
Nisa menuruni anak tangga dan pergi ke meja makan dan sudah ada yang menunggu dia dan reyhan.
"kak Nisa,dimana kakak" tanya Alana
"dia masih dikamar" ucap Nisa dan duduk didepan Alana,Alana hanya menjawab mengangguk-anggukan kepalanya
"sudah makanlah dulu,sini piring nya biar kakak siapin" ucap Nisa ,
Alana memberikan piring nya dan di siapin oleh Nisa
"apa Alana mau susu coklat"tanya nisa
"iya kak"
"oke baiklah, biar kakak siapin dulu"ucap Nisa dan meninggalkan Alana,Nisa memanaskan air dan membuat susu coklat, setelah selesai Nisa memberikan nya kepada Alana
Reyhan yang telah selesai mandi,dia memakai jasnya yang sesuai dengan warna kulit nya dan merapikan rambutnya ,tidak lupa dia meminum kopi yang sudah disediakan oleh Nisa, setelah selesai reyhan menuruni anak tangga dan pergi ke meja makan.
Nisa yang telah melihat reyhan duduk ,dia menyiapkan makanan untuk reyhan
mereka pun makan dalam ketenangan hanya bunyi sendok dan piring yang bergesekan yang terdengar ,hingga akhirnya Alana memecahkan kesunyian
"bibir kakak kenapa bisa terluka" tanya Alana Kepada nisa
Nisa yang mendengarkan perkataan Alana langsung tersedak, reyhan yang melihat Nisa tersedak langsung memberikan air kepada Nisa
"apa kau tidak apa-apa "tanya reyhan khawatir,
Nisa hanya menjawab mengangguk-anggukan kepalanya
"kak,aku tadi bertanya, kenpa bibir kakak bisa terluka" tanya Alana kembali ke Nisa,Nisa yang mendengar perkataan Alana langsung menoleh ke arah Reyhan
"ah,,,i,,ini hanya tergigit ketika kakak makan semalam "jawab Nisa gugup ,
__ADS_1
Nisa kembali menoleh ke arah Reyhan dan memberikan kode kepada reyhan supaya bisa membantu nya
"tapi ini tidak seperti Kakak sendiri yang mengigit,tapi orang lain" ucap Alana heran dan melihat bibir Nisa
Reyhan yang tengah lagi minum dia langsung tersedak hingga dia batuk batuk dengan apa yang dikatakan oleh Alana
"kau tidak apa apa" tanya Nisa khawatir, reyhan hanya menjawab menganggukkan kepalanya
"Alana selesaikan makanan mu" ucap reyhan ketus dan memandang wajah Nisa terus menerus,Nisa yang merasa wajah nya dilihat terus menerus oleh reyhan langsung menoleh ke arah Reyhan, Reyhan memberikan kode kepada Nisa untuk setelah makan ikutlah bersama ku, Nisa yang melihat kode dari reyhan langsung mengerti.
"kakak sudah selesai makan,kakak akan pergi ke kantor sekarang" ucap reyhan dan meninggalkan nisa dan Alana
"emm,,,,,Alana kakak pergi kedepan dulu" ucap Nisa,
akan Hanya menjawab menganggukkan kepalanya
Nisa yang tengah mencari reyhan,dia melihat sekeliling rumah tapi tidak menjumpai reyhan, tiba tiba ada yang menarik tangan Nisa,Nisa otomatis berteriak dan reyhan langsung menutupi mulut Nisa
"kau selalu saja berteriak" ucap reyhan ketus dan melepaskan tangannya dari mulut Nisa
"sudah lah,sini aku lihat bibir mu yang terluka" ucap reyhan dan memegang bibir Nisa
"apa masih terlihat lukanya" tanya Nisa, reyhan hanya menjawab menganggukkan kepalanya
"ini gara gara kau gerandong,kenapa kau menciumku dan meninggalkan bekas di bibir ku" gerutu Nia
Reyhan yang melihat Nisa mengoceh langsung menarik tubuh Nisa dan mengecup ujung bibir Nisa yang terluka
"sudah, sekarang sudah membaik" ucap reyhan dan mengacak rambut Nisa,Nisa yang melihat tingkah laku reyhan dia hanya berdiri seperti patung.
"hey,,,Mak lampir kenapa aku berdiri seperti patung begini, seperti baru kali ini aja dicium oleh ku" ucap reyhan heran dan menggoyangkan tubuh Nisa
"hey,,,tuan otak mesum, kenapa kau menciumku" tanya Nisa geram
__ADS_1
"itu obat, supaya cepat sembuh" ucap reyhan cengengesan dan pergi meninggalkan Nisa
"apa obat!!! obat dari mana itu namanya ,bilang aja dia mau mencium ku lagi, dasar tuan otak mesum" gerutu Nisa dan menendang meja yang ada di sampingnya
"ssttt,,,,, Argghhh,,, kenapa aku menendang meja ini" gerutu Nisa dan pergi kembali ke meja makan ,Nisa kembali duduk di mana dia duduk tadi sebelum nya
"kakak tadi kemana ,kenapa lama sekali* tanya Alana heran
"kakak tadi menelfon seseorang makanya lama" jawab Nisa berbohong,
Alana hanya membulat kan bibir nya dan berkata "oh"
"apakah kakak tidak bekerja hari ini" tanya Alana heran
"tidak, kakak mu menyuruh kakak untuk istirahat di rumah" ucap Nisa dan menyedokkan makanan ke mulutnya
"wah,,,kakak Sangat perhatian kepada kak Nisa, biasanya kalau kakak seperti ini pasti dia sudah mulai menyukai kak Nisa" ucap Alana panjang lebar,Nisa yang mendengar perkataan Alana langsung menoleh ke arah Alana
"maksudnya kakak tidak mengerti" tanya Nisa heran
"maksudnya kalau kak reyhan sudah mulai perhatian kepada kak Nisa atau pun mengkhawatirkan kakak,itu tandanya kak reyhan sudah mulai menyukai kakak, jarang sekali kak reyhan bersikap seperti ini, terakhir kali kak reyhan bersikap perhatian itu sama kak seyla" ucap Alana menjelaskan
"seyla!!!!!! siapa dia" tanya nisa heran
_
_
_
_
bersambung,,,,,,,
__ADS_1
hallo readers jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇😊
dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗❤️