
"kamu ini masuk seenaknya saja tanpa permisi ganggu aja,"ucap Ansel kesal.
"Biasanya juga begitu,mana aku tau ada istri mu,"ucap Rey.
"Apa tuan sudaaah,"tanya Rey menggoda Ansel.
"Kalau kamu tidak masuk tiba-tiba aku sudah menjitaknya tadi,"ucap Ansel kesal.
"Kenapa harus di jitak,yang namanya istri perhatian itu di kasih hadiah,di peluk kek ,di cium kek bukannya di jitak,"sahut Rey kesal kepada Ansel.
"Mana dokumen yang ku pinta,"ucap Ansel males memperpanjang perdebatannya.
"Ini,aku berangkat duluan,"ucap Rey sambil memberikan map berisi dokumen penting pada Ansel.
"Pergilah!,jangan lupa nanti siang meeting kamu yang handle,"sahut Ansel.
"Siap tuan!"jawab Rey dengan tegas.
__ADS_1
"Tuan ,tuan nggak asik Rey,"ucap Ansel kesal.
"Asikkin aja apa susahnya sih,"ucap Rey asal ceplos kemudian langsung lari keluar kamar sebelum mendapatkan amukkan sahabatnya sekaligus bosnya.
😡😡😠,"
Setelah kepergian dua orang yang membuat dirinya kesal Ansel pun segera ke kamar mandi,untuk membersihkan diri dan segera bersiap-siap ke kantor karena banyak pekerjaan yang harus di kerjakan olehnya langsung.
Alexa yang sedang menyetrika baju-baju tuan Ansel di ruangan lain mendengar deru halus mobil meninggalkan halaman mansion tanpa melihat siapa yang pergi pun segera membawa setumpuk pakaian tuan Ansel yang sudah di setrika ke kamar tuannya untuk di susun di ruang ganti.
Alexa berjalan dengan tenang menuju ke kamar tuan Ansel karena ia kira tuannya sudah berangkat ke kantor.
pintu kamar tuan Ansel berhasil di buka setelah Alexa berusaha dengan kedua tangannya yang penuh membawa setumpuk pakaian.
Alexa terus berjalan menuju ruang ganti walau pun penglihatan nya terhalang oleh setumpuk pakaian yang di bawanya,tapi itu tak menjadi masalah buat Alexa karena Alexa sudah hafal setiap langkahnya menuju ruang ganti.
Ansel yang baru keluar dari kamar mandi mengenakan handuk sebatas pinggang saja sedang berdiri di bibir pintu ruang ganti membelakangi Alexa sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah,merasa ada yang berjalan ke arahnya Ansel pun segera membalikkan badannya.
__ADS_1
Bruuuk!
"Aaaaaaa,"teriak Alexa,setumpuk baju yang di bawanya langsung berhamburan.
Seketika Ansel langsung menangkap tubuh Alexa yang terhuyung kebelakang setelah menabrak tubuh kekar dirinya.
Dengan nafas memburu karena terkejut,kini Alexa berada di dalam pelukan tuan Ansel setelah tuan Ansel berhasil menangkapnya tadi sebelum Alexa jatuh tersungkur ke lantai.
Sekarang Ansel dan Alexa saling menatap karena keduanya sangat dekat,bahkan lembutnya hembusan nafas mereka sama-sama saling merasakan.
Alexa merasa gugup,seketika tubuhnya langsung meneggang merasakan sesuatu yang mengganjal tak nyaman di bawah sana,karena tubuhnya sangat nempel dengan tubuh tuan Ansel tanpa jarak sedikit pun.
"Lepaskan!,"ucap Alexa ketus.
"Diamlah,,!,"ucap Ansel tertekan merasakan sesuatu di bawah sana yang mengeras membuat dirinya frustasi,apa lagi dirinya tidak memakai apa pun di bawah sana karena handuknya terlepas saat menangkap Alexa tadi,pertahanannya seakan lemah saat handuk yang di pakainya terlepas begitu saja.
Alexa pun memalingkan wajahnya karena tak ingin berlama-lama menatap wajah tuan Ansel yang akan membuat dirinya semakin gugup.
__ADS_1
Ansel pun menjatuhkan keningnya di pundak Alexa,dan menghirup wangi lembut tubuh Alexa yang sebenarnya ia rindukan,wangi yang bisa membuatnya tenang dan tidurnya nyenyak.
Dan.......