Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 45. episode .45.


__ADS_3

"aku tau kakak? gimana kalau kakak besok berpura pura sakit,pas sekali tadi kepala kakak pusing kan,jadi kak Nisa percaya kalau kakak benar benar sakit" ucap Alana dengan senyuman nya


"ide yang bagus,tapi kau tau dari mana ide ini" tanya reyhan heran,karena setau dia adiknya masih kecil dan masih proses beranjak nya dewasa.


"Alana tau karena Alana menonton film Korea,lagian kak ,,,,aku sudah besar,tahun depan aku akan naik kelas 3 SMA,jadi jangan menganggap aku masih kecil dan tidak tau tentang cinta" ucap Alana menjelaskan


"iya iya" jawab reyhan ketus


"tapi bagaimana dengan pekerjaan kakak besok" tanya reyhan


"ya ampun kak,kak Raka kan ada,apa gunanya ada asisten kalau tidak bisa membantu kakak" ucap Alana menepuk dahinya


"baiklah,tapi kalau Nisa memanggil dokter gimana" tanya reyhan polos


"astaga,,,,kakak seperti baru jatuh cinta saja,aku kan ada,aku akan memanggil dokter Hendra,dan bilang rencana kita" ucap Alana menekan intonasi nya


"tidak,jangan Hendra" jawab reyhan ketus


"kenapa kak" tanya Alana heran


"Hendra juga menyukai Nisa" jawab reyhan


"Apa!!,kak Hendra juga menyukai kak Nisa,jangan sampai kak Hendra duluan yang mengungkapi perasaannya kak" ucap Alana terkejut


"kau jangan keras keras ngomong,pelankan suara mu" ucap reyhan


"baiklah, tapi kita harus gimana" tanya Alana.


Reyhan hanya menjawab dengan mengangkat kedua bahunya


"Alana punya ide kak" ucap Alana dengan penuh semangat


"apa?


"Alana kan punya teman disini, namanya Zidan,alana bisa minta bantu dengan nya" ucap Alana dan menaiki kedua alisnya


"Zidan!


" kau bilang itu teman,kakak tidak tau kalau kau mempunyai teman laki laki" ucap reyhan dingin dengan menatap tajam Alana


"iya temen? ya ampun kak, percaya lah sama adik kakak satu ini,kami hanya berhubungan teman GK lebih", ucap alana menjelang


"kau yakin" tanya reyhan dingin

__ADS_1


"iya kak" jawab Alana malas


"baiklah kita akan meminta bantuan oleh teman mu zidan," ucap reyhan pasrah


"baiklah,Alana akan segera menelefon nya" ucap Alana dan mengambil handphone nya disaku piyama nya


"besok saja,ini sudah malam" ucap reyhan ketus


"ya ampun kak,yang bilanh ini pagi siapa,ini memang malam,tapi pasti dia belum tidur" ucap Alana menjelaskan


"kau tau dari mana" tanya reyhan curiga


"ya Alana tau,karena biasanya kan laki laki suka bergadang " jawab Alana berbohong


"gimana aku tau kak,karena setiap malam kami kan telponan ,kakak saja yang tidak tau" gumam Alana dalam hati


"ya sudah telfon dia" ucap reyhan ketus


alana mulai membuka handuk nya dan mencari nama Zidan di handphone nya.


"hallo". ucap alana di telfon


"iya Alana,kenapa malam malam begini nelfon" tanya zidan.


"minta tolong apa" jawab Zidan.


Alana menceritakan apa yang direncanakan oleh dia dan kakak nya,dan disetujui oleh Zidan.


"baiklah aku akan membantumu" ucap Zidan


"terimakasih,yang penting ketika pagi aku telfon kau,kau harus langsung kesini ya" ucap alana dengan begitu bahagia


"iya iya bawel" jawab Zidan


"oke,,,daaa


"daaa"


"gimana dia setuju gak"tanya reyhan


"iya kak dia setujui,yeaaa,,,,,yea,,,,,," teriak alana begitu bahagia, reyhan yang mendengar perkataan dari Alana pun ikut bahagia.


Nisa yang tengah lagi tertidur,dia mendengarkan suara berisik dan dia mulai mengerjapkan kedua matanya dan melihat apa yang terjadi.

__ADS_1


"kenapa berisik sekali sih,aku ingin tidur" ucap Nisa dengan suara seraknya yang baru bangun


Alana dan reyhan uang melihat Nisa mulai bangun langsung terdiam dan saling berpandangan.


"gara gara kau,dia jadi bangun" ucap reyhan pelan dan menatap tajam alana


"kok Alana sih disalahkan,kakak tadi kan juga berisik" jawab Alana dengan suara berbisik bisik


"kalian berdua kenapa belum tidur,dan kenapa masih disini dan tadi kenapa berisik sekali dan bilang yeaa,,,yea,,," tanya Nisa yang begitu banyak pertanyaan kepada Alana dan reyhan


"bilang yea,,,yea,,, kapan?" tanya Alana cengengesan


"iya kapan, mungkin kau salah dengar Mak lampir" ucap reyhan cengengesan dan memandang wajah Alana


"i,,,,iiya iya mungkin salah dengar" jawab Alana cengengesan


"kalian kenapa? kenapa kalian pandang pandangan dan saling memberikan kode" tanya Nisa heran melihat tingkah laku Alana dan reyhan


"kami kenapa? kita kenapa kak" tanya Alana cengengesan dan memandang wajah reyhan


"i,,,iya kita kenapa,aku pun tidak tau" tanya kembali reyhan cengengesan


"hehehehe,,,aku pun tidak tau kita kenapa" tanya kembali Alana cengengesan


"kau tidak tau Alana? aku pun lebih tidak tau" jawab reyhan cengengesan


"hehehehe,, memang tidak tau" ucap Alana cengengesan


Nisa yang melihat tingkah laku reyhan dan Alana yang saling bertengkar tentang "tidak tau" kepala Nisa mulai pusing dan memegang kepalanya untuk menahan pusing nya.


_


_


_


_


bersambung,,,,,,,,


hallo readers jangan lupa untuk like dan komen di bawah👇😊


dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2