
Tuan Ansel masuk kedalam kamar dan langsung ke kamar mandi,tuan Ansel tidak akan teriak memanggil Alexa untuk menyiapkan air hangat untuk mandi,karena Alexa sudah menyiapkan sejak tadi ,sebelum Alexa mencari tuan Ansel.
Jadi Alexa aman di persembunyiannya.😁
Alexa bisa dengan leluasa memperhatikan seluruh ruangan kamar ,ada sedikit celah untuknya mengintip ,ia terus memperhatikan pintu kamar mandi dan layar tv yang belum juga menampakkan putaran videonya.
Alexa sedikit kesal karena layar tv tak menunjukkan gambarnya,sedangkan tuan Ansel sepertinya sudah selesai mandi karena sudah tidak terdengar lagi suara gemricik air.
Alexa beralih memperhatikan pintu kamar mandi yang tiba -tiba terbuka ,tuan Ansel keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk sebatas pinggang saja dan mendekati tempat tidur untuk berpakaian yang sudah di siapkan oleh alexa di pinggir tempat tidur.
Ansel yang tak menyadari ada orang selain dirinya pun dengan seenaknya membuka handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya begitu saja.
Alexa yang tak menduga kalau tuan nya akan melepas handuk nya begitu saja, hampir saja akan lompat dari persembunyiannya,kemudian langsung menutup matanya.
__ADS_1
"Ish menyebalkan,tidak tau mau malu melepas handuk begitu saja,mana tak pakai apa pun lagi dalam nya,"batin Alexa mengumpat kesal pasalnya dia sempat melihat bagian itu sebelum dirinya menutup mata,kalau hanya bertelanjang dada sih sudah biasa tapi untuk itu,Alexa mengepalkan tangannya menahan kesal.
Alexa beralih lagi melihat layar tv yang masih sama saja dari tadi,tidak menampilkan gambar apa pun.
"Ya tuhan tolonglah aku,entah siapa yang salah ku tak tahu ,biarlah tuan yang menyelsaikan setelah dia tau satu kebenaran ini, apa pun keadaannya,"batin Alexa berdoa dan memohon pada yang kuasa.
Ansel sudah selesai berpakaian dan akan melangkah menuju balkon,tempat favoritnya menyendiri.
Tapi langkahnya terhenti setelah mendengar suara wanita yang begitu di kenalnya dan dirindukan kehadirannya.
Seketika Ansel langsung menoleh ke arah suara,tapi yang ia lihat bukan Monic yang datang ke kamarnya melainkan Monic berada di dalam layar tv yang begitu besar.
Ansel melangkah mendekati tv yang sedang menayangkan Monic dan juga seorang pria di dalamnya.
__ADS_1
Ansel diam berdiri tegak di depan layar tv,melihat video itu berulang-ulang putaran,mencoba memahami isi video itu seakan tak percaya,kepala Ansel mulai terasa pusing melihat video itu berulang kali.
Tangannya mulai mengepal dengan kuat dan rahangnya juga mengeras,kejadian demi kejadian ia ingat kembali,di mana ia mengerem mendadak waktu itu yang membuat dirinya terluka dan juga Monic,ingat saat dirinya menggendong Monic yang sudah berlumuran darah dengan panik,teringat juga ketika dirinya menggendong Alexa yang sama berlumuran darah,.
"Tuan ini bukan darah tapi pewarna,"ucapan Alexa terus berputar di ingatannya.
"Sayaaang kita berhasil menipunya,aku berpura-pura hamil dan sekarang aku berpura-pura keguguran atas kesalahannya dan aku ingin menuntutnya,memberikan separuh sahamnya untukku atas hilangnya bayiku,"ucap Monic manja kepada Dev yang ada di dalam video itu.
Ansel semakin mengepalkan tanganny kuat-kuat ,mengeraskan rahangnya sehingga terlihat otot-ototnya Setelah memahami isi video yang sedang ia lihat.
"Jadi dia menipuku ,dia memperalat bayi yang tak pernah ada!!!"ucap Ansel geram karena sudah tersulut emosi.
Alexa yang melihat perubahan wajah tuannya berwarna merah seperti kepiting rebus pun jadi takut.
__ADS_1
Alexa takut tuan Ansel melakukan tindakan konyol lagi , melukai dirinya sendiri.
Dan kemudian Ansel....