
selama ini kau selalu menertawakanku dev, sekarang giliranku menyaksikan mu, aku sangat puas sekali.
ayo Anita lanjutkan terus omelanmu, aku akan setia menjadi penonton tunggalmu, hahaha.
" hei aku cuma bercanda tadi, kenapa di buat serius ." padahal dalam hatinya dia juga ingin agar Akash segera menikah, yah .... dia harus bersenang senag juga dengan keluarga kecilnya.
" kau itu gila apa pura pura gila ? bagaimana kalau ibu setuju dengan perkataan mu tadi ? " Anita geram mendengar jawaba dev.
' bercanda juga harus lihat situasi Dan kondisi juga dong, jangan asal main buka mulut saja, memang mulutmu terbuat dari apa sih ? asal nguap saja, dasar mulut comberan. '
" ya tidak apa apa, kalian menikah saja, kan beres, kenapa dibuat repot , aku juga Akan sangat senang kalau sahabat ku ini menikah, ya.... tidak apa apa meskipun Akash mendahului ku, aku akan menerimanya dengan senang hati. " goda Akash semakin menjadi saat Anita merasa sangat kesal dengan ulahnya, dev sangat senang melihat Anita marah Dan mengomelinya tiada hentinya.
" apa ? menikah kepalamu ! dasar kepiting cina ! " memukul bahu dev lagi, " memangnya siapa yang mau denganya. " menunjuk ke arah Akash yang masih saja diam menyaksikan pertarungan sengit antara Anita Dan dev.
" hei, kenapa kamu diam saja ? " Kali ini amarahnya tertuju pada Akash yang hanya diam saja.
" memangnya kamu mau kalau ibu meminta Kita untuk menikah ? asal kamu tahu ya, aku tidak sudi menikah denganmu, pria aneh ! " mencibir dengan kesal.
__ADS_1
" memangnya kamu pikir aku mau menikahi perempuan yang banyak omongnya seperti kamu, bisa mati muda kalau hidup berdua dengan mu. "
" kalau begitu bilang sama teman mu ini untuk menjaga mulutnya, jangan bicara yang aneh aneh di depan ibu ! " teriak Anita kesal
" bisa tidak mengecilkan volume suaramu, kalau ibu dengar bagaimana ? " Akash terganggu dengan suara berisik Anita yang dari tadi ngomel tiada hentinya.
" hahaha " sekarang giliran dev yang tertawa puas menyaksikan pertengkaran Anita Dan akash.
" sudahlah ok ! aku minta maaf, aku akan lebih berhati berhati kalau bicara di depan bibi. " dev pun akhirnya menyerah, cukup sampai disini pertunjukan antara Akash dan anita, menarik juga ada kamu disini Anita, Akash mau bicara dengan seorang wanita saja sudah puas.
" sudah, pergi Sana jangan ganggu kami dengan suaramu yang seperti terompet itu, sekarang bukan waktunya tahun Baru, simpan suaramu untuk malam tahun Baru nanti. " usir Akash melihat ke laptopnya Tanpa melihat ke Anita.
" hahaha... " lagi lagi dev cuma tertawa.
' apa terompet ? lagi lagi kau bilang suaraku seperti terompet ? lihat dia, bahkan dia mengataiku tanpa penuh dosa seperti itu. '
' ah.... kenapa aku dihadapkan dengan duo pria gila ini coba ! '
__ADS_1
Anita pergi meninggalkan duo gila itu, Akash Dan dev, " nanti malam aku mau makan nasi goreng, tolong buatkan ya ! dev, apa kamu mau sekalian makan disini ? makan nasi goreng lagi. " perintah Akash menghentikan tangan Anita yang sedang membuka gagang pintu.
' ha... apa aku tidak Salah dengar, dimana rasa malu mu sih tuan, punya rasa malu sedikit saja tidak, setelah mengatai suara ku seperti terompet, sekarang kamu menyuruhku membuatkan nasi goreng untuk makan malam mu ? ' Anita sangat tidak percaya dengan sosok seorang Akash yang mau seenak saja.
" tidak mau ! suruh saja kepiting cina itu membuatkan mu nasi goreng. " tolak Anita kesal Dan melihat ke arah dev.
" ohh .. jadi kamu benar benar mau jadi gelandangan lagi hah ? " lagi lagi mengancam dengan ancaman mustajabnya.
" kenapa kau selalu mengancam ku, Kita kan sama sama diuntungkan disini, aku sudah berpura pura menjadi pacarmu, kenapa kamu selalu mengancam ku. " Anita kesal tidak terima.
" aku tidak masalah kalau kamu sudah tidak mau berpura pura lagi, aku akan bilang ke ibu kalau kau mencintai laki laki lain, jadi aku memutuskan mu Dan mengusirmu dari Rumah , bagaimana ? "
Anita kehabisan kata kata,dia tidak dapat membalas ancaman nya pada Akash, dia hanya diam Dan langsung keluar menutup pintunya keras.
' dasar duo gila, kenapa selalu aku yang terpojok disini, ini kan tidak Adil namanya, ' gerutu Anita saat pintu telah tertutup,
bersambung....
__ADS_1