
Alexa yang selalu ramah,rajin dan berperilaku baik pun mendapat sapaan ramah dari teman-teman pekerja Restoran tersebut.
"Hai Al ,kau berkunjung kesini,"sapa salah satu teman Alexa ketika melihat Alexa masuk ke dalam restoran.
"Apa kau baik-baik saja?,"tanya teman yang satunya lagi.
"Iya,aku baik -baik saja ,mereka semua baik padaku,"jawab Alexa.
"Syukurlah kalau kamu baik-baik saja,"ucap teman-teman Alexa merasa lega.
"Aku kedalam dulu ya,dia mau makan siang di sini dan aku yang harus melayaninya,"kata Alexa kemudian pergi kedalam setelah teman-temannya menganggukkan kepalanya.
"Hai paman,selamat siang,bolehkah saya menyiapkan makan siang untuk tuanku,"sapa Alexa ke paman bagian penyajian.
"Silahkan Al!,kau datang bersamanya,?"ucap si paman.
"iya paman,dan dia mau saya yang melayaninya,"jawab Alexa.
"Oke,paman kan bantu untuk menyiapkan,nanti kamu tinggal membawanya ke mejanya,"ucap paman.
"Untuk berapa orang Al,"tanya si paman.
"Dua orang paman,"jawab Alexa.
__ADS_1
"Tiga orang Al,"sahut teman Alexa yang baru masuk keruangan itu.
membuat Alexa heran,tadi katanya hanya dengan kekasihnya.
"Ada seorang wanita yang datang dengan seorang pria,entah itu teman atau kekasihnya,mereka berdua duduk di hadapan tuan mu,"jelas teman Alexa kemudian,setelah melihat wajah bingung Alexa.
Alexa yang merasa penasaran bagaimana wajah kekasih tuannya ,segera menghampiri tuan nya sambil membawa nampan yang penuh menu makan siang untuk di sajikan,tak lupa Alexa mengganti bajunya dengan pakaian pelayan setelah meminta izin kepada ketua pelayan restoran.
Alexa segera menyajikan makanannya ke meja,sambil sesekali sedikit melihat ke arah kekasih tuannya.
"Cantik,sangat cantik beda sama yang di foto sama aslinya,sepertinya aku pernah melihatnya dengan pria yang ada di sampingnya,"batin Alexa sambil terus menata makanan di meja.
"Sayaaang,"ucap Ansel.
"Jangan panggil lagi aku sayang,aku belum bisa menerimamu lagi,aku butuh waktu untuk itu,"jawab Monic.
"Apa dengan menerimamu lagi ,anakku ku kan kembali,andai saja kamu lebih hati-hati waktu itu,aku tidak akan kehilangan bayi yang sedang ku kandung,mungkin sekarang aku sudah melahirkan bayi yang sangat lucu,"ucap Monic,dengan mata sudah mulai berkaca menahan sedih.
"Aku minta maaf,aku salah ,ya aku yang salah,
beri aku kesempatan untuk bertanggung jawab atas kesalahanku,"ucap Ansel sambil terus menatap kearah Monic yang sudah berderai air mata.
"Maaf,aku belum siap menerimamu kembali,"ucap Monic,kemudian beranjak dari tempat duduknya.
__ADS_1
"Apa karena sudah ada dia sehingga kau tidak bisa menerimaku,"tanya Ansel,sebelum Monic pergi .
"Tidak,dia hanya temanku ,Dev namanya,"jawab Monic memperkenalkan teman yang datang bersamanya.
"Aku harus pergi ,masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan permisi,"ucap Monic kemudian pergi dari hadapan Ansel.
Ansel duduk diam dengan wajah memerah menahan sedih sambil menatap Monic berjalan menjauh darinya.
"Tuan ,"ucap Alexa pelan membuyarkan lamunan tuannya.
"Kita pulang sekarang,"ucap Ansel.
"Baik tuan,"jawab Alexa yang mengerti suasana hati tuannya.
"Saya berganti pakaian dulu tuan,"ucap Alexa.
Ansel tak menghiraukan ucapan Alexa ,Ansel berjalan keluar dengan wajah memerah menahan sedih,emosi ,semua rasa menjadi satu🤔.
Alexa segera pergi ke toilet untuk mengganti bajunya dan segera keluar setelah selesai mengganti bajunya,Alexa berjalan dengan tergesa -gesa di lorong tiolet,langkahnya terhenti di persimpangan masuk lorong toilet setelah mendengar seseorang yang sedang mengobrol,Alexa pun sedikit mengintip di antara celah penyekat ruangan itu.
"Sayang,aktingmu sungguh sangat hebat,dia bisa bertambah frustasi dengan ucapanmu itu,"ucap si pria.
"Ya itu yang kita mau,mudah sekali menipu dia ,dasar pria bodoh,"ucap si wanita.
__ADS_1
Kemudian mereka bersulang minuman.
"Bukankah mereka,siapa yang mereka bicarakan dan siapa yang mereka tipu?,"batin Alexa ,kemudian pergi dari persembunyiannya takut ketahuan nguping.