
#dimobil
di mobil tidak ada yang bicara Hanya terdengar suara mobil,Nisa beranisiatif untuk mulai berbicara
"emm .... tuan, kalau saya tidur di tempat rumah tuan,apa mama dan papa tuan tidak marah" tanya Nisa
"tidak,itu rumah ku tidak ada yang berani marah,mama dan papa keluar negeri di new York untuk mengurus perusahaan disana" ucap reyhan
"oh" Nisa membulatkan bibir nya dan mengangut-mangut kepalanya
# rumah kediaman reyhan Kusuma
"ayo turun udah sampai" sahut alana
" ini rumah tuan" tanya Nisa
"emmmm .... "
"ini rumah sangat besar,dan banyak sekali mobilnya" kagum Nisa dalam hati
"hey .... Mak lampir cepat masuk" ucap reyhan ketus
"iya-iya bentar" sahut Nisa
Ting ..... Tong .... ( suara bel rumah)
"iya bentar" teriak alana dari dalam
cekrekkkk .... ( suara pintu terbuka)
"kakak,ehh .... kak Nisa juga ada"gumam lirih Alana, Alana langsung memeluk Nisa.
"kau tidak memeluk kakak" tanya reyhan
" eh iya alana lupa" jawab Alana cengengesan
"udah ayo masuk" ucap reyhan ketus
"bi ana mana Alana" tanya reyhan
"bi ana lagi masak untuk sarapan makan siang kak" ujar Alana
__ADS_1
"tuan, masakan nya udah siap tuan" ucap bi ana
"baiklah Bi,dan iya bi siapkan baju untuk gadis ini" ucap reyhan ketus dan meninggalkan Nisa dan Alana
"baik tuan muda" ucap bi ana
Alana menarik tangan Nisa dan mengajak nya ke kamar.
"kakak yuk masuk"ujar alana
"tunggu-tunggu kaki kakak kenapa?" tanya Alana khawatir
"lain waktu kakak cerita ya" sahut Nisa
"baiklah kak,yuk kita keatas biar alana tunjukkan kamar Alana"ujar Alana tersenyum
"kau sangat baik" ucap Nisa mengelus rambut Alana.
#kamar Alana
"wahhh .... ini kamar Alana, sangat cantik"ucap Nisa kagum
"baiklah sayang" sahut Nisa
tok .... tok .... tok ....
"non Alana,ini baju non Nisa"
sahut bi ana
"baiklah Bi,taruh aja dekat tempat tidur " ujar Alana
"baiklah non,bibi pergi dulu non" ucap bi ana
"iya Bi" sahut Alana
Nisa keluar dan menggunakan handuk yang melintir di bagian dadanya dan panjang diatas lutut
"kakak sudah siap mandi,itu bajunya di tempat tidur" ucap Alana
"baiklah" sahut Nisa
__ADS_1
Reyhan tiba-tiba masuk kedalam dan melihat Nisa yang masih berhanduk , tubuh Nisa yang putih dan bersih dengan rambutnya yang basah menetesi tubuhnya.
"Alana" teriak sedikit reyhan
"Aaaaa ... " teriak Nisa yang begitu menggema di dalam kamar dan dia membalikkan badannya.
reyhan membulat kan matanya karena melihat pemandangan yang begitu sangat indah.
"ma .... maaf" reyhan langsung menutup pintu dan keluar dari kamar
"ah .... kenapa aku langsung membuka pintu nya,kenapa gak mengetuk pintunya dulu, aarrrggghhh .... dasar Bodoh" gumam reyhan dalam hati berdecak kesal
reyhan pun pergi ke dapur untuk mengambil air di kulkas, setelah Reyhan menutup kulkas dan hendak berbalik, reyhan menabrak Nisa.
"aawww .... "
"kau tidak apa-apa" tanya reyhan
"tidak,aku baik-baik aja tuan" sahut Nisa
"oiya soal tadi,aku minta maaf karena tidak mengetuk pintu dulu" ucap reyhan
"sudahlah kejadian tadi lupakan aja" sahut Nisa dan pergi ke dapur memasak
"emm .... baiklah,kau kemari ngapain, bukannya bi ana sudah menyiapkan makanan" tanya reyhan
"aku sedang membuat kan susu coklat untuk alana tuan,dia sedang menunggu di meja makan,lebih baik tuan makan terlebih dahulu" ucap Nisa
"baiklah dan buatkan aku kopi juga" sahut reyhan
"baik tuan,nanti saya antar di meja makan" ucap Nisa, reyhan meninggalkan Nisa dan duduk di meja makan
#meja makan
" kakak,tadi kenapa masuk ke kamar Alana,tidak mengetuk pintu" tanya akan dengan penuh makanan yang ada di dalam mulutnya
"kakak tadi lupa" ucap reyhan
bersambung,,,,,,,,,,
jangan lupa like dan komen ya😍❤️
__ADS_1