
"sekarang keluar lah, sebelum aku bertindak sesuatu" ucap reyhan geram dengan wajahnya yang memerah untuk menahan amarahnya,kia yang mendengar itu langsung pergi keluar dengan wajahnya yang pucat akan apa yang dikatakan reyhan
Reyhan kembali kedalam ruangan dan melihat keadaan nisa.
Nisa yang tengah berdiri tiba-tiba kepalanya pusing akan terbenturnya vas bunga di kepalanya, reyhan yang melihat Nisa yang tengah memegang kepala Nisa dan hampir jatuh langsung menangkap tubuh Nisa dan mengendong nya, reyhan membawa nya kemobil dan raka langsung membawanya kerumah sakit.
"tuan apakah Nisa baik baik aja tuan" tanya raka sambil menyetir mobil
"entahlah .... Nisa bangunlah" ucap reyhan khawatir dan mengelus pipi Nisa dengan lembut
"sudahlah tuan aku baik baik saja" ucap Nisa dengan tubuhnya yang lemas
"kau sudah gila!!!! tubuh mu lemas dan kepala mu berdarah" ucap reyhan khawatir dan masih mengelus pipi Nisa
Raka yang melihat dari kaca dia tersenyum senyum sendiri karena melihat tuanya yang begitu khawatir kepada Nisa
"ehemmm .... elus aja terus tuan pipinya” goda Raka kepada reyhan, reyhan yang mendengar itu langsung menatap tajam Raka ,Raka hanya membalas nya dengan menahan tertawa nya
"tuan .... aku mohon jangan membawa ku kerumah sakit aku tidak mau berurusan dengan dokter " imbuh Nisa memegang tangan Reyhan
"tidak .... kau harus dibawa kerumah sakit"ucap reyhan dingin
"Raka cepatlah,darah di kepala Nisa sudah mulai banyak keluar" ucap reyhan panik ,Raka yang mendengar kan itu langsung menancap gas pol kerumah sakit
#the hospital dokter Hendra
Raka , reyhan dan Nisa sudah sampai dirumah sakit, reyhan langsung menggendong Nisa untuk masuk kedalam rumah sakit.
"tuan jangan mengendong ku" ucap Nisa malu,karena menjadi tontonan dari rumah sakit
"apa kau malu" tanya reyhan,
Nisa hanya menjawab nya mengangguk-anggukan kepalanya,Karena orang yang di rumah sakit lebih fokus melihat reyhan dan Nisa
"pejamkan kan matamu"perintah reyhan dan turuti oleh Nisa,Nisa memegang leher reyhan dan bersembunyi di bidang dada reyhan
"kau ini sangat lucu, Dimana mana wanita kalau sudah di gendong dengan laki laki pasti senang,ini gak malah malu" gumam lirih reyhan dan menaiki bibirnya dengan tersenyum manis
dokter Hendra yang melihat sahabatnya datang langsung bergegas mendatangi reyhan
__ADS_1
"Rey .... tumben kemari, kenapa! dan ini kakak ipar kenapa" tanya dokter Hendra heran
"sudah jangan banyak bicara, periksa dia cepat" ucap reyhan ketus dan langsung masuk kedalam ruangan dokter Hendra,dokter Hendra langsung memeriksa keadaan Nisa dan memperban kepala Nisa yang berserah
"dia cuma butuh istirahat" ucap dokter kepada reyhan, Nisa yang sudah selesai diperban langsung berdiri dan menghampiri reyhan
"tuan ayo pulang aku tidak betah disini' ucap Nisa kepada reyhan, reyhan yang melihat Nisa yang berdiri disampingnya langsung membawa Nisa duduk di sofa
"sebentar lah" ucap reyhan mengelus rambut Nisa,dokter Hendra dan raka melihat adegan romantis jiwa jomblo mereka seperti teraduk aduk oleh kemesraan reyhan kepada Nisa
"Ehemmm .... lebih baik aku keluar dulu,Nisa berbanyanklah istirahat dan kau hari ini bisa pulang tapi sebelum pulang ,makanlah dulu karena kau telat makan siang jadi asam lambung mu naik" ucap dokter Hendra menjelaskan.
dokter Hendra langsung keluar meninggalkan Raka, reyhan dan Nisa
"tuan saya pun mau keluar juga" ucap Raka dan hendak meninggalkan ruangan
"tunggu" panggil reyhan
"iya tuan" sahut Raka
"kabari Alana kalau aku dan Nisa akan pulang terlambat,suruh pak supir untuk membeli makanan untuk Alana"ucap reyhan menjelaskan
Reyhan yang tengah duduk bersama Nisa langsung berdiri dan mengambil makanan yang sudah disediakan oleh rumah sakit
"makanlah" ucap reyhan dan menyulangi Nisa maka
"tidak .... aku tidak selera" ucap Nisa dan memalingkan wajahnya kearah lain
"tadi ketika aku makan, kenapa kau tidak makan sampai asam lambungmu naik,dasar bodoh" gerutu reyhan
" kau tidak menawarkan,lagian bagaimana aku mau makan aku harus mengurus baby besar" gerutu juga dan mengerucutkan bibirnya
"sudah cepat makan Mak lampir,kau selalu menyebalkan" ucap reyhan ketus dan menyuapi Nisa kembali
"aku bilang tidak mau,aku ingin pulang,aku tidak betah di rumah sakit ini" ucap Nisa mengerutu kesal
"kalau kau ingin pulang Mak lampir,maka makanlah dulu", ucap reyhan yang wajahnya mulai memerah,karena tingkah laku Nisa yang menggeramkan
"benarkah,yaudah sini makanannya biar aku makan" jawab Nisa dan mengambil makanannya dari tangan reyhan
__ADS_1
"tidak perlu,buat aku yang suapin" ucap reyhan ketus dan mengambil balik makanan nya dari nisa
"Aaaaa .... " ucap reyhan memperagakan membuka mulutnya,Nisa langsung membuka mulutnya dan memakan apa yang disuapin oleh reyhan
"jangan banyak-banyak mulutku tidak muat" ucap Nisa dengan makanan yang masih penuh didalam mulutnya
"biar cepat habis" ucap reyhan.
Nisa yang mendengar apa yang dikatakan oleh reyhan langsung menatap tajam Reyhan
"iya iya bawel banget sih" ucap reyhan menahan tertawa nya,
Nisa menghabiskan makanan nya secara lahab dan mereka masih duduk di sofa
"sekarang makanan nya sudah habis ayo pulang"merengek nisa dan menggoyang kan lengan reyhan
"iya iya,apa kepalamu masih sakit" tanya reyhan khawatir
"sudah enggak" ucap Nisa dan berdiri dari sofa dan menarik tangan Reyhan untuk pulang
"kau yakin ,apa perlu aku gendong" tanya reyhan cengengesan
" tidak usah aku bisa berjalan sendiri" ucap Nisa ketus dan pergi meninggalkan reyhan, mereka berjalan beriringan dan sampai di mobil yang sudah ditungguin oleh Raka.
"apa!! mau di gendong lagi, wajah ku mau di taruh dimana, kejadian tadi aja masih aku ingat,Argghhh .... aku Sangat malu tadi,lagian gerandong kenapa mengendong ku" gumam Nisa dalam hati
_
_
_
_
bersambung,,,,,
**hallo readers jangan lupa like,komen dan vote sebanyak-banyaknya,,,,,,,
bantu author ya buat novel ini bisa naik sampai 10 besar dengan vote sebanyak-banyaknya,,,,,,
__ADS_1
terimakasih 🤗🤗❤️**