menikahi orang india

menikahi orang india
kotak merah part 3


__ADS_3

"ok ok aku minta maaf. " Anita menyerah, menghadapi pria aneh itu harus bersabar, Dan lagi, harus selalu mengalah.


anita menghembuskan nafasnya Lelah, lagi lagi yang waras ngalah pikirnya.


" tuan aku tidak bisa menerima hadiah ini, tolong kembalikan ini pada ibu nanti saat aku sudah kembali ke Indonesia. " pinta Anita serius.


" kenapa ? " Tanya Akash bingung mengerutkan keningnya, Karena Anita menolaknya, selebihnya semakin bingung Karena sikap Anita yang serius.


' ada apa dengan dia ? dia tidak sedang amnesia kan, kenapa dia bisa bicara seserius begitu ? '


" ini hadiah untuk calon menantunya, aku bukan calon menantunya, jadi aku tidak bisa menerimanya, jadi tolong kembalikan ke ibu. "


' benda itu seharusnya untuk calon istri mu yang sesungguhnya bodoh ! bukan calon istri bohong bohongan, eh... itu kalau kamu laku sih, hehehe... kamu kan orang nya aneh, masak iya ada perempuan yang suka dengan mu ? '


' hush.... dasar mulut, tidak usah mengatainya, bisa bisa kamu kena karma, malah kamu sendiri yang menyukainya. ' Anita serasa ingin memukul mulutnya sendiri yang lancang mengatai akash.


' ingat anita, karma itu ada lho... ah... jabang bayi... semoga saja tidak terjadi, jaga hatimu Anita, jangan sampai terjerumus dalam lembah hatinya pria aneh itu, ih... mikir apa sih kamu....? ' mengelus elus dadanya berharap sesuatu tidak akan terjadi padanya.


Kira Kira apa ya kalau benar benar terjadi ? bisa bisa perang terus hubungan mereka, Karena setiap berkomunikasi selalu saja perdebadan yang keluar, Akash yang selalu tidak mau mengalah, angkuh, egois Dan mau menang sendiri berhadapan dengan Anita yang super cerewet.


tapi bisa saja tidak, mungkin saja mereka bisa merubah sifat mereka masing masing Karena adanya cinta, ya iya lah.... cinta kan bisa merubah segalanya, asyeeeekkkk......!!!


" aku tidak mau, kau kembalikan saja sendiri, kenapa harus aku ? " tolak Akash mentah mentah.


' tuh kan keangkuhanya muncul, Baru saja diomongin dalam hati, eh.... ego nya nongol, asal kamu tau ya curut, aku sudah mencobanya, tapi ibu mu itu sama keras kepalanya dengan mu. '


' iya kamu itu seperti curut Dan keras kepala, biar saja aku memaki mu dalam hati sepuas yang aku mau, kamu tidak mungkin dengar kan ? '


" aku sudah mencobanya tuan, tapi ibu terus memaksa ku. "


' ayo Anita bersikap slow ya.... biar dia mau mengembalikan ke ibu. '

__ADS_1


" aku tidak peduli. " Akash masih menolaknya,


' coba saja, sekuat apa kamu membujuk ku ? '


' ih... maksudnya apa sih orang ini ? angkuh teruuuuussssss.... coba lagi Anita sampai dia mau. '


" dengar, kalau ibu memaksamu ya sudah terima saja ! "


" tapi tuan.. tetap saja aku tidak bisa menerimanya. "


" hei, maksudmu apa ? kau ingin membuat ibu ku bersedih dengan mengembalikan barang itu padanya hah.. ? sama sekali tidak menghargai kebaikan ibu ku. " amuk Akash meninggikan nada suaranya yang kesal.


" bukan begitu, tentu saja aku tidak mau ibu sedih. "


' aduh susah banget sih ngomong Sama kamu, susaaaaah.... sekali menjelaskannya, ' sedikit frustasi namun semangatnya untuk mengembalikan kotak merah itu masih membara.


" aku tidak mau tahu ! dengar ya... kalau sampai ibu bersedih gara gara kau mengembalikan pemberianya, awas kau ! " menatap Anita tajam sambil melayangkan tinjunya ke hadapan Anita.


' kurang ajar sekali menolak kebaikan ibu ku padanya, Jelas Jelas ibu sudah menyayanginya, malah dia mau membuat ibu ku sedih ' dengus Akash kesal.


Anita harus menerimanya kalau ibu menginginkanya, namun ego menguasainya, dia masih menggunakan cara yang sama, ancaman Dan tindasan menjadi caranya utuk menuruti kemauanya untuk menerima pemberian ibunya.


kalau sudah begini caranya kan Anita tidak bisa berkutik, tidak bisa membantah, cuma bisa pasrah Dan menuruti kehendak Akash, asal jangan membuat Anita menjadi gelandangan saja.


Akash sudah berdiri Dan berjalan hendak keluar dari ruang kerjanya, namun Anita masih diam berdiri bengong, masih berfikir bagaimana caranya agar bisa mengembalikan perhiasan itu tanpa membuat ibu bersedih, Dan tanpa mendapat ancaman dari pria aneh itu.


" kau mau selamanya di dalam ruangan ini. " Akash sudah memegang handle pintu Dan membuka hendak keluar.


Anita terlonjak kaget, tentu saja dia tidak mau berdiam diri di ruangan ini.


'' memangnya kau pikir aku ini siapa mau selamanya di dalam ruangan ini ? bilang saja kau mau mengunci ku di dalam ruangan ini. "

__ADS_1


protest Anita Karena usahanya untuk mengembalikan benda kotak merah itu


gagal total.


' sudah cukup aku bersabar, untuk saat ini aku tidak mau sabar lagi menghadapi orang gila seperti mu. '


dia berjalan cepat keluar dengan meninggalkan kotak itu di meja kerja akash dengan wajah cemberut Dan posisi bibirnya yang agak maju Karena sedikit ngambek.


sementara Akash masih menunggu sampai Anita keluar masih memegang handle pintu.


Akash menghalangi langkah Anita yang akan keluar dengan kaki kananya yang diselonjorkan.


' apa apaan sih orang ini ? aku mau keluar tau ! ' melihat kaki Akash dengan sok gayanya sambil melipat kedua tanganya.


" kenapa ? " Tanya Anita ketus.


' Tak ada lagi kesabaran untukmu wahai manusia aneh, gila, ****, oneng. '


'' jangan aneh aneh bisa tidak ? apa yang sedang kamu lakukan ini ? '' kemarahanya sudah ada di atas ubun ubun rasanya menghadapi ulah Akash.


' hahaha.. yes !! ... emosinya muncul lagi ' Akash senang sekali melihat Anita yang kesal.


" ambil kotak itu ! kamu sengaja mau meninggalkanya disana hah ? " menunjuk ke arah kotak itu.


Anita menolehkan kepalanya melihat benda yang ditunjuk akash sekilas, ternyata benda yang dia maksud adalah kotak merah, kemudian sekilas lagi melihat wajah Akash yang datar.


' tau saja sih kalau aku memang meninggalkanya di Sana, ok...today you are the winner, eh... aku kan memang selalu kalah darinya, bahkan menang sekali saja tidak pernah kalau berurusan denganya. '


Anita menghembuskan nafasnya Lelah Dan kembali mengambil kotak merah itu dengan masih muka cemberut.


dia keluar tanpa suara, bergegas menuju kamarnya supaya tidak berurusan lagi dengan akash.

__ADS_1


Akash menutup pintu ruang kerja Dan menguncinya, ' dasar gadis gila, sedikit marah sedikit serius. ' akash menggelengkan kepalanya, sedikit senyum tipis terukir di bibirnya.


bersambung....


__ADS_2