Mengandung Benih Tuan Depresi

Mengandung Benih Tuan Depresi
Bab 38


__ADS_3

Untuk membuktikan rasa penasarannya Alexa memutuskan untuk pergi ke dokter kandungan nanti sore setelah selesai jam kantor,Alexa penasaran apa benar ia hamil,Alexa tak ingin mengabaikan kesehatan bayi mungil yang terus bergerak aktif di dalam perutnya.


Alexa merasa bahagia,bagaimana pun juga anak itu tak bersalah,Alexa akan mempertahankannya,cukup sudah ia menangisi kejadian itu,di tangisi terus juga tak kan kembali seperti semula,sekarang bayi mungil yang sedang di kandungnyalah yang menjadi prioritas utamanya.


Tidak terasa senja mulai terlihat,itu tandanya hari sudah sore,sudah waktunya juga Alexa untuk mengakhiri jam kerjanya,dengan segera Alexa membereskan berkas-berkas yang ia pelajari dan ia kerjakan,Alexa merapihkan nya dengan teliti supaya hari esok lebih mudah untuk mengerjakannya lagi.


''Sasa,kakak pulang duluan,sampai jumpa


''oke kak,lain kali aku akan tagih janjimu untuk pulang bersamaku,''ucap Lily yang juga bersiap mau pulang.


Dengan langkah semangat Alexa berjalan keluar gedung perusahaan,saat melewati loby Alexa berpapasan dengan Shane yang juga akan pulang.


"Al pulang naik apa?,"tanya Shane.


"Naik angkutan umum,"jawab Alexa merasa aneh,ini kali pertamanya Shane berbicara kepadanya.


"Bareng aku aja,''tawar Shane.


''Nggak usah kak makasih,aku naik angkutan aja,''tolak Alexa dengan ramah.


''Aku duluan ya kak,"ucap Alexa kemudian.

__ADS_1


"Ya,hati-hati,'sahut Shane tak ingin memaksa


Tanpa mereka sadari,ada seseorang yang memandangnya dari jauh,orang itu memandang Alexa dan Shane dengan senyum sinis tak suka.


Dengan segera Alexa pergi meninggalkan perusahaan menuju rumah sakit terdekat menggunakan angkutan umum.


Tidak membutuhkan waktu lama Alexa sudah sampai rumah sakit terdekat,Alexa duduk dengan sedikit gusar di kursi ruang tunggu poli kandungan hingga gilirannya tiba.


"Selanjutnya''panggil suster.


***


''Kau ini aneh sekali,yang hamil siapa yang di periksa perut siapa?,''ejek Liam ,dokter kandungan tampan teman Ansel.


''Kau ini selalu mengejekku,kamu lihat aku muntah-muntah terus setiap hari,"sahut Ansel masih berdiri di depan wastafel.


"Itu karma untukmu,cepatlah temukan istrimu,dan kau bawa kesini kalau sudah kamu temukan,''ucap Liam.


"Ansel pun langsung menatap dengan tatapan tajam ke arah Liam.


''Dan Liam hanya mengedikkan bahunya sebagai jawabannya.

__ADS_1


''Huh,''Ansel menghela nafas dengan berat.


''Al kamu di mana,kau menghilang bagaikan di telan bumi,aku mohon pulanglah maafkan aku,"batin Ansel.


''Jangan melamun,nanti kesambet setan lagi,''ucap Liam sekenanya.


'iya iya aku pulang,"sahut Ansel.


"Pulanglah!,aku masih banyak pasien,dan ini vitaminmu,dan jangan lupa jangan banyak berbaring cari istrimu sampai ketemu,"ucap Liam.


"Semuanya baik-baik saja nona,kondisi kedua janin sehat dan juga berkembang dengan sangat baik,''ucap dokter wanita muda cantik dengan tersenyum ramah.


''Apa ada keluhan,seperti mual,muntah-muntah atau pusing,"tanyanya lagi sambil memeriksa kandungan Alexa.


"Tidak ada dok,''jawab Alexa haru melihat kedua bayi mungil yang ada di dalam rahimnya terlihat jelas di layar monitor USG.


Saat ini Alexa sedang menjalani USG.


Alexa merasa lega setelah menjalani pemeriksaan kandungannya,Alexa kini akan lebih hati-hati dalam beraktifitas dan menjaga asupan nutrisi supaya gizinya terpenuhi.


''Kak Alexa sedang apa di sini,''batin Lily di kejauhan yang melihat Alexa keluar dari ruangan kandungan.

__ADS_1


__ADS_2