
raka menganggukkan kepalanya dan pergi mengambil rekaman cctv ,Nisa hanya berdiri seperti patung melihat tingkah laku tuannya itu.
Reyhan pindah duduk kesofa dan diikuti oleh Nisa.
"duduk" perintah reyhan kepada Nisa,
Nisa mengikuti perintah reyhan dan duduk di samping reyhan
"tuan mau ngapain" tanya Nisa
"mau mencium mu, kenapa?" ucap reyhan ketus
"cih .... enggaklah" ucap Nisa dan menjauhkan wajahnya
"kenapa bukan nya tadi malam kau menyukainya" goda Reyhan dengan senyuman liciknya
"cih .... siapa yang menyukainya" ucap Nisa ketus dan berdiri ingin meninggalkan reyhan.
Reyhan langsung menarik tangan Nisa dan Nisa terjatuh dalam pelukan reyhan.
"hey .... gerandong lepasin" ucap Nisa ketus dan berusaha melepaskan pelukan reyhan
"hmm .... dia pakai minyak wangi apa, kenapa tubuhnya wangi sekali" gumam Nisa dalam hati
"apa kau menyukai wangi tubuh ku" goda Reyhan dan mempererat pelukannya.
Reyhan langsung terasa Bentuk tonjolan Nisa yang mungil.wajah Nisa begitu dekat dengan reyhan sampai nafas mereka terasa satu sama lain.
"kenapa jantungku berdetak sangat kencang seperti ini" gumam reyhan dalam hati
"aduhh .... tuan,jangan memandang ku seperti itu, jantungku mau lepas ni" gumam Nisa dalam hati, wajah Nisa sudah mulai memerah seperti kepiting di rebus.
__ADS_1
tiba-tiba suara ketukan pintu dan menghilangkan lamunan reyhan dan Nisa, reyhan langsung melepaskan pelukannya dan merapikan bajunya,begitu juga dengan Nisa. Nisa merapikan bajunya yang berantakan dan duduk seperti semula
"tuan .... ini rekaman cctv nya" ucap Raka menyerahkan rekamannya.
Reyhan langsung memasukkan rekaman nya di laptopnya dan melihat kejadian tadi diluar ruangan direktur.
"kau tadi berkelahi dengan kia" tanya reyhan heran
"siapa yang berkelahi,cuma adu mulut aja" ucap Nisa cengengesan
"itu sama aja" ucap reyhan ketus
"Nisa baru kali ini saya melihat yang berani menjawab omongan kia,kau sangat berani" ujar Raka melihat Nisa
"saya bilang,saya tidak berkelahi dengan nona kia,cuma adu mulut aja" ucap Nisa menjelaskan
"itu sama aja Mak lampir" ucap reyhan ketus
"iya aku tau" jawab reyhan dingin
"jadi,tuan kenapa tidak mendekati nona kia saja ,diakan cantik,tinggi, rambut bergelombang seperti model gitu", ujar Nisa
"tidak,aku tidak menyukainya dia matre" ucap reyhan ketus dan kembali duduk di kursi direktur
"oh" Nisa membulatkan mulutnya dan mengangut-mangut mengerti
"tuan saya mau keluar ada yang mau saya kerjain lagi tuan" ucap Nisa
"tunggu" panggil reyhan
"iya tuan" sahut Nisa
__ADS_1
"nanti pada waktu jam makan siang kemarilah,temani aku makan" perintah reyhan
"baik tuan" ucap Nisa dan meninggalkan ruangan direktur.
___________
"apa tuan sudah menyukai nya" tanya Raka heran
"tidak,aku hanya menyuruh nya menamani aku maka siang" ucap reyhan dingin
"apa tuan yakin,tidak biasanya tuan menyuruh orang yang baru tuan kenal" ucap Raka cengengesan
"kenapa" ucap Reyhan ketus
"tidak apa-apa tuan" ucap Raka cengengesan
"kau kembali lah bekerja" ucap reyhan dingin
"baiklah tuan"
"ooiya tuan, pada saat tuan mendekati nya jantung tuan tidak berdetak sangat kencang" ucap Raka menggoda.
"kau!!!
" sekarang keluar lah" ucap reyhan tegas.
Raka langsung meninggalkan reyhan dari ruangan direktur ,karena dia tau kalau berlama-lama disitu dia akan kena imbas dari tuannya
"kenapa raka ngomong seperti itu,apa aku menyukainya" gumam reyhan dalam hati
bersambung,,,,,,
__ADS_1
hallo readers jangan lupa komen ya dibawah👇 dan jangan lupa like'👍🤗