Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 50


__ADS_3

Di tengah malam Alexa terbangun,Alexa merasa lapar,perutnya yang keroncongan minta di isi mengganggu Alexa yang sedang terbang di alam mimpi.


Sebelum benar-benar beranjak dari tempat tidurnya,di rabanya tempat tidur di sisinya kosong,Alexa melihat Ansel yang ternyata juga bangun sedang berjalan ke arahnya dengan membawa sosis panggang ke arahnya.


''Suami perhatian,''batin Alexa kemudian mengurungkan niatnya untuk beranjak dari tempat tidur.


Alexa duduk manis di tepi tempat tidur menunggu Ansel yang sedang berjalan mendekat ke arahnya dengan membawa sosis panggang kesukaannya.


Dengan semangat Ansel melangkah maju menghampiri Alexa yang sedang duduk manis di tepi tempat tidur.


''Honey....,''ucap Ansel ketika melihat senyum manis mengembang di pipi istrinya.


Belum juga Ansel selesai berucap,Alexa sudah mengambil sosis panggang yang di bawa Ansel begitu saja tanpa permisi.


Alexa langsung mengambil sosis panggang dari Ansel begitu saja karena Ansel tidak kunjung memberikannya.


Alexa makan dengan begitu lahap sosis panggang kesukaannya,


Ansel yang melihat Alexa makan menjadi geli sendiri,dan takut Alexa tersedak.


''Honeey,'''....


''Diam lah Dad aku sedang makan,sosisnya enak sekali,''sahut Alexa.


''Honeey,''

__ADS_1


Alexa tidak menghiraukan Ansel,Alexa terus melahap sosisnya.


''Honeey....,''


Dady mau?,''tanya Alexa.


Dengan cepat Ansel menggelengkan kepalanya dan mengusap wajahnya dengan kasar.


''Dad,mana mayonnaise nya kok gak ada,''ucap Alexa sambil meneruskan makan.


Ansel tersenyum melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan menurutnya.


''Honeey,''....


''Hooeeeeeek,hoek,''kedua tangannya masih memegang sosis dengan erat.


Ansel yang panik langsung mengusap-usap pundak Alexa.


Alexa membelalakkan matanya ketika melihat sesuatu yang ia pegang di kedua tangannya,sesuatu yang sudah berdiri dengan tegak di depan matanya dan juga basah.


Kepala Alexa mendongak ke atas untuk melihat wajah si pemilik benda yang ia pegang berdiri anteng tepat di depannya.


''Dad,....,''ucap Alexa dengan tersenyum malu,karena suaminya juga tersenyum ke arahnya sambil terus mengusap kepalanya.


Ansel tersenyum geli melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan.

__ADS_1


''Honeey,aku sudah mencoba membangunkanmu,tapi kamu tidak mau bangun juga,kamu menganggap itu sosis panggang yang sangat enak,dan melahapnya tanpa henti,''ujar Ansel.


''Honey,apa kamu lapar?''tanya Ansel tak ingin egois.


''Tidak Dad,aku hanya sedang bermimpi saja,''jelas Alexa kemudian memasukkan kembali benda kaku tapi kenyal yang ia pegang ke dalam mulutnya.


''Honeèeeey,kamu mau menuntaskannya,''ucap Ansel parau merasakan gelitikan lidah Alexa yang ternyata sangat nakal.


''Tentu saja,selagi aku bisa,''


Keduanya pun bertempur kembali entah untuk yang ke berapa ronde,saling memuaskan satu sama lain hingga mencapai puncak kenikmatan yang hakiki.


''Aàaàaaaaaaaaahh.......,''erang keduanya saat mencapai puncak nikmat,dengan masih menyatu tubuh keduanya mengatur nafas,Ansel membenamkan kepala Alexa ke dadanya,memeluknya penuh kasih sayang,begitu pun Alexa membalas memeluk suaminya yang sejak bertemu kembali menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya.


Sekarang Ansel dan Alexa tidur saling berpelukan,istirahat sejenak untuk mengumpulkan tenaga,berencana untuk bertempur kembali.


Keduanya tidur pulas saling berpelukan hanya dengan kain selimut yang menutupi tubuh polosnya.



*****


Pagi hari,Ansel memutuskan untuk pergi berenang di air dingin,untuk mengalihkan rasa inginnya,setelah mendengar Alexa tidak henti-henti nya.......


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2