
"kemana tuan bodoh itu" gumam lirih Nisa
tiba-tiba ada yang memanggil dari arah sofa,lain tak bukan itu adalah reyhan
"hey .... Mak lampir kemari" teriak sedikit reyhan,Nisa langsung menghampiri reyhan dan ikut duduk disamping reyhan
"emm .... tuan besok saya mulai bekerja ya" ucap Nisa
"emang kakimu udh sembuh" tanya reyhan
"sudah kok tuan" ucap Nisa
"emm .... baiklah" ucap reyhan
krucuk .... krucuk ....
"kau kenapa" tanya reyhan heran
"lapar" ucap Nisa cengengesan
"owalah Mak lampir,tadikan udah suruh makan" ucap reyhan geram
"hehehe,Yoda aku kedapur dulu mau masak mie instan aja" ucap Nisa
"mie instan?" tanya reyhan heran
"iya mie instan,apa tuan mau" tanya Nisa
" tidak" sahut reyhan ketus
"awas ya kalau minta" ucap Nisa dengan mata sinisnya
"gak bakal" ucap reyhan ketus
"baiklah" ucap Nisa dan meninggalkan reyhan,Nisa langsung memasak mie instan dan dicampur sayur sawi.
masakan siap Nisa kembali duduk di dekat reyhan
"Hmm .... wangi sekali" ucap reyhan tersenyum
__ADS_1
"hmm .... wangi kan" ucap Nisa menyodorkan mangkok yang berisi Mei, reyhan mengangguk-angguk mencium aroma mie instan
"jangan minta aku lapar" ucap Nisa ketus
"Hmm .... pelit banget sih", ucap reyhan ketus
"kan sudah saya bilang dari awal,apa tuan mau,biar saya buatkan,tapi tuan bilang tidak"
ucap Nisa dengan senyuman malasnya
"Hmm .... sekarang aku mau,sini kita makan berdua" ucap reyhan ketus
"hey .... tuan gerandong,kalau kita makan berdua,satu mangkok,saya mana kenyang" ucap Nisa ketus
"kenyang-kenyangin aja" ucap reyhan ketus
"issss .... rusuh banget sih" ucap Nisa berdecak kesal
"jadi ceritanya gak dikasi ni" ucap reyhan jutek
"iya-iya, yaudah ambil sana sendoknya satu lagi"ujar Nisa ketus
"enggak" ucap Nisa ketus
"itu sama aja dengan ciuman ,tapi secara tidak langsung" gumam Nisa lirih
"udah jangan banyak ngoceh aja kau Mak lampir" ucap reyhan ketus
"udah sini aku yang makan duluan, setelah itu kau" ucap reyhan mengambil mie dari tangan Nisa
"enggak, seharusnya saya tuan,ini kan punya saya" ucap Nisa langsung mengambil mie dari tangan reyhan
"sama aja,ini kan mienya dari aku" ucap reyhan ketus dan mengambil mie dari tangan Nisa
"hey gerandong,yang membuat nya kan aku, berarti ini punya ku" ucap Nisa ketus dan mengambil mie dari reyhan
"udah gini aja,sini mangkok nya" ucap reyhan dan mengambil mangkok nya dari tangan Nisa
Reyhan mengambil mangkok dari tangan Nisa dan menyuapkan ke mulut Nisa.
__ADS_1
"dan Aaaaaa .... " ucap reyhan memperagakan membuka mulutnya,Nisa pun membuka mulutnya dan memakan mie nya.
"dan sekarang giliran ku", ucap reyhan dan menyuapkan mie nya ke mulut nya
"dan Aaaaaa .... ", ucap reyhan,
Nisa pun membuka mulutnya.
"jangan banyak-banyak mulutku GK muat" ucap Nisa ketus
"udah cepat makan,biar cepat kenyang" ucap reyhan ketus dan menyuapkan ke mulut Nisa
mereka berdua bersulangan seperti anak kecil, setelah selesai makan mie,mereka duduk bersandar merasa kekenyangan.
"apa kau sudah kenyang" tanya reyhan.
Nisa hanya menjawab mengangguk-anggukan kepalanya.
"untung saja aku bantu,kalau tidak kan akan terbuang"ucap reyhan ketus
"hehehe .... " ucap Nisa cengengesan
"tuan mulai besok kan saya sudah mulai bekerja,jadi saya tidak tinggal dirumah tuan,saya akan kembali kerumah" ujar nisa menjelaskan
"kenapa,apa kau tidak betah tinggal dirumah ku" ucap reyhan
"tidak tuan, maksud saya,saya kan masih punya rumah gak mungkin saya tinggal bersama tuan" ucap Nisa
"baiklah" ucap reyhan
"emm .... tuan saya balik ke kamarya,mata saya sudah mengantuk" ucap nisa
"emm baiklah" ujar reyhan
"hati-hati tuan ,ini sudah malam nanti tuan ditemani sama hantu Lo" ucap Nisa cengengesan dan berlari meninggalkan reyhan.
"hey .... Mak lampir awas kau ya" ucap reyhan ketus dan ikut berlari
bersambung,,,,,,,,,
__ADS_1
hallo readers author masih dalam pembelajaran ya 😊 jangan lupa komen dan berikan like nya untuk episode favorit kamu 😍❤️