Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 14


__ADS_3

"Bibiiiiiiiìiìiiiiì toloooong Al," teriak Alexa dengan nafas ngos-ngossan


"Diamlah!kamu ini berisik sekali,"teriak Ansel.


"Tuan tolong berhenti,saya sudah capek sekali.


"Tidak akan sebelum aku selesai sarapan,"ucap Ansel dingin.


Alexa terus berlari mengelilingi halaman belakang yang luas di saksikan oleh Ansel sambil sarapan di teras belakang,hukuman itu akan selesai apa bila Ansel selesai sarapan.


"Kapan mau selesai tuan,sarapannya juga nggak di makan,"gerutu Alexa terus berlari.


"Tuan ,sebentar lagi kita harus pergi menemui perusahaan C untuk membahas kerja sama,"ucap Rey yang baru datang.


"Apa kau sudah menyiapkan semua dokumenya,"tanya Ansel.


"Sudah tuan,"sahut Rey.


"Oke,tunggu sebentar,"


"Hei kau,berhentilah,"titah Ansel pada Alexa.

__ADS_1


"Baik tuan,"jawab Alexa lalu menghampiri Ansel.


"Sarapannya belum habis tuan,"ucap Alexa melirik ke piring makanannya masih utuh.


"Kamu saja yang habiskan,"ucap Ansel lalu berlalu pergi.


Setelah tuan Ansel berlalu,Alexa pun pergi kedapur membawa sarapan tuan Ansel yang masih utuh kedapur,Alexa ingin sarapan bersama-sama bibi Gracia.


"Tuan Rey, anda masih di sini?,tanya Alexa setelah melihat asisten Rey sedang minum kopi di dapur bersama bibi Gracia.


"Iya,tuan Ansel masih di kamarnya,"sahut Rey.


Alexa pun ikut bergabung duduk di kursi di samping bibi Gracia.


"Saya baik-baik saja,bibi tidak usah khawatir,"jawab Alexa tersenyum


"kamu hebat non Al,berani menjaili tuan Ansel,"sahut Rey kemudian.


"Hebat apanya?ini aja mulut remnya blong,pagi -pagi sudah dapat hukuman,"jawab Alexa.


Hahaha.......

__ADS_1


Bibi Gracia dan asisten Rey pun tertawa mendengar ucapan Alexa.


"sssttttt,"Alexa memberi isyarat supaya bibi Gracia dan Asisten Rey diam karena tuan Ansel sudah terlihat menuruni tangga.


"Rey,ayo berangkat sekarang,"


"Baik tuan,"jawab Rey lalu bangkit dari tempat duduknya.


Ansel dan asisiten Rey pun berangkat keperusahaan untuk membahas permintaan kerja sama perusahaan C dengan perusahaannya.


"Bibi sebenarnya tuan Ansel kenapa,sikap dan perilakunya aneh menurut saya,"tanya Alexa penasaran.


"Iya kamu benar non Al,sikap dan perilakunya tuan Ansel berubah sejak kejadian itu,dulu tuan ceria tapi sekarang tuan banyak melamun,suka menangis tiba-tiba.semua sudah meyakinkan kalau itu semua sudah takdir,tapi tuan Ansel belum bisa menerimanya,tuan terus saja menyalahkan dirinya sendiri atas kecelakaan itu,"jelas bibi Gracia.


"kecelakaan bi,"sahut Alexa terkejut.


"Iya,waktu itu kalau tidak salah,tuan menjemput kekasihnya di apertemennya untuk di ajak ke restoran untuk makan malam dan juga tuan sudah menyiapkan untuk melamar kekasihnya malam itu juga setelah tuan tau kalau kekasihnya itu sedang mengandung anaknya,dalam perjalanan ke restoran mobil yang di kendarai tuan mengalami kecelakaan,.tuan dan kekasihnya selamat tapi tidak dengan anak yang sedang di kandung oleh kekasihnya,anak itu tidak bisa di selamatkan karena kekasihnya tuan mengalami banyak pendarahan,sejak saat itu tuan selalu menyalahkan dirinya sendiri tidak bisa menjaga putranya,"jelas bibi Gracia.


"jadi begitu ceritanya bi ,kasihan sekali tuan bi,"ucap Alexa sedih.


"Terus sekarang kekasihnya di mana bi,"tanya Alexa.

__ADS_1


"Ada,tuan sering menemuinya,tapi dia tidak mau kembali lagi,tuan masih terus membujuknya supaya mau kembali dan memulainya dari awal,"jawab bibi Gracia.


"Kasihan sekali tuan bi,"sahut Alexa😭😭😭😭


__ADS_2