
"hey,,,,Mak lampir,kau jangan menggerutu di situ,lebih baik kau memasak" teriak Reyhan
"iya,iya" teriak Nisa.
Nisa Keluar dari kamar reyhan dan menuruni anak tangga untuk menuju ke dapur.
Nisa mulai memasak, ketika Nisa membuka kulkas yang tersedia hanya telur,Nisa mengerutkan dahinya karena stokan sayur pada habis dan lupa untuk berbelanja.
"yah,,, tinggal telur, yasudah aku akan menceplok dadar dan memasak nasi goreng aja" gumam Nisa dalam hati
Nisa mulai memasak ,dan memasak nya di wajan, tidak berapa lama masakan Nisa telah selesai ,Nisa ahli dalam memasak,karena semenjak dulu Nisa memang memasak untuk keluarga nya.
setelah selesai, Nisa menaiki anak tangga dan menuju ke kamar Alana.nisa membuka pintu kamar Alana dan melihat alana yang sedang main handphonenya di ranjang.
Nisa masuk dan pergi menuju ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya di bathup,tidak berapa lama Nisa mandi,Nisa keluar menggunakan handuk yang melintir di bidang dadanya.
Nisa menuju ke lemari pakaian dan mengambil piyama yang berwarna biru.
"kakak kenapa memakai baju piyama,ini kan masih jam 20:00 belum waktunya tidur" tanya Alana heran
"kakak hanya ingin memakai nya saja" jawab Nisa yang menyisir rambutnya yang basah
Alana yang mendengar perkataan Nisa hanya menjawab"oh"
"yasudah,yuk kita kebawah,kakak sudah menyiapkan makanan untuk makan malam" tutur Nisa
"iya kak" jawab Alana
Alana dan Nisa pergi dari kamar dan menuruni anak tangga untuk pergi ke dapur, sampainya di dapur Nisa menghidangkan Nisa goreng di meja makan.
"kok cuma ceplok dadar sama nasi goreng Kak" tanya Alana heran
"liat tuh di kulkas,semua stokan untuk masak habis" jawab Nisa jutek
Alana yang mendengar perkataan Nisa hanya menjawab "oh"
"sudah yuk makan, nanti keburu dingin" ucap Nisa dan duduk di kursi meja makan ,begitu juga dengan Alana
"ooiya kak,kak reyhan Dimana kak,kok gak turun makan sama kita" tanya Alana heran
"Kakak mu itu satu harian ini,dia bersikap sangat aneh,Kakak sendiri aja menghadapinya nya sangat pusing" tutur Nisa
"benarkah kak,apa saja yang dilakukan kakak" tanya Alana yang berpura pura tidak tau
"Argghhh,,,,dasar bodoh Nisa,kenapa kau katakan kepada alana,Alana kan masih kecil,gak mungkin kan aku cerita kalau reyhan?
Argghhh,,,, lupakan saja," gerutu Nisa dalam hati
"kakak kenapa? ayolah kak jawab" ucap alana merengek
"sudah lupakan saja,tuan reyhan dia hanya ingin makan di kamar,jadi kita makan saja berdua" ucap Nisa
"Ya ampun kakak,,,,kau sampai malu mengatakannya" gumam Alana dalam hati dengan senyuman nya yang begitu merekah
Nisa dan alana menghabiskan makanannya Secara lahab, setelah selesai makan Alana dan Nisa membereskan bekas makanan mereka.
"kak aku kemar dulu ya kak" ucap Alana dan menaiki anak tangga dan menuju ke kamar nya.
Nisa hanya menjawab menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
setelah selesai membereskan makan,Nisa mengambil nampan dan diisi dengan nasi goreng dan segelas air,Nisa membawanya ke kamar reyhan.
cekrekkkk,,,,,,,(suara pintu terbuka)
Nisa membuka pintu kamar reyhan dan melihat reyhan yang duduk di ranjang yang tengah fokus ke laptopnya
Nisa masuk kedalam kamar reyhan dan menaruh makanan reyhan di nakas
"tuan,ini makanan nya" ucap Nisa
"suapin aku" ucap reyhan yang masih fokus ke laptopnya sampai dia tidak melihat wajah Nisa
"hey,, tuan gerandong, kenapa aku yang menyuapimu,punya tangan kan jadi gunakan kedua tangan mu tuan" ucap Nisa ketus
"kau tidak melihat kedua tanganku fokus ke laptop,banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan" jawab reyhan ketus
"Argghhh,,,ya tuhan apalah salah hamba,yang harus berhadapan dengan tuan yang satu ini" gumam Nisa dalam hati
"lebih baik aku menghadapi ibu tiri ku,dari pada menghadapi tuan otak mesum ini" gerutu Nisa mengumpat kesal
"aku tidak tuli,sudah cepat suapin aku" ucap reyhan
"iya iya,bawel banget sih" gerutu Nisa.
Nisa mengambil makanan hanya ada di letakkan di nakas,dan duduk di depan reyhan dan mulai menyuapi reyhan.
"Aaa,,,,,"ucap Nisa dan memperagakan membuka mulutnya
Reyhan yang mendengar ucapan Nisa mulai membuka mulutnya dan memakan yang di suapin nisa
" ini nasi goreng telur dadar" tanya reyhan dan menghentikan tangannya yang fokus ke laptopnya
"yasudah,besok setelah pulang dari kantor,kita berbelanja"ucap reyhan dan melanjutkan fokus ke laptopnya
"baiklah" jawab Nisa dan menyuapi reyhan kembali
Reyhan memakan makanan nya secara lahab, walaupun di supain oleh Nisa,tapi itu membuat reyhan senang dengan perhatian nya Nisa kepada nya.
setelah selesai makan, Nisa memberikan segelas air kepada reyhan, setelah selesai reyhan meminumnya nisa menaruhnya kembali di nampan.
"tuan,apa pekerjaan tuan sangat banyak, karena tuan tidak bekerja satu hari" tanya Nisa
"hmmm,,,,,,,"
#dikamar Alana
disisi lain Alana yang tengah berbaring di ranjang dia mengambil handphone nya dan mencari nomor telfon untuk dihubunginya.
"hallo mam" ucap Alana yang begitu bahagia,Alana video call bersama mamanya ( Jenni)
"hallo sayang,apa kabar mu baik,apa bi ana menjagamu dengan baik dan bagaimana dengan kabar kakak mu" ucap mama Jenni
yang begitu banyak pertanyaan
"kabar Alana baik mam,bukan bi ana yang menjaga Alana tapi kak nisa,bi ana pulang kampung karena anak nya melahirkan,jadi bi ana cuti untuk beberapa Minggu " ucap Alana menjelaskan
"Nisa?siapa dia nak" tanya mama Jenni
"mama mau tau siapa kak Nisa?
__ADS_1
kak Nisa karyawan yang bekerja di perusahaan kakak,sudah lama juga sih mam. kak Nisa itu sangat baik kepada alana mam,kak Nisa menjaga Alana dengan baik,bahkan kak Nisa sudah menganggap Alana seperti adiknya sendiri,
dan asal mama tau kak reyhan menyukai kak Nisa, tapi kakak belum mengungkapkan perasaan nya mam" ucap alana yang begitu panjang lebar
"benarkah,,siapa wanita itu, sampai bisa mencarikan es batu mama" jawab mama Jenni yang menahan tertawa nya
"mama,,,,,,,ini tidak bercanda,ini serius mam,kalau mama GK percaya lihat aja video yang Alana sudah kirim" ucap Alana dengan nada malasnya
mama Jenni meli video yang dikirim Alana,mama Jenni tidak percaya apa yang ia lihat,dia sangat kaget karena ada wanita yang sudah mencairkan es batunya( reyhan)
"mama sudah lihat, sekarang mama percaya kan apa yang Alana katakan,
lihat saja kakak di video itu, bagaimana dia bersikap lembut kepada kak Nisa,sampai dia mengelus pipi kak Nisa yang sedang tertidur" ucap Alana dengan senyuman nya
"iya mama percaya,mama tidak sabar lagi ingin mengendong cucu mama, apalagi usia Kakak mu itu sudah hampir memasuki kepala tiga" tutur mama Jenni yang begitu bahagia
"kalau mama ingin punya cucu,mama harus membantu Alana mam" ucap Alana dengan senyuman nya
"membantu maksud" tanya mamak Jenni heran
"membantu kak reyhan supaya Nisa dekat dengan kak Nisa dan bisa menikahinya ,karena kak reyhan belum mengungkapkan perasaannya mam" jawab alana menjelaskan
"itu mah gampang,,kita nikahi saja reyhan dengan Nisa" ucap mama Jenni dengan begitu bahagia
"mama yakin dengan rencana mama" tanya Alana ragu
"mama yakin,mama akan segera kesana dan menemui menantu mama" jawab mama Jenni dengan begitu sangat bahagia
"baiklah ma, karena alana juga sangat menyukai kak Nisa,asal mama tau kak Nisa pandai memasak loh". goda Alana kepada mamanya
"benarkah,,menantu idaman,mama aja yang udah berpuluhan tahun nikah sama papa kamu aja belum pandai memasak" jawab mama Jenni dengan sedikit tertawa
"hehehe,,,, makanya itu mam,kak Nisa itu orangnya baik" ucap Alana
"baiklah nak tunggu mama,mama akan segera kesana" ucap mama Jenni
"*yasudah mam,Alana tutup video call nya, Alana mau kekamar mandi dulu" ucap Alana
"yasudah sayang,jaga dirimu*" jawab mama Jenni
"iya mam dahhh"
"dahhh,,,,,"
Alana mematikan video call nya dan meletakkan handphone nya di nakas.
"maaf kak,Alana harus memberi tahu mama, karena alana takut kak Nisa diambil oleh orang lain" gumam Nisa lirih
_
_
_
bersambung,,,,,,,,,
hallo readers jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇
dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗🙏❤️
__ADS_1