menikahi orang india

menikahi orang india
kerinduan gauri part 1


__ADS_3

India


gauri tidak bisa menutupi kerinduanya pada Anita, meskipun Akash sedikit pun tidak pernah menyebut nama Anita di hadapan ibunya setelah kepergianya.


Akash mencoba membuat ibunya sedikit demi sedikit untuk bisa melupakan anita.


namun kasih Sayang gauri sebagai seorang ibu terpanggil, Tak dapat dipungkiri betapa besar rasa rindu nya kepada anita.


Dan ya hingga detik ini kerinduanya sudah sampai pada puncaknya, gauri menyibakkan selimut tebalnya Dan bangun dari malam panjangnya, entah untuk yang keberapa kalinya dia mengubah posisi tidurnya, mencari posisi senyaman mungkin agar bisa terlelap.


gauri menghampiri Akash yang sedang sibuk di ruang kerjanya, dilihatnya di bawah pintu ruang kerja yang terdapat sela sedikit masih terlihat terang, menandakan kalau Akash masih disana.


meskipun Akash sudah tidur pun dia akan tetap membangunkan nya demi untuk bisa berbicara dengan Anita, pikir gauri tekad.


' ada apa dengan kalian berdua, hingga sampai detik ini akash tidak memberi kabar tentang anita ? Dan Anita, apakah kamu tidak merindukan ibu, kenapa kamu tidak ingin bicara dengan ibu ? ' gauri bergumam sambil melangkahkan kakinya gelisah ke ruang kerja Akash.


" tok... tok... tok .... " suara ketukan pintu terdengar nyaring di malam yang sepi ini, semua penghuni Rumah telah terlelap, para asisten Rumah tangga yang seharian telah bekerja keras melayani majikanya pun tengah berada dalam mimpi indahnya di bawah balutan selimut yang menghangatkan tubuhnya.


kecuali akash yang masih sibuk diruang kerjanya, menyelesaikan Semua file file yang menyangkut dengan perusahaanya yang bahkan tidak ada habisnya.


Dan gauri yang masih terjaga dari tidurnya karena otaknya melayang layang memikirkan Anita yang bahkan sampai sekarang tidak menghubunginya, membuat matanya enggan terpejam.

__ADS_1


" Akash... apa ibu boleh masuk ? " masih berdiri di depan pintu, menanti jawaban Akash di dalam Sana.


Akash terhenyak dari konsentrasinya menyelesaikan pekerjaanya, suara ibunya menyadarkan logikanya yang tengah berkecamuk dengan lembaran lembaran kerjanya, Akash langsung berdiri dari kursinya Dan berjalan cepat menuju pintu membukakan pintu untuk orang yang paling disayanginya.


' ada apa malam malam begini ibu kesini ? ' kegelisahan Dan sedikit rasa takut muncul di otak Akash, tidak biasanya ibunya menemui dia di malam seperti ini.


" ibu ... ada apa ? ibu tidak apa apa kan ? " langsung menggenggam tangan gauri,kehawatiran Akash menyergap perasaanya.


" ibu tidak apa apa Sayang " menyentuh pipi Akash lembut, gauri tersenyum Manis mengerti kalau putranya tengah menghawatirkanya, bahkan sampai saat dewasa ini gauri kasih memperlakukan Akash seperti anak kecil Dan manja.


" apa ibu boleh masuk ? "


" duduk lah bu " Akash mengarahkanya ke shofa yang berada di dalam ruang kerjanya, masih dengan tanda Tanya besar di kepalanya.


" apa ibu mengganggumu ? " satu pertanyaan lagi yang keluar dari mulut gauri, padahal dia Tau kalau Akash memang sangat sibuk malam ini.


" tidak bu... ibu tidak mengganggu "


' sebemarnya sangat mengganggu bu, pekerjaan ku sedang menggunug, tapi apa yang tidak buat mu ibu ? jangankan cuma mengganggu ku bekerja, ibu minta nyawa ku pun pasti ku berikan, tunggu kalau nyawa saja pasti kau berikan tapi mengapa waktu ibu mu menjodohkanmu dengan pilihan ibumu kau malah kabur lari dari keinginan gauri dan pulang membawa Anita, ah... sesuatu yang bertolak belakang dengan Akash memberikan nyawa nya tapi malah membohongi gauri Demi menyelamatkan hidup nya dari perjodohan itu, tapi lagi lagi Akash mepunyai alasanya '


" ini sudah malam, kenapa ibu belum tidur ? " Akash bahkan melihat wajah ibunya masih segar, belum ada Tanda Tanda mengantuk di wajahnya.

__ADS_1


gauri tersenyum Manis mendapat pertanyaan Akash yang konten akan perhatian " ibu belum mengantuk, ibu merindukan Anita " suaranya merendah menunjukkan kalau dia sedang frustasi Karena kerinduanya.


" Sayang apa kamu tidak pernah menghubunginya ? tolong hubungi Anita sekarang, ibu ingin bicara padanya " gauri sudah mengganti posisi duduknya berhadapan dengan Akash Dan memegang tangan Akash erat, menyiratkan harapan pada Akash mau menghubungi Anita.


' ibu .... anak mu itu aku apa Anita ? sebesar itu kah rindumu pada Anita sampai kau tidak bisa memejamkan Mata mu, bahkan aku kalau sedang di luar negri saja kau tidak serindu itu pada ku. ' sedikit merasa iri pada Anita Karena Baru kenal dua minggu sudah mendapat kan kasih Sayang dari ibunya begitu melimpah.


" tapi handphone ku di dalam kamar bu, besok saja ya... " mencoba mengalihkan keinginan gauri, bagaikan seorang Ayah yang mencoba mengalihkan keinginan anak nya untuk beli mainan baru , namun gagal, kerinduanya sudah ada pada batasnya.


" telpon dia sekarang akash, ibu sangat merindukanya " pinta ibu memaksa.


" baiklah bu, aku ke kamar dulu ambil handphone ku, ibu tunggu disini ya " Akash menhembuskan nafasnya kasar namun sedikit ditahan agar ibunya tidak melihatnya, dia menyerah, tidak mungkin dia tidak melakukan keinginan ibunya, ibu yang sangat disayanginya.


Akash berjalan frustasi menuju kamarnya, sedikit terbersit dalam pikiranya merencanakan kehohongan lagi. ' apa aku bilang saja kalau Anita sudah tidur, supaya ibu tidak bicara dengan Anita, seharusnya ibu bisa melupakan Anita, tapi pastinya ibu tidak akan bisa tidur malam ini sebelum bicara dengan Anita, Dan itu akan mengganggu kesehatanya '


bersambung....


buat readers ku tercinta 😘😘😘


alhamdulillah bisa up lagi sedikit lebih banyak dari yang kemarin, mohon do'a Dan dukunganya semoga authornya lebih semangat menghasilkan karya karya yang mungkin masih dibawah standard lni. thank's banyak yes.....


Salam hangat author untuk readers ku Sayang 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2