Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 49.episode .49.


__ADS_3

Nisa yang mendengar perkataan alana dia mengerutkan dahinya, karena menganggap pertanyaan alana yang begitu aneh


"ayolah kak jawab" ucap Alana merengek


" iya iya kakak jawab" ucap Nisa dengan nada malasnya


"kakak menganggap tuan Reyhan itu gak lebih dari bos" ucap Nisa terpotong


"apa kakak yakin" tanya Alana dengan penuh pertanyaan kepada Nisa


"i,,,iya ya,,,yakin" ucap Nisa gugup


"oke baiklah, sekarang kakak jawab pertanyaan Alana yang kedua" ucap Alana


"Hmm,,,,,kakak tidak memiliki perasaan sedikit pun pada tuan gerandong otak mesum itu " jawab Nisa dengan nada malasnya


"tuan gerandong otak mesum?" tanya Alana binggung


"itu maksudnya kakak" tanya Alana heran.


Nisa hanya menjawab menganggukkan kepalanya


"oke baiklah,ucapan kakak tadi boleh di percaya, sekarang jawab pertanyaan yang ketiga" ucap Alana dengan senyuman nya


"ka,,,kalau i,,,itu" ucap Nisa gugup


"kalau itu apa kak?" tanya alana yang ingin tau jawaban Nisa


"ka,,,kalau itu iya, saat kakak dekat dengan tuan gerandong otak mesum itu jantung kakak berdetak sangat kencang" ucap Nisa jujur


"apa! itu kabar yang sangat bagus" ucap Alana yang begitu penuh semangat


"maksudnya" tanya Nisa heran


"tidak apa apa kak" jawab Alana cengengesan


"kalau kakak pada saat kakak dekat dengan Kak reyhan jantung kakak berdetak sangat kencang itu tandanya kakak mulai menyukai kak reyhan" ucap alana menjelaskan dengan senyuman


"benarkah,tapi kakak tidak yakin" ucap Nisa


"kalau kakak tidak yakin,coba saja sekali lagi,tadi kan kakak di panggil oleh kak Reyhan jadi Cuba aja kakak kekamar ya" ucap Alana dengan senyuman nya yang begitu manis


"oke baiklah, Kakak akan mencoba nya" jawab Nisa ragu.


Nisa menaiki anak tangga dan menuju kekamar reyhan


tok,,,tok,,,,( suara ketukan pintu)


Nisa mengetuk pintu kamar reyhan ,tapi tidak ada sahutan dari dalam,Nisa langsung membuka pintu kamar reyhan dan melihat kondisi reyhan


cekrekkkk,,,,,,,,,


Nisa yang membuka pintu kamar Reyhan dan masuk kedalam,jantung Nisa berdetak sangat kencang dia gugup untuk mendekati reyhan, seperti baru jumpa dengan reyhan


"ya ampun,,,, jantungku kok berdetak sangat kencang,apa benar yang di katakan oleh Alana kalau aku mulai menyukai tuan otak mesum itu" gumam Nisa dalam hati


"Argghhh,,,, tidak, berfikirlah positif Nisa ,jangan berfikir yang tidak tidak,kau sama tuan otak mesum itu hanya sebatas bos dan karyawan" umpat Nisa dalam hati


Reyhan yang melihat Nisa yang berdiri seperti patung dan tidak menghampiri nya , reyhan mengerutkan dahinya karena tinggak laku Nisa


"hey,,Mak lampir kemari, kenapa kamu seperti patung begitu" ucap reyhan dan memanggil nisa


"ha,,ah iya" ucap Nisa menghampiri reyhan dan duduk disamping reyhan

__ADS_1


"kau tadi kemana,kenapa lama sekali" tanya reyhan heran


"a,,,aku tadi berbicara sebentar dengan Alana" ucap Nisa gugup.


Nisa yang berbicara gugup,dia masih memikirkan apa yang dikatakan oleh Alana


"apa kau baik baik aja,tidak seperti biasanya kau seperti ini" tanya reyhan dan mengelus rambut Nisa


"i,,,iya aku baik baik aja" ucap Nisa dan memegang tangan reyhan untuk menghentikan mengelus rambut nya


" apa sekarang keadaan tuan baik baik aja" tanya Nisa


"sudah,,,sudah membaik" ucap reyhan dan mulai berbaring di pangkuan Nisa


Nisa yang melihat reyhan ada di pangkuan nya,Nisa mulai berfikir yang tidak tidak,dan jantung nya berdetak sangat kencang.


"tu,,,tuan apa kau baik baik aja" tanya Nisa sekali lagi


"hmm,,," jawab reyhan dan memegang tangan Nisa dan menaruh nya di kepala nya.


Nisa yang melihat tingkah reyhan langsung mengerti dan mengelus rambut reyhan secara lembut


"tuan,apa besok tuan sudah mulai bekerja" tanya Nisa sambil mengelus rambut reyhan


"iya,lagian aku sudah membaik" ucap reyhan.


Nisa yang mendengar perkataan reyhan hanya memangut mangut mengerti


"Nisa ,apa aku boleh bertanya sesuatu" ucap reyhan dengan nada lembut


"boleh tuan,tanyakan saja" jawab nisa


"tidak seperti biasanya tuan otak mesum ini berbicara dengan nada lembut" gumam Nisa dalam hati


"apa kau sekarang mempunyai kekasih" tanya reyhan


Reyhan yang mendengar perkataan Nisa dia begitu sangat bahagia kalau Nisa tidak memiliki seorang kekasih.


"kenapa tuan? kenapa tuan bertanya soal itu" tanya Nisa heran


"aku hanya ingin tau saja" jawab reyhan


"tuan ini sudah siang,apa tuan ingin memakan sesuatu atau tuan ingin minum sesuatu" tanya Nisa dengan nada lembut


"tidak,aku hanya ingin kau disini bersamaku" ucap reyhan dan memejamkan kedua matanya


"hmm,,,, baiklah" jawab Nisa dengan masih mengelus rambut reyhan


Nisa yang mengelus rambut reyhan secara lembut membuat reyhan tertidur dengan pulas,Nisa yang melihat reyhan sudah tertidur,Nisa mengangkat kepala reyhan dan memindahkannya di bantal, tapi itu sia sia reyhan memegang tangan Nisa dengan kuat hingga Nisa tidak bisa berbuat apa apa .


"yasudah lah ,lebih baik aku tidur juga" ucap Nisa dan menyandarkan kepalanya


Reyhan dan Nisa tertidur sangat pulas hingga tidak tau kalau sudah menjelang malam.


Reyhan mulai mengerjapkan kedua matanya, dia merasa tidur nya yang begitu pulas Sampai dia tidak menyadari kalau dia masih ada di pangkuan Nisa.


Reyhan bangkit dari tidurnya dan melihat Nisa, yang tidur duduk dengan kepala nya yang bersandar.


Reyhan mulai merencanakan sesuatu untuk, membangunkan Nisa yang tengah tertidur


"kebakaran,,,, kebakaran,,,," teriak Reyhan dengan senyuman liciknya


Nisa yang mendengarkan teriak reyhan Langsung bangun dari tidurnya dan melihat kejadian yang di katakan oleh reyhan

__ADS_1


"dimana,, Dimana,,," teriak Nisa dengan nada seraknya yang baru bangun


Reyhan yang melihat tingkah laku Nisa dia tertawa sepuasnya karena sudah berhasil mengerjai Nisa.


"kau mengerjaiku ya gerandong" tanya Nisa ketus dengan wajahnya yang mulai marah


"iya,,,emang kenapa,itu balasan karena kau Mak Lampir sudah mencubit pinggangku ku" ucap reyhan menahan tertawa nya


"kau!!!" teriak Nisa


Nisa yang ingin berdiri dari ranjang ,tiba tiba kakinya kesemutan dan tidak bisa di gerakkan.


"aawww,,,kaki ku kenapa" tanya Nisa meringis kesakitan


Reyhan yang melihat Nisa meringis kesakitan ia Lang mendekati nisa


"mungkin kaki mu kesemutan karena sudah berlama duduk dan memangku kepala ku" ucap reyhan


"sudah sini biar aku pijitin" ucap reyhan dan langsung memijit kaki nisa


" sudahlah,ini tidak apa apa,nanti akan sembuh sendiri" sahut Nisa.


tapi reyhan tidak mendengar perkataan Nisa, reyhan hanya fokus memijit kaki Nisa.


"apa sekarang sudah membaik", tanya reyhan


"sudah" jawab Nisa.


Reyhan yang mendengar perkataan Nisa langsung menghentikan pijitannya.


"tuan,lebih baik tuan mandi,biar saya akan menyiapkan makanan untuk makan malam" ucap Nisa dan berdiri dari ranjang


"baiklah,kau siapkan bajuku" sahut reyhan dan beranjak dari ranjang menuju kekemar mandi


"saya tuan" tanya Nisa heran


"ya iyalah siapa lagi,gak mungkin tembok" jawab reyhan ketus


"Argghhh,,,, menyebalkan,apa susahnya sih tinggal mengambil pakaian sendiri,sampai menyuruh orang lain" gerutu Nisa dalam hati


"iya iya" jawab Nisa ketus.


Nisa mengambil pakaian reyhan dan memilih pakaian yang santai dan meletakkan nya di ranjang


"hey,,tuan gerandong,aku sudah memilih bajunya dan ku letakkan di ranjang,aku akan keluar dan menyiapkan makanan" teriak nisa


"hey,,Mak lampir, selesai memasak bawakan makanannya di kamar ku,aku ingin makan di kamar saja" teriak Reyhan dalam kamar mandi


"Argghhh,,,,memang tuan menyebalkan" gerutu Nisa


"hey,,mak lampir,kau jangan menggerutu disitu,lebih baik kau memasak" teriak Reyhan


"iya iya" teriak Nisa


_


_


_


_,


bersambung,,,,

__ADS_1


hallo readers jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇😊


dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗🙏❤️


__ADS_2