Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 56


__ADS_3

Malam harinya setelah kembali ke hotel,setelah menikmati pemandangan indahnya gemerlap cahaya lampu di kota paris di malam hari.


''Honey nanti setelah dari paris kita ke London ya,''ucap Ansel yang saat ini akan bersiap untuk tidur setelah menikmati pemandangan gemerlap kota paris di malam hari.


''Terserah Daddy saja mau membawa aku kemana aja,asal jangan mengajakku untuk terjun ke dalam sumur,''sahut Alexa asal ceplos.


''Honeeey,kau sangat menyebalkan,''gerutu Ansel sambil menatap gemas istrinya yang berbaring miring di depannya.


Alexa langsung tertawa terbahak-bahak ketika sadar akan ucapannya.


Ansel yang gemas pun langsung menggelitik pinggang Alexa.


Alexa yang merasa geli karena Ansel terus menggelitiknya semakin tertawa terbahak-bahak,kemudian Alexa membalikkan tubuhnya memunggungi Ansel untuk menghindari gelitikkan tangan Ansel,tetapi ternyata Ansel tak juga berhenti menggelitiknya,''Ampuuuun Dad,''ucap Alexa memohon dengan masih tertawa.


Ansel masih terus menggelitik Alexa sambil memeluknya dari belakang.


''Oke honey,aku akan terjun ke sumur,tapi sumur yang paling enak untuk di masuki,''ucap Ansel,terlintas ide di otaknya.


''Jangan Dad!,mana ada terjun ke sumur enak?,yang ada aku cepat menjadi janda,''ucap Alexa cemas.


''Sssshhhh,Daddyyyyyy,''jerit Alexa ketika Ansel berhasil memasukinya dari belakang,karena memang ia dan Ansel hanya memakai bathrobe saja untuk menutupi tubuhnya.


''Yes honey,itu yang ku maksud dengan sumur yang enak untuk ku masuki,''ucap Ansel pelan tepat di telinga Alexa.''Sumur yang sangat sempit dan,canduku untukku lakukan lagi-dan lagi,''ucap Ansel dengan nakal.

__ADS_1


Seketika Alexa reflek memukul tangan Ansel yang melingkar memeluk dadanya,''Teruskan saja kalau itu yang Daddy maksud,''sahut Alexa sedikit gengsi.


''Yes honey,dengan senang hati,''ucap Ansel,kemudian mulai menggerakkan anggota tubuhnya yang sudah menancap dengan sempurna di bawah sana.


Ansel terus bergerak untuk mencapai garis vinis.


Setiap gerakan dan sentuhan tangan Ansel yang begitu lembut mampu membuat Alexa terbuai,dan mengeluarkan ******* yang sangat merdu,hingga semakin membakar tubuh Ansel untuk terus memompanya.


''Aaaarghhhh.....,''erang Ansel dan Alexa bersamaan saat mencapai puncak kenikmatan,Ansel langsung menjatuhkan tubuhnya yang sudah terkulai lemas di samping Alexa dengan nafas terengah-engah dan juga keringat membasahi sekujur tubuhnya.


Kemudian Ansel mengecupi seluruh wajah Alexa tanpa terlewatkan.


''Terima kasih honey,''ucap Ansel dengan manis dan lembut tentunya.


Kemudian Ansel tidur dengan memeluk Alexa,setelah membenarkan selimut terlebih dahulu untuk menutupi tubuh polosnya juga tubuh polos Alexa.


Alexa pun segera menyusul suaminya tidur,Alexa membenamkan wajahnya di pelukan dada bidang Ansel,karena itu membuat Alexa sangat nyaman dan akan cepat tertidur untuk segera mengistirahatkan tubuhnya.


Setelah Alexa anteng di dalam pelukannya,Ansel kembali membuka matanya.


''Terima kasih untuk tetap berada di sampingku sampai detik ini,selamat tidur kamu pencuri hatiku,yang mencairkan kebekuan hati,semoga indah mimpimu di pelukanku dan pelukan doaku,selamat malam,''ucap Ansel lirih tapi masih terdengar oleh Alexa yang belum tidur dengan nyenyak.


Alexa pun semakin mengeratkan pelukannya dan di balas Ansel mengusap-usap punggung Alexa hingga terdengar Alexa mendengkur dengan halus.

__ADS_1


Itu tandanya Alexa sudah terlelap,Ansel pun segera menyusulnya untuk menemuinya di alam mimpi.


***********


Setelah beberapa minggu lamanya menghabiskan waktu berlibur di paris.


Sekarang Ansel dan Alexa melanjutkan perjalanan ke London,seperti yang sudah mereka rencanakan.









__ADS_1


__ADS_2