menikahi orang india

menikahi orang india
menantu untuk ibu


__ADS_3

pagi tiba Dan saat saat yang dinanti pun menghampirinya, " sekarang saatnya aku harus bicara pada Akash, aku tidak ingin ibu terus terusan mengharapkan ku " rencana Anita memantapkan hatinya.


" ah.... kenapa aku harus terjebak dalam situasi rumit seperti ini sih..... ? " dia berguling guling di atas kasurnya berusaha menguasai hatinya yang sedang kusut.


" semangat Anita... semangat.... " dia berteriak sambil melayangkan tanganya yang mengepal ke atas udara, ah... kalau saja dirumahnya ada orang lain pasti dipikirnya Anita sudah mulai menggila, tapi Sayang nya Anita hanya sebatang Kara dirumahnya jadi dia bisa melakukan Hal hal gila seenak dengkulnya, hehehe....


Anita memungut handphonya yang tergeletak di lantai Karena ulah gilanya yang membuat handphonya terjatuh di lantai, dia mendial nama Akash, sebelum panggilanya terhubung ke ponsel Akash, dia menghembuskan nafasnya kasar.


di india


Akash sedang meeting dengan beberapa karyawan yang duduk berhadapan di depanya, dia mendengarkan penuh khidmat penjelasan Salah satu karyawan yang mulutnya bahkan sedikit telah berbusa Karena penjelasan yang panjang lebar.


sesaat konsentrasinya pecah ketika benda pipih yang berada di dalam saku jasnya bergetar Dan berdering, membuat sang pemiliknya sedikit terlonjak namun terlihat tenang Karena kharismanya " sebentar " ucap Akash menghentikan penjelasan karyawanya yang bahkan sekarang ini sudah mengering tenggorokanya, bagaikan oase karyawan itu melihat minuman di hadapanya Dan langsung menyeruputnya habis, ' kesempatan dalam kesempitan, mumpung bos besar lagi ngangkat telponya, aku minum aja dulu '


Akash melihat nama Anita terpajang di layar ponselnya tanpa ada foto profilnya Karena Anita malas mengacak ngacak ponselnya, bisa menelpon Dan bisa ditelpon saja sudah cukuo bagi Anita tanpa harus repot memasang wajahnya di profilnya.


' mimpi apa wanita gila ini menelpon ku ? ' dahinya sudah mengerut heran, " meeting Kita tunda dua jam lagi, silahkan lanjutkan pekerjaan kalian " Akash berdiri dari kursinya Dan pergi berlalu meninggalakan para karyawanya yang memandang heran ke arah bos nya yang kelewat aneh menurut karyawanya itu, bahkan mungkin sumpah serapah sudah dilayangkan oleh Salah satu karyawanya kepada bosnya.


' apa ? ditunda dua jam lagi ? kok bisa ? bahkan Kita belum menemukan titik temu ' gumam Salah satu karyawan.


' huh... suka suka anda deh tuan, anda memang bosnya ' batin karyawan satu nya lagi.


para karyawan yang hadir di acara meeting itu saling pandang dengan tatapan yang rumit, seolah mencari jawaban dengan sikap bosnya yang aneh itu.

__ADS_1


dev yang sedari tadi duduk setia disamping Akash pun terkejut heran, mendapati Akash yang menunda meeting nya seenak nya saja, ' huft... dasar bos gila ' dev mendengus kesal kepada bos Serta temanya itu, ' pasti Anita yang menelpon, biarkan saja mereka, lakukan sesuka kalian ! ' dia pun melipir keluar dari ruangan itu.


Akash berjalan ke ruanganya sambil menekan tombol hijau, Dan menempelkan ponselnya ke telinganya sebelah Kiri.


" hallo Anita ada apa ? " Kali ini suara Akash terdengar lebih tenang Dan lembut, sedikit ada rasa hawatir dihati akash, tidak biasanya Anita menelpon Akash duluan.


" aku ingin bicara serius dengan mu, kau ada waktu ? " Tanya Anita ragu.


" ya, katakan ada apa ? " Akash sudah sampai diruangan kerjanya Dan meletekkan ponselnya di atas meja bersandar dengan vas Bunga, dia mengubah panggilan nya ke panggilan vidio.


" Akash bicara lewat panggilan saja tidak perlu dengan vidio " sementara Anita masih belum menggantinya ke panggilan vidio.


" dengan panggilan vidio Anita, kalau tidak kau matikan ponsel mu, aku kembali saja ke meeting ku "


lagi lagi dengan terpaksa Anita pun mengganti panggilanya ke vidio, terlihat Jelas wajah Akash yang rupawan itu tersenyum lebar saat melihat wajah Anita.


Anita sejenak terpaku melihat wajah Akash dengan senyum mengembangnya, seakan terhipnotis Dan Tak sadarkan diri. ' astaga... senyumanmu.... '


" ada apa ? " Akash mengerutkan keningnya melihat Anita dengan tatapan rumit.


" oh... maaf " Anita Salah tingakah logikanya tersadar saat mendengar pertanyaan Akash.


" baiklah... to the point saja " Anita menghirup nafasnya dalam dalam, mengumpulkan sedikit keberanian untuk berbicara serius dengan Akash.

__ADS_1


" Akash... sampai kapan Kita membohongi ibu seperti ini ? " Anita memberanikan dirinya, mengungkapakan kalimat yang dia susun sejak tadi malam.


" maksud mu ? " sebenarnya Akash sudah faham kemana arah pembicaraan anita, namun dia bertanya seolah tidak mengerti untuk sekedar merenggangkan pikiranya yang juga terlalu berat Karena masalah yang sama.


" Akash, bagaimana kalau Kita jujur saja pada ibu kalau Kita cuma pura pura ? " Anita mengatakanya dengan berat Dan ragu ragu, takut kalau perkataanya membuat Akash marah.


' tahan ya baby tahan.... jangan marah ! ' Anita.


" Anita " suaranya langsung meninggi, Tak ayal perkataan Anita membuatnya marah. " bisa bisanya kau berfikir seperti itu ? kau ingin membuat ibu syok lalu sekit lagi hah ? "


' gawat ! dia marah ' Anita.


" lalu bagaimana ? Kita tidak bisa selamanya membohongi ibu kan ? kasihan ibu selalu mengharapakan ku menjadi menantunya " Anita pun sudah tidak bisa menahan emosinya.


Akash terdiam, dia tidak dapat berfikir lagi saat ini.


" Akash... " Dan kini nada suaranya sedikit merendah, di pandanginya wajah Akash dengan lekat, mencari setitik temu di hati Akash lewat wajahnya, mungkin Akash bisa saja tersinggung dengan ucapanya tapi entahlah ? Anita menghirup nafasnya dalam dalam


dihirupnya nafasnya dalam dalam, hingga sangat pelan dia berbicara " mengapa kau tidak mencoba mencari pacar, atau calon istri untuk dirimu sendiri, kekasih yang sungguhan yang akan benar benar menjadi menantu ibu "


" tutup mulut mu Anita ! kau sudah kelewat batas berbicara seperti itu padaku " Kali ini kemarahan Akash sudah di ubun ubun, dia mengatakanya dengan nada yang tinggi Dan tempo yang cepat, dia sangat tersinggung dengan perkataan anita.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2