menikahi orang india

menikahi orang india
kerinduan gauri part 2


__ADS_3

huft.... dengan berat hati Akash pun menerima permintaan ibunya, di ambilnya handphone nya yang tergeletak di atas meja dekat kasurnya, nama Anita di deal, dia melakukan panggilan vidio, entah kenapa Akash selalu melakukan vidio jika menelpon Anita, mungkin tidak enak kalau hanya mendengar suaranya tanpa melihat wajahnya yang cukup lucu itu.


tut.... tut... panggilan tersambung namun untuk kedua kalinya belum diterima oleh Anita, maklum sekarang sudah tengah malam di Indonesia, Anita sedang terbuai dengan dingin nya malam, angin dari kipas angin kecil yang di gantungkan di tembok menambah syahdunya mimpi mimpi, maklum Anita cuma ngontrak jadi tidak ada AC, hehehe.... cukup kipas angin berukuran kecil yang menoleh kekanan Dan kekiri mampu mengantarkanya melewati malam malam indahnya Dan ukuran Kamar Anita yang sempit pun jadi alasan kipas angin berukuran kecil menjadi pilihanya.


Akash sedikit geram panggilanya belum juga diangkat, " kamu itu tidur apa pingsan hah, susah sekali dihubungi ? " Dan akhirnya dipanggilan yang ke tiga Anita pun menerima panggilan Akash, setelah dilengakapi dengan geramnya Akash Dan gerutunya.


Anita mengangkat telponya malas, sebuah benda persegi panjang bergetar di bawah badanya, iya handphonnya tanpa sadar tertindih oleh tubuhnya setelah dia memainkan game yang dia download di aplikasi handphonya tadi siang, sejenak untuk menghilangkan kebosanan yang menyergap dirinya Karena menganggur.


masih tetap terpejam dia mengangkat handphonya, tanpa tau siapa yang sedang gelisah melakukan panggilan kepadanya Dan mode apa yang dilakukanya, dia memiringkan badanya Dan langsung meletakan handphonya di atas telinga nya, malas menggenggam handphonya.


" hallo " suara nya masih serak bercampur malas Dan masih memejamkan matanya.


" hei, angkat handphone mu, maksudmu apa menunjukkan lubang telingamu padaku ? " suara Akash sudah sedikit meninggi, menunjukkan kekesalanya Karena lama panggilanya tidak diangkat, membuat Anita spontan membuka matanya lebar, seakan di guyur air satu ember, dia langsung terbangun dari tidurnya.


' jangan jangan dia melakukan panggilan Vidio, ah.... bisa tidak sih kalau telpon tidak usah pakai vidio, lagian ini kan sudah malam banget... '


" ada apa ? " Anita menghadapkan handphonya ke wajahnya, dengan menutup mulutnya Karena menguap tidak pada tempatnya. dia sudah mengganti posisi tidurnya dengan duduk Dan masih berselimut sampai ke perutnya.


" oh my God Anita... lihat dirimu, memuakkan sekali ! " Akash terkejut melihat penampilan Anita yang berantakan sekali, rambut seperti surai singa, wajah kucel, Baju kucel , tempat tidur berantakan, Dan apa itu di pinggir bibir Anita ? sisa air liur yang mengering.

__ADS_1


" memang kenapa ? aku kan sedang enak enak nya tidur kenapa kamu bangunkan ? tidak lihat apa sekarang jam berapa ? " Anita menggerutu kesal sambil mengucek ucek matanya yang masih sepet belum bisa terbuka sempurna, tidak peduli dengan cacian yang Akash layangkan untuknya.


" ibu ingin bicara padamu "


" hah... malam malam begini ? " terkejut bukan kepalang, bahkan tidak sempat menyelesaikan uap nya yang kedua kalinya, spontan terhenti Karena keterkejutanya.


" iya, dia tidak bisa tidur Karena merindukanmu " nada suaranya merendah, iri dengan Anita.


' kenapa lebih merindukan mu dari pada aku kalau aku sedang jauh ? apa hebatnya dirimu sampai ibu sebegitu sayangnya padamu ? cih ... cantik juga tidak ' Akash.


" sudah cepat rapikan dirimu, memang kamu mau ibu melihat mu dengan muka berantakan mu itu, " Akash sejenak tersadar dengan kondisi Kamar Anita yang masih jelek lek lek itu " tunggu ! kenapa kamu masih tinggal dirumah jelek mu itu, aku kan sudah bilang padamu, Cari apartemen ! kalau ibu melihatmu tinggal dirumah jelek seperti itu bagaimana ? bisa bisa ibu khawatir dengan kondisimu ? kau mau membuat ibu hawatir hah ? "


" iya..iya... sudah Sana ! aku mau merapikan diriku dulu "


' ngomong mulu ! nggak capek apa mulutmu, untung kamu di India, kalau tidak sudah aku timpuk kamu pakai sendal, nyebelin banget, aku Kira urusan Kita sudah selesai saat aku pulang ke Indonesia, tapi ternyata masih saja terjerat dalam sandiwara, hah... nasib... nasib... !! '


" jangan lama lama ! ibu ada diruang kerja, kamu harus siap saat aku Tiba di ruang kerja, Dan satu lagi bersihkan juga sisa air liur mu yang mengering itu, bisa bisanya membiarkan air liur berkeliaran kemana Mana ''


' kamu pasti tidur sambil membiarkan mulutmu terbuka kan ? ish.. dasar gadis jorok ' Akash.

__ADS_1


" hah... apa !! " Anita terkejut dengan ucapan Akash, spontan mengusap ujung bibirnya, betapa malunya dia, wajahnya langsung berubah memerah seperti itu.


' ah..... Anita kenapa kau buka aib mu sih ? kamu sekarang jadi terpojok kan, malunya aku.... ' Anita berjalan ke kamar Mandi merapikan dirinya Dan rambutnya juga membasuh wajahnya dari sisa sisa air liur yang mengering kata Akash, Anita ingin terlihat segar Dan tidak malu maluin di depan gauri, sembari menunggu Akash menghampiri ibunya di ruang kerja.


" kenapa lama sekali Sayang ? " Tanya gauri saat Akash masuk diruang kerjanya, dia sudah tidak sabar rupanya, ingin berjumpa dengan Anita meskipun lewat layar handhphone saja.


" em.... aku lupa menaruh handphone ku tadi bu, jadi aku mencarinya terlebih dahulu, maaf sudah membuat ibu menunggu lama " ah.... Akash, kamu berbohong lagi, entah untuk yang keberapa kalinya dia membohongi ibunya lagi ?


tapi sudahlah menurut Akash dia sudah terlanjur masuk ke dalam jurang kebohongan yang dia buat sendiri, biarlah dia masuk ke dalam jurang yang lebih dalam yang siap meremukkan tubuhnya, asalkan itu bisa membuat ibunya bahagia, sungguh anak yang sangat menyayangi ibunya.


***


sementara Anita tengah menunggu panggilan Akash lagi, setelah merapikan dirinya dia pergi ke ruang tamu, ya meskipun tempat itu masih jelek sih jika dibandingkan dengan istana Akash, tapi ruang tamu itu paling bagus diantara ruang ruang lainya di rumahnya.


" dert..... " suara handphonya berbunyi Baru satu Kali Dan Baru dua detik berbunyi, Anita langsung mengangkatnya.


di gesernya keatas dengan cepat layar handphonya yang bergambar vidio itu, Dan ternyata Anita pun Tak kalah rindunya dengan gauri, dia ingin cepat cepat melihat wajah gauri yang sangat menghangaatkan hatinya itu.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2