Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 53. episode .53.


__ADS_3

#kediaman rumah reyhan


disisi lain reyhan yang baru berangkat dari kantornya,ada seseorang yang baru sampai di rumahnya.


Ting .... tong .... ( suara bel berbunyi)


Alana yang tengah duduk di sofa langsung berdiri dan membuka pintu rumah. Alana yang membuka pintu rumahnya dia sangat terkejut karena dihadapannya adalah mama dan papanya.


"mama .... papa ...." gumam Alana lirih


Alana langsung memeluk kedua orang tuanya , begitu juga dengan Jenni dan Kelvin yang membalas pelukan anaknya.


"ma .... alana sangat merindukan mama" ucap alana yang tidak mau melepaskan pelukannya


"mama juga nak" ucap mama Jenni dan membalas pelukan anaknya


Jenni , Kelvin dan Alana memasuki rumah bersamaan, mereka bertiga duduk di ruang tamu, sedangkan Alana pergi kedapur dan mempersiapkan kopi untuk mama dan papanya.


setelah selesai Alana membuat kopi, alana kembali keruang tamu dan menghidangkan ke mama dan papanya.


"makasih sayang" ucap mama Jenni dan meminum kopi yang di buatkan oleh Alana , begitu juga dengan Kelvin.


"Alana .... dimana kakakmu dan Nisa?" tanya Jenni


"kakak dan kak Nisa sedang berkerja mam" jawab Alana


"baiklah nak mama dan papa mau kekamar dulu,mama ingin merebahkan tubuh mama yang sudah duduk lama di pesawat" ucap Jenni dan mengambil kopernya


"iya mam" jawab Alana dan membantu mama dan papanya membawa koper.


Jenni menempati kamar di bawah,di usai yang sudah tua ,dia tidak mau terlalu capek menaiki anak tangga . walaupun usianya sudah memasuki kepala lima , tapi tidak menghilangkan aura wajah kecantikan nya.


#perusahaan reyhan Kusuma


Reyhan , Raka dan Nisa yang sudah sampai di kantor, Langsung keluar dan di sapa oleh karyawan-karyawan , tapi ketika Nisa juga masuk bersamaan dengan reyhan membuat mereka merasa aneh dan menyebarkan gosip yang tidak-tidak.


"lihatlah wanita itu,baru berapa Minggu berkerja disini, sudah bisa mendekati tuan reyhan" ucap karyawan wanita dan memandang wajah Nisa dengan tidak suka.


"iya bener tuh , kasih pelet apaan ke tuan reyhan sampai bisa satu mobil dengan tuan" ucap karyawan wanita yang satu lagi


Nisa yang mendengar perkataan oleh karyawan wanita , dia hanya bisa terdiam dan tidak menggubrisnya sama sekali , Nisa tetap berjalan dan menuju ke lift khusus untuk karyawan , sedangkan reyhan dan Raka memasuki lift khusus untuk direktur.


setelah sampai nya di atas Nisa langsung mengambil peralatan untuk membersihkan ruangan direktur , nisa masuk kedalam ruangan direktur dan di kursi direktur sudah ada reyhan yang duduk dan fokus ke dokumen-dokumen.

__ADS_1


Nisa membersihkan sekeliling ruangan dan menata rapi dokumen yang berserakan , tidak lupa setelah selesai nisa membersihkan ruangan , nisa membuatkan kopi untuk reyhan.


setelah selesai pekerjaan membersihkan ruangan reyhan , nisa pergi keruangan Raka, ketika nisa berjalan dan menuju keruangan nisa menabrak seseorang dan itu tidak lain adalah kia.


"kau tidak punya mata" ucap kia ketus dan memandang wajah Nisa dengan tidak suka


"maaf nona saya tidak melihat nona ada di depan saya" jawab Nisa dan menunduk kepalanya.


"tidak melihat? lain kali gunakan kedua matamu" ucap kia tegas dan menjambak rambut Nisa. Kia masih belum puas membalas dendam nya yang kemarin , dia berfikir inilah waktu yang tepat.


Nisa yang meringis kesakitan karena dia jambak oleh kia , dia tidak terima. Nisa sudah bersikap lembut tapi tidak dengan kia


"Nona lepaskan tanganmu dari rambut ku" ucap Nisa dingin


"lepas? tidak .... aku tidak akan melepaskan nya , karena aku belum puas balas dendam yang kemarin , kau sudah berani mendekati tuan reyhan dan sudah berani menentang aku" jawab kia tegas dan makin mempererat jambakan nya.


"nona jangan memancingku untuk berbuat kasar kepadamu nona" ucap Nisa ketus dan menatap tajam kia.


"hahaha .... aku memancingmu?" tertawa kia dengan apa yang di katakan oleh Nisa.


Nisa yang tidak bisa menahan amarahnya lagi langsung memijak kaki kia dan memegang tangan kia yang ada di atas kepala nya dan langsung memelintirkan tangan kia kebelakang.


"nona .... sudah aku bilang , jangan memancingku , kau sama saja dengan ibu tiri ku tetapi aku nona masih menghormati orang tua ku , jadi aku tidak ingin melakukan seperti ini kepada ibu tiri ku, kecuali kau nona" ucap Nisa tegas


Nisa akhirnya melepaskan tangan kia dan pergi meninggalkan kia , Nisa lebih baik membersihkan ruangan raka dari pada berkelahi dengan kia yang tidak ada manfaatnya sama sekali.


"Argghhh .... awas saja kau Nisa , ini belum berakhir " gumam kia lirih dan memeriksa tangannya yang di pelintirkan oleh Nisa.


"aku heran dengan nona kia tidak ada habis nya ingin berkelahi dengan ku" Gumam Nisa dalam hati dan masuk keruangan Raka


Nisa mulai membersihkan ruangan raka dan menata rapi dokumen yang berserakan , 20 menit berlalu dan ruangan raka sudah tertata rapi dan bersih.


"Nisa .... " panggil raka


"iya tuan" sahut Nisa dan mendekati Raka yang duduk di kursi kerja nua


"kau dipanggil tuan muda , lebih baik kau keruangan nya sekarang" perintah Raka Kepada nisa


"baik tuan" jawab Nisa.


nisa pergi dari ruangan raka dan menuju keruangan direktur.


tok .... tok ....

__ADS_1


"masuk" sahut reyhan dari dalam


cekrekkkk ...


Nisa masuk kedalam ruangan direktur dan sudah ada reyhan yang duduk di kursi direktur dan didepannya sudah ada kia yang membawa dokumen untuk ditanda tangani oleh reyhan.


" ada yang saya bisa bantu tuan" tanya nisa


"kau bereskan dokumen dan kertas yang baru saja aku lihat " ucap reyhan dan menunjukkan Rak yang berisi dokumen-dokumen penting dan lain sebagainya.


"baik tuan" jawab Nisa dan mulai membereskan dokumen yang berserakan


" baiklah Mak lampir akan aku buktikan kau cemburu atau tidak" gumam reyhan dalam hati


" hmmm .... kia apa aku boleh minta tolong kepada mu" tanya reyhan kepada kia , sekilas reyhan melihat wajah Nisa yang mulai cemberut.


"minta tolong apa ya tuan" tanya kia yang mulai penasaran dengan ucapan reyhan.


kia bahagia karena reyhan baru pertama kalinya bersikeras lembut dengannya dan kia merasa reyhan sudah mulai menyukai nya .


Ternyata bukanlah seperti apa yang di pikirkan oleh kia , reyhan hanya mengunakannya untuk membuat Nisa cemburu.


"tolong pijitin kepalaku , kepalaku terasa sakit" ucap reyhan dan sekilas memandang wajah Nisa.


"kia .... apakah aku boleh meminta tolong untuk memijitkan kepalaku" gerutu Nisa geram dan mengikuti apa yang di katakan oleh reyhan , ia mengerucutkan bibirnya.


"terus saja .... pasti dalam hati kia bahagia. yeaa .... tuan reyhan bersikap lembut dengan ku ,pasti dia mulai menyukai ku. Argghhh ... menjijikkan dasar gerandong tidak cukup satu wanita" gerutu Nisa dalam hati dan menyusun dokumen nya secara kasar dan asal letak.


"baik tuan" jawab kia dan mulai memijitkan kepala reyhan.


_


_


_


_


bersambung ....


hallo readers jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇


dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2