
"hey .... Mak lampir kau selalu ngoceh,sudah ayo masuk" sahut reyhan Ketus
Reyhan pun berjalan duluan dan meninggalkan nisa.
"heiii .... tuan tunggu" ucap Nisa sedikit teriak
tapi reyhan tidak melihat nya,dia terus berjalan dan meninggalkan Nisa.
"kau lama sekali" ucap reyhan ketus
"gimana gak lama,kaki saya kan sakit" ucap Nisa mengerutu kesal
"sudah,duduklah"sahut reyhan
reyhan memanggil seorang pelayan dan memesan makanan.
"kau mau makan apa" tanya reyhan
"Hmm .... saya ikut tuan aja" ujar Nisa
"saya pesan makanan ini dua"ucap reyhan kepada pelayan
"baik tuan, minumannya tuan" tanya seorang pelayan wanita
"jus jeruk dua" ujar reyhan
"baik tuan" ucap seorang pelayan
Tut .... Tut .... Tut ....( suara handphone berbunyi)
"tuan itu ada yang menelfon" ucap Nisa
"em .... aku pergi keluar bentar, untuk mengangkat telfon ini" ucap reyhan meninggalkan Nisa.
"hallo"
"hallo tuan" ucap Raka
"apa ada kabar tentang Nisa"tanya reyhan
"ada tuan,Nisa berkerja hari ini,karena ibu tiri nya tuan,dia dipaksa bekerja karena kalau dia tidak bekerja dia akan dikurung di gudang dan ibu tiri Nisa bilang , Nisa harus mengganti biaya pengobatan Nisa kemarin tuan" ucap Raka menjelaskan
__ADS_1
"apa ? ibunya begitu sangat kasar" ucap reyhan ketus
" iya tuan,ibu kandung Nisa sudah meninggal setelah melahirkan Nisa tuan,dan Nisa dirawat oleh ayahnya,dan ketika masih sekolah,Nisa harus mencari biaya sekolah dia sendiri" ucap Raka menjelaskan
"Emm .... dia orang nya mandiri" ucap reyhan
"iya tuan,cuma informasi itu yang saya dapat tuan" ucap Raka
"baiklah"
"iya tuan"
Reyhan mengakhiri telpon dan kembali duduk bersama Nisa*.
__________
"siapa tuan" tanya nisa
"itu GK penting,kau sudah selesai makannya" tanya reyhan
"sudah tuan,tuan tidak memakan makanannya"tanya Nisa
"tidak,aku sudah kenyang"ucap reyhan ketus
"kau untuk beberapa hari ini,kau tinggal dirumah ku" ucap reyhan
"saya kenpa tinggal dirumah tuan,saya kan punya rumah sendiri" ujar Nisa
"apa kau mau kena tersiksa sama ibu tiri mu lagi" ucap reyhan ketus
"tu .... tuan tau dari mana" tanya nisa gugup
"itu kau tidak perlu tau" ucap reyhan ketus
"aku menyuruhmu tidur dirumah ku karena permintaan maaf karena sudah menginjak kaki mu" ujar reyhan menjelaskan
"sudahlah tuan lebih baik saya pulang kerumah aja" ujar Nisa
"tidak" ucap reyhan ketus dengan tatapan mata yang tajam
"iya-iya,tapi aku harus menelfon ayahku dulu tuan" ucap Nisa
__ADS_1
"emmmm ...."
#ditelfon
"emm .... hallo ayah" ucap Nisa
"iya hallo nak" ucap ayah Nisa
"Nisa beberapa hari ini tidur rumah kawan Nisa ayah,apakah boleh ayah"tanya Nisa
"boleh sayang" jawab ayah nisa
"makasih ayah,Nisa tutup telfon nya dulu ya ayah" ujar Nisa
"baiklah"ucap ayah Nisa
______
"apa sudah" tanya reyhan
"sudah tuan,tapi baju saya kan belum di ambil dirumah" tanya Nisa
"itu urusan yang gampang"ujar reyhan
"dan kau satu Minggu jangan bekerja,kau temani alana di rumah" ucap reyhan menjelaskan
"tapi kenapa saya tidak bekerja tuan" tanya Nisa.reyhan memijat dahi ya karena tingkah Nisa yang begitu menggeramkan.
"apa kau lupa kaki mu masih sakit, kau harus banyak istirahat" ujar reyhan menjelaskan
"tapi tuan ini sudah gakpapa kok" ucap Nisa
" tidak,kau harus istirahat" ucap reyhan ketus
" iya-iya gerandong,bawel banget sih" gumam Nisa lirih
"sudah ayo kita pulang" ucap reyhan menarik tangan Nisa.
"iya-iya .... pelan-pelan Napa jalananya,kaki ku masih sakit"ucap Nisa
"oooiiya aku lupa" ucap reyhan
__ADS_1
bersambung,,,,,,,,,,,,,