Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 57


__ADS_3

Bahagia,romantis,harmonis,kehidupan itu yang Ansel dan Alexa jalani saat ini,tanpa meninggalkan komunikasi walau hal sepele dan sekecil apa pun.


Menjadikan hari yang sia-sia sebagai pelajaran,menjadikan hari-hari yang buruk sebagai pengalaman,karena yakin hari-hari yang baik itu akan datang memberikan kebahagiaan dan hari-hari terbaik memberikan kenangan.


**********


Di rumah sakit,di ruang bersalin.


Tidak terasa waktu begitu cepat berjalan dan berlalu,kini saat-saat yang menegangkan untuk Alexa dan Ansel rasakan telah tiba,tak sedetik pun Ansel beranjak dari sisi Alexa.


Ansel setia menemani Alexa yang sedang berjuang melahirkan buah hatinya,darah dagingnya.


Di usapnya punggung Alexa,di kecupnya wajah Alexa,sesekali di peluknya tubuh Alexa untuk memberinya kekuatan dan semangat lewat cinta dan kasih sayangnya.


Alexa terus mencengkram tangan,apa saja bagian tubuh Ansel dengan kuat ketika menahan rasa sakit di perutnya datang.


Kuku-kuku Alexa yang terasa tajam dan menancap di kulit lengan dan juga punggungnya sudah tak Ansel hiraukan lagi saat Alexa mencengkram menahan rasa sakit yang hebat itu datang.


Andaikan Ansel bisa menggantikan posisi Alexa,Ansel sungguh tidak tega melihat istrinya kesakitan.


Ansel menahan sekuat-kuatnya untuk tidak meneteskan air matanya yang sudah mengembun.

__ADS_1


Bersamaan dengan Alexa menjerit,memekik tertahan.


Air mata Ansel luruh juga ketika Alexa semakin mencengkram lengannya dengan sangat kuat dan menjambak rambut kepalanya mungkin hingga tercabut.


''Honeeeeeeeeeey,''teriak Ansel cemas dan juga merasakan cengkraman tangan Alexa begitu kuat di lengannya.


Oeeeekk....Oeeeeeekk......Oeeeeeeeekk


Suara dua bayi begitu nyaring dan menggema di dalam ruangan,seketika tangis haru Ansel dan Alexa luruh saat putra dan putri pertama mereka lahir dengan selamat berselang satu menit.


Ansel menatap sebentar dua bayinya yang sedang di bersihkan oleh suster.


Dengan deraian air mata bahagia yang terus mengalir membasahi kedua pipinya,Ansel mengecup seluruh wajah Alexa tanpa terlewatkan,Ansel sangat bahagia sekarang benar-benar menjadi seorang ayah.


Di tangkupnya wajah suaminya yang tepat di depan wajahnya dengan kedua tangannya,lalu Alexa menghapus air mata yang terus mengalir di pipi suaminya,kemudian berganti ia mengecup seluruh wajah suaminya tanpa terlewatkan.


''Honey,terima kasih,terima kasih,sekarang aku benar-benar menjadi seorang ayah karenamu,''ucap Ansel sambil menggenggam kedua tangan istrinya lalu mengecupnya,


''Biarkan aku menangis kali ini saja,jangan sebut aku bayi,karena kamu pun juga menangis,''ucap Ansel lagi.


''Karena aku bahagia,''sahut Alexa,karena aku punya baby twins,''ucap Ansel dan Alexa bersamaan kemudian mereka saling berpelukan.

__ADS_1


**********


Di luar ruangan di depan ruang bersalin,momy Silvia,dan Daddy Alex tak kalah tegang dan cemas menunggu Alexa melahirkan cucu pertamanya,sambil menunggu,mereka tak henti-hentinya berdoa untuk keselamatan putrinya dan juga cucunya.


Setelah menggendong baby twins nya sebentar,Ansel pun keluar dari ruang bersalin dan akan menemui anak dan istrinya nanti setelah di pindahkan ke ruang rawat.


Momy Silvia yang melihat putranya keluar dari dalam ruang bersalin langsung beranjak dari tempat duduknya lalu menghampiri putranya.


Ansel pun langsung menghambur memeluk Momy Silvia dengan isak tangis haru bahagia masih menguasai hatinya.


''Mom,sekarang aku benar-benar menjadi seorang ayah,''ucap Ansel lirih di sela sela isak tangisnya di dalam pelukan momy.


''Berbahagialah,''ucap momy Silvia sambil mengusap punggung putranya yang masih memeluknya.


Kemudian berganti menghampiri Daddy Alex dan memeluknya.


''Daddy,sekarang aku benar-benar menjadi seorang ayah,''ucap Ansel dengan isak tangis bahagia.


''Berbahagialah boy,jangan cengeng lagi,''ucap Daddy Alex masih memeluk putra nya.


''No Dad,aku tidak cengeng,aku bahagia,sangat bahagia,''ucap Ansel.

__ADS_1


Daddy Alex dan momy Silvia begitu bahagia melihat putra nya bahagia.


❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌷🌷🌷🎁🎁🎁🎁


__ADS_2