Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 59. episode .59.


__ADS_3

"kau tidak apa-apa " tanya reyhan dan mengelus pundak Belakang Nisa.


Nisa yang mendengarkan perkataan reyhan dia hanya menjawab menggelengkan kepalanya.


"kau tidak apa-apa nak, apa perkataan Tante ada yang salah" tanya mama Jenni heran


"ah .... tidak ada Tante" ucap Nisa dan memberikan senyumanya yang begitu manis


"lihat saja tuh ma .... kak reyhan perhatian sekali dengan kak Nisa" bisik Alana kepada mamanya


"iya bener, kalau begini? kita nikahi segera" bisik mama Jenni


"iya ma .... secepatnya" balas Alana dan mengedipkan matanya untuk memberikan kode kepada mamanya.


disisi lain reyhan dan nisa melihat tingkah laku seorang anak dan mamanya membuat mereka berdua binggung dan mengerutkan dahinya.


" Tante dan Alana kenapa mengikuti gaya kita berbisik tadi" bisik Nisa dan menyenggol lengan reyhan


"mana ku tau, apa mereka menjalankan suatu rencana" tanya reyhan dan membalas bisikan Nisa


"rencana? mana mungkin" bisik Nisa


"mungkin saja, aku sudah hapal dengan sifat keluarga ku" bisik reyhan dan memandang wajah Nisa


"apalagi yang duduk disamping ku" goda reyhan dan mengedipkan matanya


"apaansih" ucap Nisa dan mencubit pinggang reyhan


"aaww .... untung gak sakit" ucap reyhan dan memandang wajah Nisa terus menerus


disisi lain papanya reyhan melihat istrinya berbisikan kepada anaknya dan reyhan berbisikan kepada calon istrinya membuat dia binggung. papa Kelvin ingin berbisikan tapi dia tidak ada kawan untuk mengajak berbisik.


"ehemmm .... " deheman papa Kelvin


seketika reyhan, Nisa, Alana dan mama Jenni langsung melihat papa Kelvin.


"jadi , ceritanya ni gak jadi makan" ucap papa Kelvin dingin


"jadi dong pa" ucap mama Jenni dan menghidangkan makanan untuk suaminya, sedangkan Nisa menghidangkan makanan untuk Alana dan reyhan.


di meja makan tampak hening, tidak ada satupun yang berbicara, yang terdengar hanyalah suara garpu dan sendok di piring.


setelah selesai makan Nisa ,Alana dan mama Jenni membersihkan sisa makanan yang ada di meja makan dan dipiring. sedangkan dua laki-lakinya pergi ke taman halaman rumah.


#ditaman


Reyhan dan papa Kelvin sedang duduk di kursi taman dan menghirup udara segar dimalam hari, mereka berdua melihat kunang-kunang yang berterbangan membuat taman itu di malam hari semakin indah.

__ADS_1


"Reyhan .... papa ingin membicarakan sesuatu, ini tentang kamu" ucap papa Kelvin dengan wajahnya yang serius


"iya pa" sahut reyhan


"Reyhan kapan kamu menikah, usiamu Hampir memasuki kepala tiga" ucap papa Kelvin


" pa .... Reyhan sudah menemukan wanita Cocok untuk reyhan" ucap reyhan terpotong


"papa tau itu, papa hanya bertanya kapan kau akan segera menikahinya" jawab papa Kelvin.


"segera pa .... dan dari mana papa tau tentang soal ini" tanya reyhan heran


"Alana " sahut papa Kelvin


" sudah reyhan tebak, Alana memang tidak bisa merahasiakan sesuatu" gumam lirih reyhan


"Reyhan carilah istri yang bisa membuat mu bahagia ,suka duka bersamanya. papa hanya tidak ingin terulang lagi seperti dua tahun yang lalu " ucap papa kelvin menjelaskan


" Reyhan tau pa .... Nisa itu gadis yang baik, dia gadis yang mandiri, pekerja keras dan disisi lain untuk menjadi ibu rumah tangga dia pandai memasak dan menyayangi Alana seperti adiknya sendiri dan satu hal yang paling penting, Nisa hal apapun itu dia tidak pernah memandang uang" ucap reyhan yang begitu panjang.


"itu bagus nak, papa tidak mau mempunyai menantu seperti seyla, dia hanya menggunakan mu untuk bisa merasakan kekayaan dan bisa menghabisi uangmu" ucap papa Kelvin geram


"sudahlah pa .... kejadian itu lupakan saja" ucap reyhan


"baiklah .... oh iya reyhan kapan kamu melamar Nisa ke orang tuanya" tanya papa Kelvin


" segera pa dan itu jadi kejutan baginya" ucap reyhan dengan senyumannya yang begitu merekah


" tenang saja pa .... papa mau cucu perempuan yang cantik seperti ibunya atau laki-laki yang ganteng seperti ayahnya" balas reyhan dan menggoda ayahnya


"terserah nak, yang penting cucu papa sehat-sehat aja" ucap papa Kelvin yang begitu bahagia


"baiklah , lebih baik kita masuk dan ini udaranya semakin dingin" ucap papa Kelvin dan berdiri dari duduknya


"iya pa" sahut reyhan dan ikut berdiri dari duduknya


Kelvin dan reyhan masuk kedalam rumah dan mencari tiga wanita yang sedang ada di dapur, mereka berdua berjalan sekeliling dan menemukan tiga wanita yang mereka cari yang sedang duduk di sofa.


Kelvin dan reyhan menghampiri tiga wanita itu dan ikut duduk di sofa.


"Reyhan .... papa lupa bilang sama kamu" ucap papa Kelvin terpotong.


Alana, Nisa dan mama Jenni yang fokus berbicara bertiga , langsung melihat reyhan dan Kelvin yang sedang berbicara serius.


"bilang apa pa?" tanya reyhan heran


"rekan kerja papa, anaknya besok akan menikah, dan reyhan dan Nisa akan menggantikan papa dan mama. iyakan ma" ucap papa Kelvin dan memandang wajah istrinya

__ADS_1


"iya nak , mama dan papa lebih baik dirumah menjaga Alana" tutur mama Jenni dengan senyumannya


"Nisa mau kan menemaninya reyhan besok" tanya mama Jenni dan mengelus rambut Nisa secara lembut


Nisa yang mendengar perkataan mama Jenni dia hanya menjawab menganggukkan kepalanya.


"baiklah karena ini sudah waktunya tidur, mama dan papa kembali kekamar" ucap mama Jenni dan beranjak dari duduknya begitu juga dengan papa Kelvin, mereka berdua jalan bersamaan dan menuju kekamar .


dan yang tertinggal duduk di sofa hanya Alana, Nisa dan reyhan. Reyhan berpindah duduk dan duduk disamping Nisa.


"emm .... kak lebih baik Alana juga mau masuk ke dalam kamar, Alana mengantuk" ucap Alana


"tunggu " seru reyhan


"sudah ku tebak pasti kena marah ni, tentang kejadian dari mana mama dan papa tau tentang soal kak Nisa dan apa hubungannya" gumam Alana dalam hati dan gelisah karena takut kena marah oleh kakaknya.


"iya kak" jawab Alana cengengesan


"duduklah, kakak ingin bertanya sesuatu kepadamu" ucap reyhan dingin


"aduh .... aku harus bagaimana ini ,tamatlah aku" gumam Alana dalam hati dan memasang wajahnya yang berpura-pura senyum.


"iya kak" jawab Alana dan duduk di sampingnya Nisa.


"besok adalah hari weekend, apa kau keluar dan berjalan-jalan" tanya reyhan


"kok malah nanyak tentang itu sih, bukannya aku pikir kak reyhan akan marah kepada ku" gumam alana dalam hati dan mengerutkan dahinya


"tidak kak, Alana tidak kemana-mana , emangnya kenapa kak? tanya Alana heran


"besok temani Nisa mencari gaun untuk kepesta yang papa beritahu barusan, karena kakak ada pekerjaan mendadak , jadi kakak tidak bisa menemani Nisa mencari gaun" ucap reyhan menjelaskan


"owh soal itu tenang aja kak, serahkan semuanya kepada Alana" ucap alana begitu bahagia


"yeaa .... aku pikir hari ini tamatlah jiwaku Karena sudah kena marah tentang tadi" batin Alana


"itu bagus, yasudah pergilah tidur" ucap reyhan


" baik kak" jawab Alana dan beranjak dari duduknya. alana menaiki anak tangga dan menuju ke kamar.


disisi lain yang duduk di sofa tinggal Nisa dan reyhan.


_


_


_

__ADS_1


_


bersambung ,,,,,


__ADS_2