Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 37.episode .37.


__ADS_3

#dimobil


dimobil mereka nampak Henning ,tidak ada satu pun yang memulai pembangunan, tiba-tiba suara handphone Nisa berbunyi dan memecahkan Henning mereka


Tut .... Tut .... Tut .... (suara handphone berbunyi)


"hey .... Mak lampir,itu handphone mu berbunyi" ucap reyhan dingin


"iya iya"jawab Nisa ketus


"Dimas, tumben tumbenan dia nelponku, biasanya tidak pernah" gumam lirih Nisa


"hallo"


"iya hallo,apa kau masih mengenal suaraku" tanya Dimas dalam telfon


"iya iyalah, kenapa tumben tumbenan nelfon"tanya Nisa heran


"kenapa! apa GK boleh"


"iya-iya boleh" sahut Nisa


Reyhan yang mendengar kan percakapan telfon Nisa,mulai curiga dan menatap wajah Nisa dengan tidak suka,karena sudah menelfon seorang laki-laki.


"kabarmu gimana" tanya Dimas


"baik kok, kabar mu gimana,apa kuliah mu lancar"


"kabar ku baik,dan kuliah ku ya lancar lah" ucap Dimas


"apa kita boleh jumpa,sudah lama kita gak berbicara nanti akan aku ajak juga putri"ucap Dimas


"Emm .... aku bukannya tidak mau,tapi aku besok harus berkerja,lain kali aja ya" ucap Nisa sedih


"yaudah gakpapa ,ooiya aku tutup telfon dulu ya,karena aku mau keluar bentar" ucap Dimas


"iya"


"daahh .... jaga dirimu" sahut Dimas


"iya,daah,dan jaga dirimu juga"


Dimas dan Nisa mengakhiri telfonnya


"kau tadi menelfon siapa" tanya reyhan ketus


"bukan siapa-siapa, Lagian apa urusan nya dengan tuan" jawab Nisa kertus dan memalingkan wajahnya Kearah jendela mobil

__ADS_1


"kau ini selalu menyebalkan,aku tadi bertanya siapa yang menelfon mu" tanya reyhan dan menarik tangan Nisa hingga Nisa langsung dekat dengan wajah reyhan


"yang menelfon ku tadi Dimas,dia menanyakan kabar ku,dan aku menjawab nya baik,jika aku bilang kepala ku terluka maka dia akan khawatir" ucap Nisa menjelaskan dan berusaha melepaskan genggaman dari tangan reyhan


"siapa Dimas,sampai dia harus mengkhawatirkan mu" tanya reyhan ketus dan mendekatkan wajahnya dengan Nisa dengan semakin dekat


"di .... dia sahabat ku Waktu dulu SMA"jawab Nisa dan menjauh kan wajahnya dari reyhan, karena Nisa takut reyhan akan bertindak yang aneh aneh


Reyhan yang mendengarkan perkataan Nisa langsung melepaskan tangan Nisa dan menjauhkan wajahnya dari Nisa.


"sahabat!!!!


"aku tidak yakin, pasti dimas itu mantan kekasih nya ,gak mungkin sahabat lelaki yang mengkhawatirkan nya yang berlebihan" gumam reyhan dalam hati


"seperti nya tuan cemburu kalau Nisa bertelfonan dengan sahabatnya" gumam Raka dalam hati


Didalam mobil nampak Henning ,tidak ada yang berbicara setelah Nisa bertelfonan,tidak berapa lama rumah reyhan Kusuma telah sampai , mereka memasuki gerbang yang sudah di buka oleh satpam.


Reyhan ,Nisa dan Raka masuk kedalam rumah yang besar Tapi penghuni nya yang begitu sedikit


"aku mau kedapur, apakah kalian berdua mau kopi" tanya Nisa


"iya" jawab Reyhan dan Raka serentak,Nisa meninggalkan mereka berdua dan pergi kedapur untuk menyiapkan kopi, sedangkan reyhan dan Raka pergi keruangan kerja.


"Raka,cari tau tentang Dimas sahabat nya" ucap reyhan ketus dan fokus dengan laptopnya


"apa tuan cemburu,kalau Nisa dekat dengan lelaki lainnya" goda Raka dan menahan tertawa nya


"jadi ini apa tuan,kenapa tuan menyuruh saya untuk mencari tau tentang Dimas" imbuh Raka cengengesan


"kau!!!!!!!


"oke baiklah" jawab Raka cengengesan


_________


Nisa telah selesai membuat kopi dan ingin mengantarkannya Kepada reyhan dan Raka


"emmm .... mereka kemana,kenapa tidak ada di ruang tamu" gumam lirih Nisa melihat sekeliling rumah


"mungkin mereka ada diruangan kerja" gumam lirih Nisa dan pergi keruangan kerja reyhan


_________


tok .... tok .... tok .... (suara ketukan pintu)


"masuk" teriak Reyhan dari dalam,Nisa pun masuk kedalam ruang kerja reyhan,dan memberikan kopi kepada reyhan dan Raka

__ADS_1


ketika Nisa hendak pergi dari ruangan kerja Reyhan ,tiba tiba kepalanya pusing dan memegang sesuatu untuk menahan tubuhnya


Reyhan yang melihat Nisa memegang sesuatu untuk menahan tubuhnya, langsung berdiri dan mendekati Nisa begitu juga dengan Raka.


"Apa kepalamu masih sakit" tanya reyhan khawatir


"tuan lebih baik tuan mengangkat tubuhnya dan menaruhnya dikamar" imbuh raka kepada Reyhan, ketika reyhan hendak mengangkat tubuh Nisa,Nisa menghentikan nya


"tuan tidak jangan,aku baik baik aja" ucap Nisa yang masih memegang kepalanya yang berputar-putar melihat sekeliling nya, ketika Nisa melangkah satu langkah,tiba tiba tubuhnya lemas dan hendak jatuh dilantai


"Nisa!!!!!! " teriak Reyhan dan langsung menangkap tubuh Nisa.


"tuan sepertinya Nisa pingsan" ujar Raka


"panggilan dokter hendra kemari" perintah reyhan dan mengangkat tubuh Nisa dan menaruh nya di kamarnya


"Nisa bangunlah" ucap reyhan khawatir dan mengelus rambut Nisa dengan lembut


"dimana Raka kenapa lama sekali memanggil dokter" gumam lirih reyhan mengerutu kesal, reyhan keluar dan mencari Raka, ketika reyhan membuka pintu kamar sudah ada Raka yang berdiri.


"tuan, dokter Hendra sebentar lagi akan datang" ucap Raka


"baiklah" ucap reyhan dan masuk kembali kedalam kamar dan diikuti oleh Raka, reyhan duduk disamping Nisa yang berbaring dan terus menerus mengelus rambut Nisa


"tuan,apakah tuan mengkhawatirkan Nisa" tanya Raka heran yang melihat tingkah laku reyhan yang sangat mengkhawatirkan Nisa


"bagaimana aku tidak khawatir,dia pingsan dan sekarang dia belum sadar juga" ucap Reyhan ketus dan memindahkan tangannya ke pipi Nisa dan mengelus nya dengan lembut


"tuan, apakah tuan sudah menyukai Nisa" tanya Raka


" tidak" jawab reyhan ketus


"benarkah, apakah tuan saat dekat dengan Nisa jantung tuan berdetak sangat kencang dan kenapa tuan menciumnya sangat dalam kepada Nisa sampai Nisa membalas nya dan kenapa tuan menyuruh Nisa menyuapi tuan dengan tangannya langsung,dan kenapa saat kepala Nisa terluka tuan sangat mengkhawatirkan Nisa Sampai tuan ingin membalas yang sudah membuat kepala Nisa terluka,dan kenapa pada saat tadi Nisa pingsan tuan Sangat mengkhawatirkannya Sampai harus memanggil dokter secepatnya! dan itu dinamakan jatuh cinta, sebenarnya tuan sudah menyukainya tapi tuan tidak menyadari nya" ucap Raka yang begitu banyak pertanyaan kepada reyhan , Sampai reyhan tidak bisa menjawab Raka.


Reyhan yang mendengar kan perkataan Raka langsung terdiam dan berfikir apa dia menyukai Nisa atau tidak?


_


_


_


_


bersambung,,,,,,,,,


hallo readers jangan lupa like ,komen,dan vote sebanyak-banyaknya,,,,,,,,

__ADS_1


bantu author ya buat novel ini bisa naik sampai 10 besar dengan vote sebanyak-banyaknya,,,,,,,


terimakasih 🤗❤️


__ADS_2