
disisi lain Nisa yang berlari keluar dari pesta dan menuju jalan raya yang dia tidak ketahui, dia tidak bisa menahan air matanya dan air matanya jatuh menetes membasahi pipinya
Nisa berjalan dan terus berjalan yang dia tidak tahu tau jalan yang dia tujui.
air matanya terus mengalir karena melihat seyla yang begitu romantis dan manja kepada reyhan, hatinya sangat terluka sampai di tidak tahu di hadapannya ada batu yang besar.
Nisa terjatuh dan lututnya terluka dan mengeluarkan cairan darah merah yang begitu Segar.
"hiks .... hiks .... kau sangat bodoh Nisa, yang mengharapkan cinta dari tuan reyhan" ucap Nisa yang air matanya keluar semakin deras.
"hiks .... hiks .... sekarang aku mengerti, aku tidak pantas untukmu, aku ini hanyalah gadis miskin, yang bekerja di perusahaannya. Dan seyla, dia adalah seorang gadis yang kaya dan cantik" gumam Nisa dan mulai mengahapus air matanya yang terus mengalir.
Nisa mulai berusaha berdiri dan melepaskan high heels dari kedua kakinya dan berjalan tidak menggunakan High heels.
Nisa berjalan sedikit pincang, dan terus berjalan entah kemana. Darah di lututnya semakin banyak mengeluarkan cairan darah, tapi Nisa tidak merasakan sakit di bagian kakinya. Dia masih berfikir tentang kejadian seyla memeluk reyhan, sampai dia tidak memikirkan luka di bagian kakinya.
*******
Reyhan yang mengejar Nisa, dia tidak tahu harus mencari kemana lagi.
"Nisa .... kau dimana" gumam reyhan yang begitu khawatir, dan mengusap wajahnya dengan kasar.
"sial .... ini gara-gara seyla, Nisa jadi salah paham. kalau aku berjumpa lagi dengan mu seyla, aku tidak akan melepaskanmu" ucap reyhan geram dan mengepalkan kedua tangannya.
Reyhan mulai berlari dan mencari sekeliling ruangan pesta, tapi itu hanya sia-sia, reyhan sama sekali tidak menemukan Nisa.
Reyhan menumbuk tangannya di tembok dan mengeluarkan cairan darah merah yang segar.
"Argghhh .... sial" ucap reyhan dan sekali lagi menumbuk tangannya di tembok, darah ditangan reyhan semakin banyak mengeluarkan cairan darah.
"Nisa kau dimana, aku sangat mengkhawatirkanmu" batin reyhan dan mengusap wajahnya dengan kasar.
Reyhan mengambil handphone dan menelponnya Hendra.
"hallo Rey" ucap hendra di telpon yang kebingungan melihat reyhan yang meneleponnya.
"Ndra, apa kau melihat Nisa" tanya reyhan yang begitu khawatir
"tidak .... bukannya Nusa bersamamu" ucap hendra mulai kebingungan
"Argghhh .... sial" ucap reyhan dan mengacak-acak rambutnya
"kenapa Rey .... apa Nisa tidak bersamamu" tanya hendra khawatir
"dia menghilang .... aku sudah mencarinya, tapi aku tidak menemukannya" ucap reyhan yang mulai frustasi
"apa !!! kenapa bisa terjadi seperti ini" ucap hendra yang begitu kaget
"nanti saja aku jelaskan, yang terpenting adalah, bantu aku mencari nisa. aku akan menyuruh Raka untuk mempersiapkan beberapa bodyguard untuk mencari Nisa dan melindunginya" ucap reyhan menjelaskan
"baiklah,aku akan membantumu mencarinya" ucap hendra dan mematikan telpon dari reyhan.
__ADS_1
Reyhan terus mencari Nisa, tapi tetap tidak menemukan Nisa sama sekali
*******
Nisa yang terus berjalan dengan kaki yang terluka dan air mata terus mengalir,
dia hanya bisa menundukkan kepalanya dan tidak tahu arah jalan yang ditujui.
"hiks .... hiks ....mulai sekarang aku tidak akan mendekatimu lagi tuan" ucap Nisa dan terduduk di jalan raya, dia tidak bisa meneruskan berjalan dengan kondisi kakinya yang terluka, dan selalu terbayang dengan kejadian di pesta.
"hiks .... hiks .... aku hanya menjadi orang ketiga diantara mereka berdua" ucap Nisa dan semakin deras mengeluarkan air mata.
jalan yang begitu sunyi dan sedikit gelap, hanya ada satu lampu yang bisa menerangi jalan.
Nisa tidak mengetahui ada dua preman, yang mengikutinya dari tadi, dua preman itu berjalan semakin mendekati kearah Nisa.
"lihat itu .... ada gadis cantik, di tempat sesunyi ini" ucap salah satu preman
"ya .... bagaimana kalau kita menikmati tubuhnya saja" ucap preman dengan senyuman liciknya.
"tentu saja .... tubuh yang begitu putih dan rambut terurai membuat kita semakin tergoda" ucap salah satu preman.
dua preman itu semakin mendekati Nisa dan memegang pundak bahu belakang Nisa.
Nisa yang merasa pundak belakangnya di pegang, dia spontan langsung menoleh kebelakang.
"si .... siapa kalian" ucap Nisa yang begitu ketakutan
"lepaskan .... jangan bersikap lancang" ucap Nisa geram dan menepis tangan preman.
Nisa sedikit mundur kebelakang dengan keadaan terduduk.
"hey .... jangan seperti itu, kami berdua hanya ingin menikmati tubuhmu saja" goda preman dan memegang bahu Nisa.
"lepaskan .... aku bilang lepas" ucap Nisa mulai ketakutan dan berusaha melepas tangan preman yang ada di bahunya.
Preman yang memegang bahu Nisa dan melihat Nisa mulai bertindak, dia langsung bersikap kasar dan merobek gaun nisa di bagian bahu Nisa.
dan preman yang satu lagi memegang tangan yang satu lagi untuk menahan Nisa.
"tolong .... tolong ....
lepaskan aku sekarang"teriak Nisa dan berusaha melepaskan kedua tangan preman itu
"percuma saja kau berteriak, disini jalan yang sangat sunyi, tidak ada orang satu pun yang akan kemari" ucap salah satu preman
Nisa yang mendengar perkataan preman itu, dia menelan Salivanya yang begitu susah dan wajahnya yang begitu pucat akan ketakutannya.
"a .... aku mohon lepaskan aku" ucap Nisa ketakutan dengan air matanya yang mengalir begitu deras.
"tidak begitu saja .... aku akan melepaskanmu, ketika kami berdua sudah puas dengan tubuhmu" ucap salah satu preman dan memegang dagu runcing Nisa
__ADS_1
"tuan reyhan kau dimana, sekarang aku butuh pertolongan mu" batin Nisa dengan air matanya mengalir begitu deras ke pipinya.
"hey .... jangan menangis, kami hanya ingin menikmati tubuhmu saja" ucap salah satu preman dan menghapus air mata Nisa.
Nisa yang melihat itu di menunjang bagian utama laki-laki yang menghapus air matanya dan menggigit tangan preman yang memegang bahunya.
ketika kedua Preman itu lengah dengan kesakitan, nisa mulai berusaha berdiri dan menyelamatkan dirinya dengan berlari sedikit terpincang.
"hey kau jangan lari" teriak kedua Preman dan mulai mengejar Nisa.
"aku tidak akan memaafkanmu, ini yang kedua kali nya ,kau sudah menunjang ku" ucap salah satu preman yang begitu marah.
Nisa terus berlari,dan dia tidak tahu tujuan dia berlari, sampai dia tidak sanggup berlari dan terjatuh karena tersandung oleh batu.
"ssttt arghh .... " teriak Nisa yang meringis kesakitan
"sekarang kau tertangkap juga" ucap preman dan mendekati nisa
"tolong lepasin aku .... " ucap Nisa yang memohon kepada kedua preman itu,dengan matanya mulai sembab,karena terus-menerus menangis
" tidak akan" ucap salah satu preman dan mulai merobek gaun Nisa bagian bawah, hingga gaun itu terlihat seksi,sampai diatas lutut Nisa.
"wahhh kulit mu sangat mulus dan putih" ucap kedua preman dan semakin mendekati Nisa.
"hikss .... hiks .... aku mohon" ucap Nisa dengan suara yang semakin hilang.
Nisa semakin takut melihat wajah kedua preman itu, yang ingin menikmati tubuhnya.
Nisa berusaha menutupi tubuhnya dengan tangannya, tapi itu hanya sia-sia,
preman itu memegang kedua tangan Nisa dan Nisa tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dia hanya bisa menangis dan memejamkan kedua matanya.
ketika dua preman itu semakin mendekati Nisa dan ingin menikmati tubuh Nisa,
disisi lain ada seorang laki-laki langsung menarik tubuh kedua laki-laki itu dan menghajarnya habis-habisan.
"berani sekali kau, ingin menikmati tubuhnya" ucap seorang laki-laki yang menyelamatkan Nisa.
laki-laki itu menghajar kedua preman itu habis-habisan hingga wajah kedua preman itu berlumuran darah dan tidak berdaya untuk membalas laki-laki yang menyelamatkan Nisa.
_
_
_
_
bersambung ....
author hanya bisa up 2 saja, mungkin ini bisa menghilangkan kerinduan kalian dengan reyhan dan Nisa 😊
__ADS_1
oh iya jangan lupa like dan komen di bawah ya 👇😊 dan berikan vote Kalian sebanyak-banyak ❤️🙏😊