
Tok....tok...tok!!
"Masuk,"
Alexa pun masuk kamar tuan Ansel sambil membawa nampan berisi sarapan setelah sebelumnya mengetuk pintu terlebih dahulu,itu peraturan yang di buat tuan Ansel beberapa hari yang lalu,untuk mengetuk pintu dulu sebelum masuk kamarnya.
"Selamat pagi tuaaan,"sapa Alexa ketika sudah masuk kamar tuan Ansel dan melihat tuan Ansel yang sudah bangun sedang duduk sila di tempat tidurnya dan sedang fokus dengan laptop di depannya.
"Hmm!,"jawabnya dingin tanpa menoleh sedikit pun.
"Saya bawakan sarapan untukmu tuan,"ucap Alexa .
"Hhmm,"
"Saya letakkan di meja tuan,makanlah dulu nanti keburu dingin makanannya,"ucap Alexa lagi.
"Hmm,keluarlah saya sibuk,"
"Jangan hanya hmm hmm hmm saja tuan,makanlah,"celetuk Alexa kesal.
"Kalau tuan sibuk biar saya bantu,"ucap Alexa kemudian sambil mengangkat kembali nampan yang ia letakkan di atas meja
Kemudian di bawanya mendekati tuannya yang sedang duduk di tempat tidur,lalu Alexa ikut duduk manis di tempat tidur persis di depan tuannya di antara laptop.
(posisi laptop di tengah ya,di antara mereka berdua)
__ADS_1
"Kamu mau apa,"tanya Ansel ketus,melihat Alexa sudah duduk manis di hadapannya.
"Mau membantumulah,"jawab Alexa dengan ketus pula.
"Kamu tidak akan bisa menyelsaikan pekerjaanku ini sangatlah rumit,"sahut Ansel.
"Siapa bilang mau menyelsaikan pekerjaanmu?saya bilang akan membantumu ,"jawab Alexa.
"Ansel mengerutkan keningnya karena tidak mengerti maksud Alexa.
Alexa yang melihat Ansel terlihat bingung pun menjelaskan maksudnya.
"Tuan saya akan membantumu mempermudah pekerjaanmu,saya akan menyuapimu bukankah tuan sibuk,saya juga tidak mau menjadi istri durhaka membiarkan suaminya kelaparan dalam sibuknya mengurus pekerjaan,dan juga biar saya tidak lagi melihat meja makan yang berantakan di pagi hari oleh sisa buah-buahan,"jelas Alexa panjang kali lebar.
"Terserahlah,lakukan apa yang mau kamu lakukan asal tidak mengganggu pekerjaanku,"ucap Ansel kemudian kembali fokus ke layar laptopnya.
Kemudian Alexa mengambil satu piring berisi makanan di atas nampan yang sebelumnya ia simpan di tengah tempat tidur supaya tidak tersenggol dan tumpah.
"Aaaaa,"ucap Alexa sambil menyodorkan satu sendok berisi makanan ke depan mulut tuan Ansel.
Ansel pun membuka mulutnya dan menerima suapan Alexa.
Alexa menyuapi tuan Ansel dengan telaten tanpa mengganggu pekerjaan tuan Ansel ,tanpa mengeluarkan satu patah kata pun takut mengganggu tuan Ansel yang sedang fokus memeriksa tulisan-tulisan di dalam laptop yang Alexa tidak mengerti.
Satu persatu piring mulai kosong,Alexa terus menyuapi tuan Ansel karena yang di suapi saja nurut,sampai makanan yang di bawanya hampir kosong.
__ADS_1
"Habis juga kalau di suapin,banyak bener makannya senampan habis ,"gumam Alexa lirih tapi masih terdengar oleh Ansel.
Ansel yang menerima satu suap lagi sambil melirik ke arah nampan yang ternyata piring-piringnya sudah kosong.
"Tuan mau nambah lagi tidak?"tanya Alexa dengan entengnya
"Tidak!saya tidak rakus,"jawab Ansel.
"Siapa bilang tuan rakus,saya bertanya mau nambah lagi tidak,"sahut Alexa.
"Apa kamu tidak melihat kau meyuapiku hingga habis senampan,"ucap Ansel.
"Ya syukurlah habis,jadi saya tidak sia-sia memasaknya,"jawab Alexa.
"Sudah tau habis senampan,tapi masih menawari mau nambah ,"ucap Ansel kesal.
"Ya kali aja tuan mau nambah lagi,"sahut Alexa tidak mau di salahkan.
"Itu sama saja bilang rakus baweeel,"ucap Ansel kesal.
"Tidak,itu namanya perhatian,"jawab Alexa membela diri.
"Aaaal......,"😡
"Wiiiiiih romantis bener makan di suapin,"ucap asisten Rey yang baru datang tanpa permisi dulu masuk kamar Ansel dan melihat Alexa masih memegang piring dan sendok duduk berhadapan dengan tuannya.
__ADS_1
"Tuan saya permisi,"ucap Alexa kemudian membereskan piring kosong dan di bawanya keluar kamar.
(mode persahabatan antara Ansel dan Rey sudah kembali lagi ya setelah penghianat itu pergi.)