Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 46


__ADS_3

Ansel segera keluar dari dalam mobil,dan dengan cepat berjalan ke arah samping mobil di mana Alexa duduk di dalamnya.


Ansel membuka pintu mobil di mana Alexa berada,dan segera menggendong Alexa sebelum Alexa turun.


''Saya bisa jalan sendiri,''ucap Alexa.


Tapi tidak di gubris oleh Ansel apa pun ucapan Alexa.


''Diam saja,biar ku gendong selagi aku bisa melakukannya,''ucap Ansel penuh perhatian.


Ansel ingin menunjukkan kalau ia benar-benar mencintai Alexa dengan menunjukkan perhatian dari hal-hal yang kecil.


''Dan jangan banyak bergerak nanti kamu jatuh dan bukan kamu saja yang akan sakit nanti bila kamu terjatuh,''ucap Ansel kemudian saat merasakan Alexa akan memberontak.


Alexa pun langsung terdiam,benar juga dengan ucapan Ansel,kalau ia jatuh bukan hanya dirinya saja yang sakit,tapi dua malaikat kecil yang ada di dalam perutnya juga akan tersakiti.


Ansel terus berjalan menaiki beberapa anak tangga untuk sampai ke depan pintu utama masuk Villanya.


Di depan pintu utama Villa itu sudah ada sepasang suami istri paruh baya yang menunggu dan siap menyambut kedatangan tuan rumah dan juga istrinya,yang sebelumnya sudah di kasih tahu kalau tuan rumah akan datang.Dan dengan segera menyiapkan keperluan yang di perintahkan oleh tuannya.

__ADS_1


Villa megah itu adalah salah satu aset kekayaan yang di miliki oleh Ansel dan masih banyak lagi Villa Ansel di berbagai negara yang Ansel miliki.


''Selamat sore tuan dan selamat datang kembali,semua yang tuan butuhkan sudah kami siapkan,''ucap sepasang suami istri yang menjaga dan merawat Villa Ansel.


''Terimakasih,''ucap Ansel.


''Kalau begitu kami permisi,apa bila tuan membutuhkan sesuatu panggil saja,''pamitnya.


Dan Ansel pun menganggukkan kepalanya.


Kemudian sepasang suami istri itu pulang kerumah yang tidak jauh dari Villa,rumah itu pun pemberian dari tuan Ansel.


Ansel melanjutkan langkahnya masuk kedalam Villa setelah menutup pintu utama dengan rapat.


Ansel membawa Alexa ke kamar,kemudian membaringkannya di tempat tidur yang sudah di persiapkan khusus untuk Alexa.



Ansel membaringkan Alexa di tempat tidurnya dengan sangat hati-hati.

__ADS_1


''Tidurlah dengan nyaman,kamu pasti pegal ketiduran terlalu lama di dalam mobil tadi,''ucap Ansel.


''Aku akan segera kembali membawakan makanan untukmu,''ucap Ansel lagi sambil membenarkan selimut ke tubuh Alexa.


Kemudian Ansel mengecup kening Alexa terlebih dahulu sebelum pergi meninggalkan kamar.


Setelah Ansel keluar dari kamarnya,Alexa memanfaatkan kesempatan itu untuk mandi karena badannya merasa tak nyaman dan lengket,Alexa mandi dengan cepat sebelum Ansel kembali kekamarnya.


Dengan cepat Ansel segera kembali setelah mengambil beberapa menu makanan,Ansel tau Alexa masih marah padanya,dan tidak ingin Alexa bertambah marah karena terlalu lama ia tinggalkan,biasanya mood ibu hamil selalu berubah-ubah.


Sambil berjalan kembali ke kamar,Ansel berpikir dan berusaha merangkai kata untuk meminta maaf,ia tidak ingin salah berucap lagi.


*******


Saat ini Ansel sedang menemani Alexa makan,ada rasa bersalah di hati Ansel melihat Alexa makan,Alexa makan sosis panggang dan salad sayur dengan lahab dan menambah beberapa kali.


''Apa dia kelaparan,''batin Ansel.


''Mau menambah lagi?,''tanya Ansel lembut sambil menyeka saos yang menempel dekat bibir Alexa dengan tangannya.

__ADS_1


''Tidak,''jawab Alexa.Bisakah tuan pergi sebentar,saya lagi ingin sendiri,''ucap Alexa setelah selesai makan.


Ansel pun pergi dari kamar Alexa tanpa sepatah kata pun...


__ADS_2