
Ansel menatap dalam-dalam wajah Alexa,wajah yang sangat ia rindukan,Alexa yang sedikit berbeda,Alexa dengan badan yang lebih berisi,Ansel terus menatapnya dengan perasaan yang susah untuk di ungkapkan.
Yang jelas satu,Ansel bahagia sudah menemukan Alexa.
Sekarang Ansel akan berjuang untuk mendapatkan maaf dari Alexa.
Melihat pakaian Alexa basah, perlahan-lahan Ansel melangkah mendekati Alexa,di bukanya jas yang di pakainya untuk ia pakaikan ke Alexa.
Mengingat hal buruk yang Ansel pernah lakukan padanya,Alexa diam berdiri melihat Ansel melangkah maju kearahnya,hati dan pikirannya bergemuruh memikirkan apa yang akan terjadi padanya,Hal baikkah atau sebaliknya?
Hati dan pikiran Alexa semakin tidak karuan ketika Ansel melangkah semakin dekat.
''Tidak perlu,saya tidak membutuhkannya!,''ucap Alexa sambil menepis tangan Ansel yang mencoba untuk memakaikan jas kepadanya.
Alexa tidak ingin mengulang lagi kejadian menyebalkan,yang berujung dirinya membayar dengan lebih mahal jas yang tidak sengaja rusak olehnya.
__ADS_1
Tangan Alexa mengepal menahan tangis,sèdikit saja Alexa mengedipkan mata,air mata itu pasti akan jatuh.
Ansel merendahkan tubuhnya meraih jas yang jatuh ke lantai,ketika kepalanya sejajar dengan perut Alexa,pandangannya terharu melihat perut Alexa yang mulai membuncit.
Dengan perlahan tangan Ansel mencoba untuk menyentuh perut buncit Alexa,Ansel ingin mengusap perut buncit Alexa.
Tetapi lagi-lagi Alexa menepis tangannya.
''Saya tidak akan pernah meminta pertanggung jawabanmu,jadi biarkan saya pergi,''ucap Alexa tanpa melihat wajah Ansel dan langsung menepis tangan Ansel yang ingin menyentuh perutnya.
''Cukup saya dan anak-anaku,biarkan kami pergi,saya tidak akan pernah mengganggumu,''ucap Alexa lagi merasakan sesak di dada menahan diri untuk tidak menangis.
Ansel sadar akan kesalahan yang ia lakukan,Ansel terus menatap Alexa dekat-dekat bahkan sangat dekat,hampir tidak ada jarak di antara keduanya Ansel mencoba menempelkan kepalanya dengan kepala Alexa,kali ini Alexa menghindar,melangkah mundur selangkah.
''Maafkan aku,aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi,kamu istriku,sekarang dan seterusnya,''ucap Ansel dengan lembut.
__ADS_1
''Saya bukan lagi istrimu,saya pergi di saat yang tepat,nyonya Silvia sudah pulang,jadi kontrak itu selesai,tidak usah mempersulit urusanku,biarkan saya pergi,''ucap Alexa,karena takut akan terjadi hal buruk dengannya.
Hati istri mana yang tidak sakit,jika dia di samakan dengan mantan kekasih sang suami yang berperilaku buruk,bahkan sangat buruk dan hina.
''Kamu masih istriku,hanya kontrak kerja saja yang selesai,tidak dengan pernikahan kita,kita sama-sama belum menandatanganni surat perceraian,''jelas Ansel dengan sabar.
''Kalau begitu saya tunggu surat itu datang padaku,''ucap Alexa yakin,Alexa tidak yakin pernikahannya akan bertahan,Alexa sadar,kastanya sangat jauh berbeda dengan Ansel,dan dari awal pernikahan itu terjadi sebatas kontrak saja,Alexa takut akan di sakiti lagi.
Alexa melangkah pergi meninggalkan Ansel yang masih berdiri dengan bingung apa yang harus ia lakukan untuk meluluhkan hati Alexa.
Dengan cepat Ansel menyusul langkah Alexa sebelum Alexa melangkah semakin jauh meninggalkannya,Ansel tidak ingin lagi kehilangan Alexa .
Alexa yang kaget tiba-tiba tubuhnya melayang ke udara pun menjerit,''Apa yang kamu lakukan?''jerit Alexa matanya melotot kearah Ansel yang saat ini wajahnya begitu dekat dengannya dan dengan sepontan juga satu tangan Alexa melingkar di kedua pundak Ansel karena takut jatuh ke lantai.
*********
__ADS_1
😊😊😊❤🎁,vote and coment.
Terimakasih😊