Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 45


__ADS_3

Di tempat lain,di dalam mobil mewah yang terus melaju di jalanan ibu kota,Alexa tertidur pulas setelah ia capek memberontak ingin pergi dari Ansel,Ansel benar-benar tidak memberi kesempatan untuknya pergi,dari dalam gedung perusahaan Ansel tetap melangkah dengan menggendong dirinya,tanpa ada niat untuk menurunkannya,.


Alexa malu walau tidak ada yang berani melihat ke arah dirinya dan juga Ansel,Ansel baru menurunkan Alexa setelah sampai di dalam mobil mewah Ansel,Ansel juga yang mengganti pakaian Alexa yang basah setelah menutup tirai dan mengunci pintu mobilnya terlebih dahulu.


Dengan penuh kelembutan Ansel mengganti pakaian Alexa,Ansel tidak menghiraukan Alexa yang terus berbicara menolak apa yang Ansel lakukan.


''Sudah ku bilang saya bisa melakukannya sendiri,''ucap Alexa berusaha menepis tangan Ansel yang sedang membuka bajunya.


''Sudah diam saja,nggak ada salahnya aku suami mu dan aku sudah melihat semuanya, juga sudah pernah merasakannya,''ucap Ansel dengan lembut sambil terus memakaikan kemeja miliknya ke tubuh Alexa.


''Dan aku tidak mau nanti anakku masuk angin di dalam sana karena momy nya terlalu lama memakai baju basah,''ucap Ansel di akhir ia mengancingkan kemejanya sambil mengusap dengan lembut perut Alexa.


Alexa langsung memanyunkan bibirnya mendengar ucapan Ansel.


Dengan cepat Ansel mencium bibir Alexa yang sedang manyun,bukan hanya menciumnya,Ansel memberinya sedikit ******* dengan lembut,Ansel sudah menahan adik kecilnya yang memberontak sejak ia melihat tubuh polos Alexa,kali ini Ansel tidak bisa menahan untuk tidak mencium bibir Alexa yang manyun dan sangat menggoda menurutnya.


Alexa yang sudah merasa kehabisan nafas mendorong dada bidang Ansel yang bertelanjang dada karena Ansel tidak juga menyudahi ciumannya.

__ADS_1


Ansel segera sadar dengan apa yang ia lakukan dan segera melepas bibirnya.Dengan nafas memburu Ansel menempelkan keningnya dengan kening Alexa dan mencium lagi bibir Alexa dengan sekilas.


''Duduk yang manis oke,aku tidak akan menyakitimu lagi,''ucap Ansel sambil mengusap pucuk kepala Alexa.


Kemudian Ansel membenarkan posisinya di belakang kemudi,lalu menyetir mobilnya dengan sebelah tangan sedangkan tangan yang satunya lagi untuk tetap menggenggam tangan Alexa.


Alexa yang masih kesal memalingkan wajahnya kearah jalan,melihat pemandangan yang di lewatinya dan akhirnya Alexa tertidur pulas.


***********


Menjelang senja mobil yang di kendarai Ansel hampir sampai ke tempat tujuan.



''Sunset,''ucap Alexa.


''Kamu suka,''tanya Ansel yang sejak tadi memperhatikan gerak gerik Alexa.

__ADS_1


Dan Alexa pun langsung menganggukkan kepalanya.


''Kamu bisa melihatnya setiap hari kalau kamu mau,''ucap Ansel.


''Benarkah,''tanya Alexa penuh keseriusan.


Dengan cepat Ansel menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis ke arah Alexa.


''Tuan mau membawaku kemana?,''tanya Alexa karena merasa heran soalnya ia merasa tertidur cukup lama tapi ia masih ada di dalam mobil.


''Ke suatu tempat yang mungkin kamu suka,''jawab Ansel.


''Tuan sedang tidak merencanakan sesuatukan,''ucap Alexa yang merasa takut dan curiga Ansel akan memperlakukannya dengan buruk lagi.


Ansel dengan cepat menggelengkan kepalanya sebagai jawabannya.


Tidak berapa lama mobil berhenti setelah melewati pagar besi tinggi yang tiba-tiba terbuka,dan nampaklah rumah mewah yang masih di selimuti oleh sunset yang sangat indah.

__ADS_1



__ADS_2