urusan,''jawab Shane.


''apa kamu memerlukan sesuatu?,''tanya Shane mengingat Alexa baru beberapa menit yang lalu dari ruangannya dengan laporan kerjanya.


''Tuan apakah melihat ponselku ?''tanya Alexa.


''Tidak,''

__ADS_1


''Apa kamu kehilangan ponsel?''tanya Shane.


''Iya,saya lupa menyimpannya di mana setelah dari ruang kerja tuan tadi,saya kira tertinggal di sini,''jawab Alexa.


''warna ponselnya blue,siapa tau tuan menemukannya nanti,''ucap Alexa kemudian.


''Blue,persis yang aku temukan,'' batin Shane.


''Coba cari di meja kerjamu,kali aja ada,''titah Shane.


Alexa pun mengangguk,kemudian kembali ke ruang kerjanya,dan Shane mengikutinya.


Alexa mencari ponsel di meja kerjanya,di bukanya laci-laci meja,tapi tidak juga menemukannya.


Dengan hati-hati Shane menyelipkan ponsel yang tadi ia temukan di bawah tumpukan map di meja kerja Alexa ketika Alexa lengah,dan juga ikut mencarinya.


''Sedang mencari ponselku,apa kamu melihatnya?,''tanya Alexa.


''Tidak,biar aku coba hubungi ya kak,''ucap Lily sambil mengambil ponselnya,kemudian mendial nomor ponsel Alexa.


Drrrrrrrrrt.


''Ini dia ketemu,''ucap Shane dan mengambil ponsel tersebut dari tumpukan map.


''Sudah ketemu,aku kembali keruang kerjaku kalau begitu,''ucap Shane sambil memberikan ponselnya kepada Alexa.


''Terimakasih tuan,''ucap Alexa.


Ansel pun pergi dari hadapan Alexa dan Lily dengan segudang pertanyaan di pikirannya.

__ADS_1


''Kak Alexa nggak usah panggil tuan,kakak aja,''titah Lily.


''Nggak sopan Lily,ini di kantor dan juga banyak orang di sekeliling,bagaimana pun kak Shane jabatannya lebih tinggi dari kita,''sahut Alexa.


Flashback of


''Tapi kak Shane seperti ingin mengucapkan kalau kak Alexa istri kakak tadi,''ucap Lily sok tau.


''Bukan,tadi kakak sudah melihat kedatangan tuan Ansel,''ucap Shane.


''Kakak tau sesuatu?,''tanya Lily penasaran.


''Iya,nanti kakak jelaskan,''ucap Shane.


''Apa kamu masih rela menjadi istri keduanya?,''tanya Shane tiba-tiba.


''Tidak,aku hanya bercanda waktu itu,''jawab Lily.


''Benarkah?,'',tanya Shane sambil membalikkan badannya berhadapan dengan Lily,di lihatnya wajah Lily,di carinya keseriusan di wajah Lily.


''Kalau Rey bagaimana?''tanya Shane.


Dan dengan cepat Lily menggelengkan kepalanya.Tidak juga,''jawab Lily.


''Kalau sama aku,maukah kamu menjadi istriku,''.........


Lily dengan cepat mendongakkan kepalanya,menatap dalam -dalam seseorang yang barusan mengungkapkan perasaan cinta kepadanya,lebih tepatnya melamarnya.


''Siapa cepat dia dapat,''ucap Dannis yang tak jauh dari mereka berdiri.

__ADS_1


__ADS_2