
''Hoeeek.........,''
Kak Alexa,makan siang bareng yuk,"ajak Lily teman baru Alexa satu team divisi yang lebih muda beberapa minggu dari Alexa, dan ingin memanggil Alexa dengan sebutan kakak,Alexa pun tidak keberatan di panggil kakak.
Empat bulan sudah Alexa bekerja di perusahaan ANCELLEN INDUSTRIAL CONSTRUCTION GRUP.Perusahaan terbesar dikota itu,perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi pembangunan hotel-hotel mewah,gedung pencakar langit,restoran mewah dll.
Atas kecerdasan dan hasil interview yang evisien Alexa di terima di bagian divisi administrasi yang terdiri dari lima orang satu teamnya,Alexa yang baru dan Brayn,Dannis,Lily yang sudah terlebih dahulu dengan senang hati membantu membimbing Alexa dan Shane yang terlebih dulu naik pangkat menjadi menejer yang akan memeriksa hasil kerja mereka.
''Ayo,''sahut Alexa kemudian menutup dokumen yang sedang di kerjakan dan beranjak dari tempat duduknya di susul oleh Lily.
"Aku nggak di ajak ni,"ucap Brayn dan Dannis hampir bersamaan.
''Ya kalau mau tinggal ngikut aja,'jawab Lily sekenanya.
''idih sombong bener sekarang ,''sahut Dannis.
''iya biasanya juga ngambek kalau kita nggak bareng,''timpal Brayn.
__ADS_1
''Ya udah ayo,jalannya di belakang kita tapi,''sahut Lily sambil menggandeng tangan Alexa.
''oke kita nggak keberatan menjadi bodyguard gadis-gadisku yang cantik dan manis ini''sahut Brayn dan Dannis bersamaan sambil tersenyum.
''Eghhhm,''deheman Shane yang baru keluar dari ruangannya menghentikan candaan Brayn dan Dannis.
Brayn dan Dannis tersenyum cengengesan
mendengar deheman kak Shane,dan segera beranjak dari tempat duduknya masing-masing.
Mereka berlima pun pergi kekantin perusahaan bersama,Lily dan Alexa berjalan di depan beriringan di susul oleh Brayn dan Dannis di belakangnya dan Shane pria tampan yang orangnya irit bicara jalan di belakang Brayn dan Dannis.
Alexa yang sudah merasa lapar sejak tadi langsung mengambil beberapa menu makanan kemudian menempatkan diri di tempat mereka berlima biasa duduk,di ikuti Lily kemudian kak Shane.
Mereka bertiga pun memulai makan siang bersama tanpa menunggu Brayn dan Dannis yang entah pergi kemana dulu.
Alexa makan dengan lahab karena cacing-cacing di perutnya sudah menari-nari minta makan sejak tadi,Alexa tak menyadari kalau selama beberapa minggu ini nafsu makannya bertambah.
__ADS_1
"Lebay sekali semua karyawan wanita pada galau di tinggal CEO menikah,kaya yang nggak ada pria lain saja,''gerutu Brayn yang baru datang setelah melewati beberapa sekumpulan karyawan wanita dan langsung duduk disamping Shane.
Suasana kantin yang cukup ramai karena memang di jam makan siang para karyawan lebih memilih untuk makan siang di kantin perusahaan dari pada keluar perusahaan,selain desain kantin yang sangat membuat para karyawan nyaman juga para karyawan tidak mau terlambat kembali kerja nanti setelah makan siang.
''Boro-boro mereka aku aja galau,"ucap Lily melow,
pria tampanku,aku dengan senang hati di jadikan istri keduamu,''ucap Lily kemudian.
''Lebaaaaay,''ejek Brayn dan Dannis bersamaan.
''Biarin,suka-suka akulah,''sahut Lily.
''Masih juga ada aku yang nggak kalah tampan dan masih single,"ucap Brayn pede.
''Ogah,tampan dari mananya,''timpal Lily sekenanya.
''Biarin aja lu nggak mau masih ada Alexa,,''jawab Bràyn.
__ADS_1
Ting ,,,terdengar suara sendok di letakkan sedikit keras.