menikahi orang india

menikahi orang india
maaf kan aku


__ADS_3

tidak berapa lama Akash pun turun dari kamarnya, dia menuju dapur untuk menemui Anita, tapi ternyata Anita sudah tidak ada disana, Akash pun menuju ke kamar anita.


" tok tok tok..." ketuk Akash di pintu kamar Anita.


' siapa juga sih malam malam begini ngetuk pintu ?? ' Anita menuju pintu kamar dengan malas Dan wajah cemberut, dia memebuka pintu.


" ayo !! " ajak Akash.


" kemana " Tanya Anita heran, masih memasang muka cemberutnya.


" Cari makanan, katanya lapar. "


" oh.... ok ok, tunggu sebentar ya." Anita girang langsung kembali masuk ke kamar bersiap siap.


Akash cuma berdiri menunggu di depan pintu kamar Anita dengan sedikit kesal menggerutu.


' dasar ' dengus Akash kesal.


" ayo.. " ajak Anita semangat dengan tersenyum lebar.


Akash berjalan santai namun terdengar langkah kakinya yang tegas mendahului langkah Anita, dia menghembuskan nafasnya kasar, sementara Anita mengikuti langkah Akash di depanya.


' hehehe.... akhirnya bisa tidur juga aku malam ini ' gumam Anita.


merekapun memasuki garansi Mobil Akash Dan memasuki Mobil yang bermodel klasik yang di miliki Akash.


( koleksi Mobil Akash banyak banget lho gaes, Mobil sport, Mobil klasik, Dan segala macam Mobil kuno pun dia punya, sampai Mobil yang mehong pun dia juga punya, namanya juga Kaya Raya, ingin apa pun pasti keturutan. )


Akash pun melajukan mobilnya menuju Rumah makan yang tidak jauh dari rumahnya.


" tuan. " panggil Anita memulai bicaranya.


" hem. " jawab Akash dingin dengan fokus mengendarai mobilnya.


" memangnya jam segini masih ada yang jual makanan ya ? "


" tentu saja ada, kalau tidak ada untuk apa aku ajak kamu keluar. " jawab Akash dingin.


' oh iya ya ... dasar bego. ' Anita.

__ADS_1


" maaf ya tuan jadi merepotkan, anda baik sekali mau mencarikan makanan untuk saya, terima kasih banyak ya tuan. "


_ Akash cuma diam. _


" ibu tuan juga baik sekali, sudah cantik baik hati lagi, hatinya lembut, penuh dengan kehangatan. "


_ lagi lagi Akash cuma diam _


' beda sekali sama kamu bos, kamu itu orangnya dingin banget kayak es dalam freezer. '


" em... tuan, Rumah tuan bagus sekali, besar juga, seperti istana, apa memang dulunya istana, kalau benar itu istana berarti tuan pasti turunan raja, iya kan ?? "


_ akash masih saja diam. _


" tuan, boleh saya bertanya ?? "


" memangnya tuan tidak punya pacar ya ? "


" kenapa tuan menyuruh saya pura pura menjadi pacar tuan, kalau mencari pacar beneran kan lebih mudah, tidak harus membohongi ibu tuan. "


" kalau memang tuan mau membantu saya untuk pulang ke negara ku kan tuan bisa memeberiku pekerjaan yang lain."


' kok diem aja sih, jawab kek, ngomong kek, diem mulu. ' batin Anita.


Akash memandang Anita tajam, setelah dia menepikan mobilnya Dan berhenti do tepi jalan, kesabaranya telah habis, ngilu dia mendengar ocehan Anita yang nyerocos tidak ada habisnya.


" sudah ngomongnya ?, diam Dan jangan banyak bicara, tugasmu hanya berpura pura menjadi pacarku, tidak untuk banyak bicara Dan bertanya, kalau kamu masih bicara terus Kita kembali ke Rumah Dan tidak usah mencari makan. " ancam Akash kesal.


' ih ... kenapa jadi marah sih... aku kan cuma Tanya, cuma memanfaatkan mulutku yang cantik ini, apa gunanya tuhan menciptakan mulut kalo tidak untuk bicara, kan mubadzir. '


" mulut apa terompet sih... ?? berisik sekali. " gerutu Akash tanpa melihat Anita.


' eh... apa... aku dengar tau ?? enak sekali menyamakan mulut ku yang seksi ini dengan terompet ?? bisa bisanya dia, tapi terserah lah dia menyamakan mulut ku ini dengan apa, yang penting aku bisa makan. '


" iya tuan maaf, aku akan diam sesuai permintaan tuan, tapi kita tetap Cari makanan kan tuan hehehe ?? " rayu Anita pada Akash yang masih belum melajukan mobilnya.


Akash menghembuskan nafasnya kasar Dan menggelengakan kepalanya melihat tingkah pola Anita yang sedikit memusingkan baginya, setelah itu dia kembali melajukan mobilnya mencari makanan.


' awalnya aku pikir kamu gadis yang anggun, pendiam, Dan tidak secerewet ini, tapi ternyata ha... ' akash kembali menghembuskan nafasnya frustasi.

__ADS_1


' hati kamu terbuat dari apa sih tuan ?? kaku banget. '


akhirnya Anita pun melewati perjalanan dengan diam membisu, Dan Akash pun juga hanya diam, fokus mengendarai mobilnya.


eh tiba tiba Akash bertanya pada Anita. "kenapa tadi saat ibu memelukmu kamu menangis ? "


' aku tidak akan jawab tuan, Salah sendiri tadi menyuruh ku diam, kena karma lagi kan kamu, setelah melarang bicara sekarang meminta ku bicara. '


anita cuma diam memandang jalanan di samping pintu jendela tidak memperdulikan pertanyaan Akash.


" hei... kalau di Tanya jawab !! " amuk Akash tanpa melihat Anita sedikitpun, lagi lagi cuma fokus pada jalanan di depanya.


" tuan bagaimana sih.. katanya aku di suruh diam tidak boleh bicara, kalau aku bicara nanti tidak jadi cari makanan, tuan lupa ?? " celoteh Anita.


" iya tapi kalau aku bertanya kamu juga wajib menjawabya. " bantah Akash kesal


' cih..wajib apanya ?? tadi aku juga bolak balik nanya gak kamu jawab tuh. ' gerutu Anita lagi.


Anita masih diam tidak menjawab pertanyaan Akash.


" ok. Kita kembali saja ke Rumah, tidak usah mencari makan. " Akash menepikan Mobil Dan memutar balik mobilnya.


Anita gelagapan melihat Mobil Akash yang sudah memutar balikkan mobilnya.


" tu..tuan.. Kita beneran gak jadi Cari makan ?? " Tanya Anita bingung.


" tidak jadi. "


" tapi kenapa tuan ?? tuan kan sudah janji mau carikan aku makan. "


" jawab dulu pertanyaan ku tadi. "


" ok..ok... tapi kita putar balik lagi Cari makan, tuan aku benar benar kelaparan saat ini. "


" cit..... " suara rem Mobil Akash yang berhenti mendadak. " kau mengaturku ?? hei ingat ya aku yang membayarmu, aku yang akan membantu mu untuk bisa pulang ke negaramu, jadi jangan coba coba membantah atau aku turun kan kau saat ini juga, biar kamu jadi gelandangan lagi, mau ?? " amuk Akash kesal sambil menatap Anita sadis.


' ayo lah Anita Cari Aman saja kamu menghadapi bule ini, dari pada kamu tidur dengan kelaparan. '


" ja.. jangan tuan, aku mohon tolong Bantu supaya aku bisa kembali ke negara ku lagi, aku mohon ... please !! " nafas Anita tersengal ingin menangis rasanya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2