
' hah..... ' Anita menghembuskan nafasnya dalm...' iya iya terserah apa yang mau kau lakukan, bahkan kau membangun tajmahal disini juga terserah kamu , apa peduliku.. ? '
***
pagi Hari Anita bersiap dengan aktifitas rutinya, dia adalah karyawan biasa di salah satu perusahaan kecil dikotanya, " huft... " dia menghembuskan nafasnya kasar, kecemasan dalam dirinya sekarang menggerogotinya, " apakah aku masih diterima di perusahaan itu ? " dia ragu, dua minggu tidak masuk kerja apakah masih bertahan di sana.
ah... sudahlah dihadapi saja ' semangat anita ' dia optimis, meenyamangati dirinya sendiri ' ish... memang siapa yang mau memyemangatinya ? dia kan sendirian di dunia ini, bahkan disaat dia bersedih saja dia tidak punya seseorang untuk meminjamkan pundaknya sekedar untuk menyandarkan kepalanya, disaat dia ingin mengeluarkan semua gejolak yang melanda di hatinya juga dia tidak punya seseorang yang menyayanginya untuk mendengarkan unek unek nya. '
dia beranjak dari kursinya yang bahkan sama sekali tidak empuk itu, bagaimana tidak ? kursinya terbuat dari kayu sih..... ketika seorang ojek online sudah Tiba dihalaman rumahnya, sekali lagi readers Rumah kontrakan maksudnya, Anita langsung menaiki ojek itu Dan segera memasang helm, dia kan juga harus mematuhi aturan lalu lintas, dia kan warga Indonesia yang baik juga.
" seprrti biasa ya bang ke Kantor " ajak Anita sambil menepuk pundak si abang ojek.
" siap mbak, ngomong ngomong mbak dari Mana saja kok gak pernah ketemu ? " Tanya si abang ojek sambil meliak liukan motornya melewati gang komplek yang berlika liku.
" habis liburan bang "
__ADS_1
' liburan membawa bencana sih bang ' mengingat nasibnya di India.
sampailah Anita di kantornya, hatinya semakin dag dig dug ketika dia memasuki kantornya, para karyawan lainya melihat Anita dengan tatapan misterius membuat nyalinya menciut,
para karyawan memasang raut muka hawatir, seolah mengatakan hati hati dengan kemurka an si bos.
" Anita dari Mana saja kamu ? bos nyari nyari kamu dari kemarin tau, kamu disuruh keruanganya " Salah satu karyawan menegurnya sebelum Anita duduk di kursinya.
" apa ! baiklah aku akan kesana " pasrah entah apa yang Akan dialami nasibnya setelah ini.
ah.... namun apalah hendak dikata, ketakutanya memang tak beralasan Dan memang menjadi nyata.
dia mendapatkan kemurkaan bosnya Dan langsung dipecat tidak terhormat, bahkan untuk sekedar duduk saja tidak diberi kesempatan hiks....
Anita keluar dari ruangan si bosnya, cuma bisa menunduk kan kepalanya menyadari kesalahan yang tidak sengaja di buat, bahkan terpaksa dia membuat kesalahan itu.
__ADS_1
siapa coba yang mau kehilangan semua barangnya saat liburan Dan juga harus terdampar di Rumah orang yang tidak kau kenal Dan berpura pura menjadi pacarnya Demi untuk bisa kembali ke negaranya.
biarlah ini menjadi pembelajaran yang berharga, terimakasih buat perusahaan ini yang telah mempekerjakan aku , menggaji aku sehingga aku bisa bertahan hidup Dan bisa menyisihkan sedikit sisa gaji ku untuk bisa merasakan liburan ke india, yah... yah.... meskipun harus berakhir dengan tidak terhormat seperti ini.
Anita ke meja kerjanya, membereskan seluruh barang barang nya disana Dan bermaksud membawanya pulang.
" an... kamu dipecat ? " Tanya slah satu temanya yang kepo sejak Anita masuk.
" iya " menunduk lesu.
" kamu sih.... izin cuti satu minggu malah dua minggu lebih gak masuk ! "
" huft.... iya aku salah " pasrah
' andai saja kau tau cerita dibalik membolosnya aku kerja dua minggu ini... huft... menyesakkan hati tau, sakitnya tuh lebih sakit dari pada sakit, ish ngomong apa sih ?? ' kesadarnya memukul mulutnya yang bicara tidak karuan.
__ADS_1
bersambung....