Menikahi Bos Menyebalkan

Menikahi Bos Menyebalkan
eps 60. episode .60.


__ADS_3

disisi lain yang duduk di sofa tinggal Nisa dan reyhan.


"yasudah tuan, aku juga ingin tidur dan masuk kekamar" ucap Nisa dan ingin beranjak dari duduknya tapi itu ditahan oleh reyhan.


"nanti saja" sahut reyhan


Nisa yang mendengar perkataan reyhan ,dia kembali duduk di sofa dan memandang wajah reyhan.


" apa kau tidak ada yang mau kau tanyakan tentang soal apa yang di katakan oleh mama" tanya reyhan serius


"tidak .... mungkin saja tadi Tante hanya bercanda" ucap Nisa yang berpura-pura tidak tau, padahal Nisa tau apa yang di Maksud oleh mama Jenni .


"tapi itu tidak bercanda" seru reyhan dan memegang tangan Nisa


"ya ampun gerandong, apa yang mau aku bilang lagi, aku sudah tidak bisa berbicara apa-apa kalau tentang itu", gumam Nisa dalam hati dan Nisa menelan Salivanya begitu susah


"ma .... maksudnya " tanya Nisa gugup


"ah tidak .... ini Waktunya tidak tepat ,besok saja aku akan mengungkapkan perasaan ku setelah pulang dari pesta" gumam reyhan dalam hati


"tidak ada, sekarang tidurlah" ucap reyhan dan mencubit kedua pipi Nisa


Nisa yang mendengar perkataan reyhan membuat dia binggung dan mengerutkan dahinya.


"o ....oh iya, aku akan segera pergi kekamar " ucap Nisa yang masih terasa binggung dengan sikap reyhan.


reyhan mendekati wajahnya dan mengecup kening Nisa.


"sudah .... sekarang pergilah" ucap reyhan dengan nada lembut.


Nisa yang melihat tingkah laku reyhan yang berubah-ubah membuat dia semakin bingung , dia lebih baik beranjak dari duduknya dan pergi ke kamar.


"tuan gerandong kenapa ya? kenapa sikapnya berubah-ubah" gumam Nisa lirih yang sambil menaiki anak tangga dan pikirannya sudah entah kemana.


"dan maksud dia mau mengatakan sesuatu dan itu tidak jadi kenapa?" gumam Nisa lagi


"aku tidak habis pikir dengan sikap tuan gerandong itu" batin Nisa dan sudah sampai di kamar Alana. Nisa masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuhnya di ranjang di samping Alana yang sudah tertidur.


******


Reyhan yang sudah melihat Nisa masuk kedalam kamar dan duduk di sofa sendirian , dia mengambil handphone nya dan menelpon Raka.


"hallo tuan" ucap Raka di telpon


" Raka besok malam aku akan mengungkapkan perasaanku kepada Nisa, buatlah suasana romantis yang ditaburi bunga mawar merah", seru reyhan

__ADS_1


"baik tuan, dan selamat tuan sebentar lagi tuan akan segera menikah" ucap Raka yang begitu bahagia kalau tuannya akan segera menikah .


"terimakasih, baiklah aku tutup telpon nya" ucap reyhan.


"baik tuan" jawab raka.


Reyhan yang mendengar perkataan itu dia mematikan telpon nya dengan Raka dan menaiki anak tangga menuju ke kamar.


*******


di pagi hari yang cerah cahaya matahari memasuki sekeliling ruangan. angin yang berhembus segar dan membuat sejuk sekeliling ruangan.


nisa mengerjapkan kedua matanya, dia melihat sudah pagi dia mulai bangun dari tidurnya dan menuju kekamar mandi, Nisa merendamkan tubuhnya di bathup yang begitu lama. Nisa masih berfikir apa yang di katakan oleh reyhan tadi malam, dia tidak habis pikir maksud dari kata-kata Reyhan yang sempat belum dia jelaskan.


setelah selesai Nisa mandi, dia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang melintir di bagian bidang dadanya. Nisa mengambil baju dress yang berwarna hijau lumut, dia tidak membaluti wajahnya dengan make up, dia lebih suka Natural. walaupun wajahnya tidak di baluti make up , itu tidak menghilang aura kecantikannya.


Nisa membangunkan Alana dan turun kebawah untuk menyiapkan sarapan pagi.


Nisa mengambil beberapa sayur di kulkas untuk dimasaknya, Nisa mulai memotong sayur dan memasaknya di wajan, setelah selesai memasak Nisa menghidangkanya di meja makan.


"Nisa kau sudah selesai memasak, maaf ya nak Tante gak bisa batu" ucap mama Jenni sedih


"sudahlah Tante tidak apa-apa" ucap Nisa dengan senyumannya yang begitu merekah.


"baiklah, Tante akan memanggil suami Tante dan Alana" ucap mama Jenni mengelus rambut Nisa dan meninggalkan Nisa.


" baik Tante" sahut Nisa.


Nisa menaiki anak tangga dan menuju kekamar reyhan.


tok .... tok ....


Nisa mengetuk pintu kamar reyhan, tapi tidak ada sahutan dari dalam. Nisa berulang kali mengetuk pintu tapi tidak ada juga sahutan dari reyhan.


"gerandong ini mentang-mentang ini hari weekend ,bangunnya lama" gerutu Nisa dan membuka pintu kamar reyhan. Nisa melihat reyhan yang masih tidur dan dibaluti dengan selimut, nisa berjalan dan mendekati reyhan yang tengah tertidur pulas.


"hey tuan .... bangun" ucap Nisa menggoyangkan lengan reyhan


"hmm .... sebentar lagi" jawab reyhan dan tidak mau membukakan kedua matanya


"cepatlah bangun, tidak ada kata sebentar ini sudah pagi" ucap Nisa dan menggoyangkan tubuh reyhan.


"iya-iya bawel banget sih" gerutu reyhan dan membuka kedua matanya. Reyhan langsung menariknya tangan Nisa dan Nisa terjatuh di ranjang, reyhan yang melihat itu langsung menindih tubuh Nisa.


" sekarang aku sudah bangun, aku meminta kiss darimu" ucap reyhan dengan senyuman liciknya

__ADS_1


" kiss apa" tanya Nisa yang berputar tidak tau


"kau polos apa bodoh sih, masak kata kiss kau tidak tau juga artinya" gerutu reyhan dan bergeser dari tubuh Nisa. Reyhan lebih baik berbaring disamping Nisa dari pada menindih tubuh Nisa.


Nisa yang melihat reyhan sudah tidak menindak tubuhnya dia langsung duduk dan melihat wajah reyhan yang agak cemberut karena tidak dituruti kemauannya.


"hey tuan gerandong .... pigi mandi sana setelah itu makan,karena Tante, om dan Alana sudah nunggu di bawah" pinta nisa.


tapi reyhan tidak menggubrisnya sama sekali, dia lebih membelakangi Nisa dan tidak berbaring menghadapi nisa.


"ni anak kalau tidak dituruti kemauannya sama seperti anak kecil yang meminta permennya tapi tidak dituruti" Gumam Nisa dalam hati


"jadi aku harus gimana, gak mungkin kan aku turuti kemauannya , tapi kalau tidak dituruti pasti dia tidak mau mandi dan makan" gerutu Nisa dalam hati


"Argghhh .... kau ini gerandong, pantas saja aku memanggilmu gerandong otak mesum, lihatlah kelakuan dia sekarang" umpat Nisa kesal


Nisa tidak punya pilihan lagi, dia mendekati wajahnya dan memandang wajah reyhan yang sedikit cemberut. Nisa mencium pipi reyhan dan setelah itu menjauh dari wajah reyhan.


"sudah .... sekarang pergilah mandi" ucap Nisa ketus


"gitu dong" ucap reyhan mencubit kedua pipi Nisa. Reyhan mendekati wajahnya dan mengecup ujung bibir Nisa. Nisa yang melihat reyhan tiba-tiba mengecup ujung bibirnya dia langsung mencubit pinggang reyhan.


"kau ini, sudah cepat pigi mandi sana" ucap Nisa ketus dan mendorong tubuh Reyhan untuk menuju ke kamar mandi


"iya-iya, oh iya bereskan tempat tidur ku ya" ucap reyhan dan mengedipkan matanya


"iya" jawab Nisa dan mulai merapikan tempat tidur reyhan, setelah selesai Nisa mendekati kamar mandi.


"hey .... tuan gerandong itu sudah aku rapikan, aku turun kebawah duluan" teriak Nisa


"jangan turun kebawah tanpa aku" teriak reyhan dari dalam kamar mandi.


"Argghhh .... dia memang begitu menyebalkan" gumam Nisa lirih dan pergi duduk di sofa untuk menunggu reyhan selesai mandi dan berpakaian.


_


_


_


_


bersambung,,,,,,,


hallo readers jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇😊

__ADS_1


dan berikan vote kalian sebanyak-banyaknya 🤗🙏❤️


__ADS_2