Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 18


__ADS_3

Di tempat lain.


Di salah satu kamar hotel yang mewah,sepasang kekasih yang belum ada ikatan pernikahan sedang memadu kasih,merayakan kemenangan yang sangat membuat mereka sangat bahagia,menghabiskan malam dengan bercinta.


"Aaaaaahhh sayaang.........Aàaah lebih cepat lagi AAAAh,"suara ******* Monic yang terdengar merdu di telinga Dev semakin membangkitkan gairah Dev yang sedang mengukungnya,Dev semakin cepat menggerakan pinggulnya memompa milik Monic, mer***s dadanya,me***at bibirnya,mencumbu setiap inci tubuhnya,memberinya kenikmatan yang juga Dev inginkan.


"Aaaaàaaàaaaaarrghhh sayaààang erang keduanya saat mencapai puncak kenikmatan.Dev pun langsung menjatuhkan tubuhnya yang di banjiri keringat di samping Monic dengan nafas terengah-engah nikmat.


"Terimakasih sayang kamu benar-benar hebat,"ucap Monic.


"Ya,aku akan selalu ada untukmu ,"jawab Dev kemudian kembali mencumbu Monic lagi karena miliknya kembali bangkit lagi,itulah yang di suka Monic dari Dev,selalu memenuhi hasratnya kapan pun ia mau.


******


Sinar matahari pagi mulai memancarkan sinarnya,udara yang tadinya dingin sekarang mulai terasa hangat,setelah selesai menyiapkan sarapan di meja makan dan membangunkan tuan Ansel,Alexa menuju ke taman untuk menyiram bunga yang sangat indah supaya lebih terawat,karena tuan Ansel sudah ada tuan Rey yang menemani.


Sudah beberapa hari Rey memutuskan untuk menginap di mansion,semenjak beberapa hari lalu Ansel mengamuk,Rey kira setelah ada nya Alexa,Ansel tak kan lagi menemui Monic.


"Tuan,lihatlah,nona Alexa juga cantik,dan manis,"ucap Rey sambil memandangi Alexa yang sedang meyiram bunga di taman yang berada di depan balkon kamar Ansel.

__ADS_1


"Hmmm,"sahut Ansel.


"oke ,kalau tuan tidak mau, nona Alexa untukku saja," ucap Rey lagi.


"Silahkan,tapi nanti setelah aku mendapatkan Monic kembali,aku akan melepasnya untukmu,"jawab Ansel.


"Huf..Monic lagi,Monic lagi,cintamu buta tuan,sudah aku jelaskan kalau Monic sering bersama pria itu keluar masuk hotel tapi anda tak percaya padaku,"batin Rey.


"Oke,aku tunggu waktu itu tiba,"jawab Rey.


"Ayo tuan,kita turun dan sarapan,"ajak Rey,memikirkan cinta juga perlu tenaga,jangan sampai kita mati kelaparan hanya memikirkan cinta saja,"ucapnya kemudian.


Di ruang makan sudah ada bibi Gracia yang menunggunya.


Ansel pun langsung duduk di kursi yang biasa di tempatinya.


"Alexa di mana bi,"tanya Ansel sambil menengok kanan kiri tak melihat Alexa.


"Sedang di taman tuan ,sedang menyiram tanaman,"jawab bibi Gracia,biar saya saja yang mengambilkan makanannya tuan ,"ucap bibi Gracia.

__ADS_1


"Biar saya sendiri saja bi,bibi duduklah kita sarapan bersama,"kata Ansel.


"Paman saya mau membantu mewarnai pot-pot itu,"ucap Alexa ketika melihat paman tukang taman sedang mengecat kembali pot-pot bunga yang sudah pudar warnanya.


Belum juga di iyakan oleh si paman,Alexa sudah duduk di atas rumput,mengambil satu persatu pot untuk di warnainya.


"Non Al,biar paman saja ,nanti tangan mu kotor,"kata si paman.


"Biarlah paman,saya sudah terbiasa,"jawab Alexa.


Setelah beberapa menit...


"Paman,potnya sudah selesai di warnai semuanya ,mau di rapihkan di mana pot-potnya?"ucap Alexa.


"Biar saya saja non yang merapihkan,terimakasih sudah membantu saya,"jawab si paman.


"Baiklah paman,saya masuk ke dalam dulu,"sahut Alexa,kemudian beranjak dari duduknya.


Duuuk!!!! byuuuur!!!

__ADS_1


"Aow!....teriak Alexa saat mencoba berdiri tiba tiba terbentur meja yang tepat ada di sampingnya,dan cat berwarna merah yang ada di atas meja tumpah mengenai separuh pakaiannya.


__ADS_2