Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps.18 episode .18.


__ADS_3

dokter hendra langsung memeriksa Nisa dan dia sekilas melirik reyhan.


"kau kenapa melirik ku" ucap reyhan ketus


"apa kau ada menginjak kakinya"ucap dokter hendra setelah memeriksa Nisa


"ada .... tapi aku GK sengaja"ujar reyhan berbohong.dokter Hendra langsung mengerutkan dahinya.


"dia harus banyak istirahat, kemarin aku sudah bilang,tapi dia kenapa masih berkerja" ucap dokte Hendra heran


"apa kau memeriksa dia kemarin" tanya Reyhan heran


"iya .... kemarin bus yang dia naiki menabrak pohon,dan dibawa kemari" ujar dokter Hendra menjelaskan


"jadi? dia salah satu korban bus itu" gumam reyhan dalam hati


"dia harus banyak istirahat,tapi dia kenapa berkerja" tanya dokter Hendra sekali lagi


"entahlah,aku pun tidak tau" ucap reyhan


tiba-tiba Nisa mengerjapkan kedua matanya dan melihat sekeliling nya.


"aku dimana" tanya Nisa


"kau dirumah sakit" ucap reyhan


Nisa berusaha untuk mengerakkan kakinya duduk "aawww ...."


",jangan banyak bergerak" ucap reyhan ketus


Nisa pun tidak berani untuk duduk,dia lebih baik kembali ke posisi nya berbaring.


"Reyhan ,Nisa aku tinggal dulu,dan iya kau harus banyak beristirahat dan satu lagi kau hari ini bisa pulang" ucap dokter hendra dan meninggalkan reyhan dan Nisa


"heyy .... Mak lampir ayo kita pulang" ujar reyhan


"tapi gimana,kaki ku kan masih sakit" ujar Nisa


"kau ini menyusahkan aja" ujar reyhan Ketus


"kalau tuan tidak menginjak kaki saya,pasti saya tidak begini" gerutu Nisa kesal


"yaudah iya-iya" ujar reyhan ketus


reyhan pun mendekati Nisa dan dia ingin mengangkat tubuh Nisa.


"ehh .... tunggu-tunggu" seru nisa


"kenapa" tanya reyhan ketus

__ADS_1


"tuan mau ngapain" tanya Nisa


" mengangkat tubuh mu" ujar Reyhan ketus


"tapi kan ada kursi roda" sahut Nisa


"lama" ucap reyhan ketus


reyhan pun mengangkat tubuh Nisa dan membawanya ke mobil


#dimobil


"kau kenapa bekerja" tanya reyhan Ketus


tapi Nisa tidak menjawab dia melihat keluar dan pikirannya campur aduk


"hey .... saya bertanya" ucap reyhan sedikit berteriak


Nisa yang mendengar itupun terkejut dan dia mengelus dadanya .


"untung saya tidak ada penyakit jantung,kalau ada bisa struk saya" ucap Nisa ketus


"saya tadi bertanya,kau tadi kenapa bekerja" ucap reyhan ketus sambil melirik Nisa.


"tidak apa-apa tuan" ucap Nisa cuek


"dia kenapa" gumam reyhan dalam hati


"kita kenapa berhenti tuan" tanya Nisa


"aku ingin menelfon seseorang" ujar reyhan dan keluar dari mobil.


"emang begitu penting Sampai harus aku tidak tau" gumam Nisa dalam hati


reyhan pun mengambil handphone nya di saku celana dan menelfon Raka.


"*hallo .... iya tuan" sahut Raka


"kau cari tau ,kenapa Nisa berkerja hari ini" ucap reyhan


"baik tuan" ucap Raka


"emmmm .... "


Reyhan mematikan telpon nya dan masuk kedalam mobil.


"tuan tadi menelfon siapa" tanya Nisa.


"itu tidak penting" imbuh reyhan

__ADS_1


"punya bos kok menyebalkan begini sih" gumam Nisa dalam hati berdecak kesal.


krucuk .... krucuk ....


"kau kenapa" tanya reyhan ketus


"saya lapar tuan"ucap Nisa cengengesan


"kau ini selalu menyusahkan orang" ujar reyhan ketus


"hehehe ...." sahut Nisa cengengesan


Reyhan pun menancap pel gas untuk menuju ke restauran.


#the restauran


"kita sudah Sampai" ucap reyhan ketus


"ini kita dimana tuan" tanya Nisa


"kita lagi di restauran" ucap reyhan


"kita ngapain kesini tuan" tanya Nisa polos .


Reyhan pun memijat dahinya,karena melihat Nisa yang begitu polos


"bukannya kau lapar,jadi kita kesini" ucap reyhan ketus


"tuan mau mentraktir kan saya makan" ucap Nisa dengan senyuman yang merekah


"iya .... kau Jagan kegeeran,aku membawa mu kesini hanya merasa kasian"ucap reyhna ketus


"terserah tuan,mau bilang apa,yang penting saya makan,karena saya begitu sangat lapar" ucap Nisa cengengesan


"sudah yuk masuk,kau bisa berjalan kan" tanya reyhan


Nisa pun mulai berusaha berjalan.


"sepertinya sudah tuan" ujar Nisa


"bagus,karena tubuh mu sangat berat" ucap reyhan ketus


"yang suruh mengatakan tubuh saya siapa?kan saya sudah bilang pakai kursi roda,tapi tuan bilang itu lama" ucap Nisa ketus


"hey .... mak lampir,kau selalu aja ngoceh ,sudah ayo masuk" sahut Raka Ketus.


bersambung,,,,,,,


jangan lupa like dan komen ya❤️😍

__ADS_1


maaf jika ada salah typo🙏


__ADS_2