Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 47


__ADS_3

Ansel pun pergi keluar dari kamar tanpa sepatah kata pun,tetapi hanya sebentar saja,setelah menyimpan bekas makan ke dapur Ansel kembali lagi ke kamar.


Ansel tidak ingin menyia-nyiakan kesempatannya untuk segera meminta maaf.


Di bukanya pintu kamar dengan pelan-pelan,di lihatnya tempat tidur,Alexa sudah tidur dengan selimut menutupi seluruh tubuhnya,entah tidur atau tidak di dalam selimut, Ansel tidak tahu.


Ansel terlebih dahulu ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum ikut tidur.


Ansel keluar dari kamar mandi hanya memakai boxer pendeknya untuk menutupi bagian bawah tubuhnya.


Sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah pakai handuk kecil,Ansel terus memperhatikan Alexa yang tidak ada pergerakan sama sekali dari dalam selimut,kemudian Ansel mendekatinya dan ikut masuk kedalam selimut yang di pakai oleh Alexa,di bukanya selimut yang menutupi kepala Alexa dengan perlahan supaya Alexa tidak sesak,terlihatlah wajah cantik dan manis Alexa yang ternyata belum tidur.


Alexa langsung membalikkan badannya membelakangi Ansel.


Dan Ansel langsung memeluk Alexa dari belakang dengan lembutnya.


''Sayaaang,aku tau kamu masih marah padaku,''ucap Ansel sambil membenamkan wajahnya di tengkuk Alexa.


''Bukankah sudah saya bilang tinggalkan saya sebentar saja,dan saya tidak nyaman tuan terlalu dekat seperti ini,''ucap Alexa.

__ADS_1


''Aku tidak akan membiarkan kita berpisah lagi,aku akan membuatmu nyaman berada di dekatku,''sahut Ansel.


Kemudian Ansel membalikkan tubuh Alexa dengan perlahan menghadap dirinya,tidak ada jarak yang memisahkan tubuh keduanya, Ansel terus memeluk Alexa dan tidak melepaskan sedikit pun pelukaannya,seakan takut Alexa pergi lagi meninggalkannya.''Tatap aku kali ini aja,''pinta Ansel dengan lembut sambil satu tangannya menahan dagu Alexa yang terus menghindar dari tatapannya.


''Tau kah kamu,tidur berpelukan dengan orang yang kita cintai itu akan membuat kita nyaman,mengurangi depresi,kecemasan yang ada,dan juga membuat kita tertidur lebih cepat,''ucap Ansel.


''Jadi itu sebabnya tuan selalu mencuriku dari tempat tidurku setiap malam,''sahut Alexa.


''Ya,dan aku terlalu gengsi untuk mengakuinya,''ujar Ansel.


''SANGAT MENYEBALKAN,''ucap Alexa bertambah kesal.


Alexa terharu dengan begitu banyaknya ucapan maaf yang Ansel ungkapkan,Alexa melihat keseriusan di kedua mata Ansel,mata itu memancarkan cinta dan ketulusan.


''Pantas kah saya untukmu,saya hanya wanita sederhana dan juga yatim piatu,saya sendiri merasa tidak pantas untukmu yang begitu sempurna,tuan begitu kaya dan juga tampan,sedangkan saya,kasta saya sangat jauh berbeda dengan tuan,''ucap Alexa.


''Buang lah jauh-jauh pikiran negatifmu, percayalah aku memilih mu karena kamu yang terbaik untukku dan untuk anak-anak kita nanti,baby ku saja setuju,dia terus bergerak-gerak di bawah sana,''ucap Ansel yang merasakan ada gerakan di kulit perut Alexa yang menempel dengan perutnya.


Dan akhirnya Alexa mengganggukkan kepalanya tanda setuju....

__ADS_1


Karena merasa sangat bahagia Ansel langsung meraih tengkuk Alexa,di ciumnya seluruh wajah Alexa,di rabanya bibir Alexa yang sexy dan suka mengodanya,Ansel menekan tengkuk Alexa kemudian mencium dan melu***mat bibir Alexa hingga udara di sekitarnya menipis untuk Ansel dan Alexa bernafas.


Ansel menyusuri lekuk demi lekuk tubuh Alexa dengan tangan yang satunya,perlahan merayapi punggung Alexa dan mendarat di pantat Alexa yang padat dan sintal lalu meremas-remasnya,tangan satunya lagi tetap menahan tengkuk Alexa supaya ciumannya tidak terlepas.


''Mmph......


Alexa ingin melepas ciumannya,tetapi tangan Ansel begitu kokoh mencenģkram tengkuknya,Alexa yang sudah kehabisan nafas lalu mendorong dada bidang Ansel yang bertelanjang dada.


Ansel tersadar lalu melepas ciumannya untuk memberi Alexa waktu untuk bernafas.


''Tuan.....,''ucap Alexa dengan nafas tersengal.


''Bisakah jangan lagi memanggilku tuan,''ucap Ansel.


''Eeeeem Da...Dady,''ucap Alexa ragu.


''Yes,itu lebih bagus,thank you honey.....''


Kemudian Ansel kembali melu**at bibir Alexa dengan lembut namun penuh gairah,dan senjatanya di bawah sana sudah menegang dengan sempurna.

__ADS_1


__ADS_2