menikahi orang india

menikahi orang india
bicara serius part 2


__ADS_3

dengan terpaksa akash pun berjalan menghampiri Anita, bukan terpaksa sih... tapi sedikit atas rasa kemauanya sendiri yang masih dilandasi dengan sedikit ego nya.


Akash pun duduk disamping Anita dengan sedikit ritual sambutan dari Anita, sedikit senyuman yang mengembang dibibir cukup disebut sebagai ritual penyambutan Akash yang sudi menerima permintaanya.


' aku tidak sedang terkena hipnotismu kan Anita ? kenapa aku bisa duduk disampingmu begini sih ? ' Akash tidak mengerti sendiri dengan maksudnya.


" tunggu sebentar aku mau buat kopi, kau mau kopi ? " Anita menawarkan secangkir kopi yang mungkin saja bisa membuat hatinya yang angkuh meleleh.


" tumben baik, kau tidak sedang berencana meracuniku kan ? "


' apa ? meracuni mu ? hei kepiting cina aku ini warga negara yang baik tau, yang mengamalakan nilai nilai pancasila dasar negara ku tercinta, Mana mungkin aku meracuni mu, tidak ada untungnya tau ! "


" Mana mungkin aku meracuni mu, kalau tidak mau ya sudah aku buat untuk diri ku sendiri. " sudah mulai sedikit sewot.


" aku mau teh hangat saja, bisa tidak tidur aku semalaman Karena minum kopi. "


' memang apa peduliku ? kamu bisa tidur atau tidak itu bukan urusanku '


" ok siap ! " melayangakan jempolnya ke arah Akash Dan berlalu ke arah dapur.


sejenak Anita pun datang membawa dua gelas yang ditenteng dengan kedua tanganya, tangan Kanan memegang teh hangat pesanan Akash, sedangkan tangan kirinya membawa kopi untuk dirinya sendiri.


Anita duduk disamping Akash setelah memberikan teh hangat pesananya, yang hangat hangat memang bisa mencairkan suasana yang beku menjadi mencair.


" ada apa ?" Tanya Akash dingin setelah menyeruput teh hangatnya dengan sedikit bingung.


" aku ingin berbicara sesuatu, boleh ? " bertanya ragu ragu.


" memang dari tadi apa yang kamu lakukan ? tidak sadar kalau selama ini kau sudah banyak bicara ? pakai nanya boleh lagi. "


' iya juga sih, dari tadi kan aku sudah bicara banyak, kenapa pakai Tanya segala, aduh Anita gunakan Bicara mu dengan baik Dan benar dong, jangan malu malu in gini !! '


" emm.. tuan sebenarnya ibu sakit apa ? " pertanyaan itu muncul dengan tiba tiba dari bibir Anita.

__ADS_1


Akash hanya terdiam, sebentar dia menghirup nafasnya dalam, Dan ragu ragu menjawab, sambil meletakkan tehnya ke meja yang berada tepat disampingnya.


" ibu sakit kelenjar getah bening stadium empat. " nada suaranya sudah mulai menurun.


" apa ! " seketika mata Anita terbelalak tidak percaya dengan yang barusan dia dengar.


" iya, dokterpun memfonis hidupnya tidak lama lagi " mata Akash sudah menganak air mata.


Anita menghembuskan nafasnya kasar, menjatuhkan badanya, kenpa ibu yang Baru saja dia temui menderita penyakit semengerikan itu.


bagaikan jatuh dari atas lantai sepuluh, badan Anita seketika hancur lebur, mengalir air matanya dengan deras Tak dapat dia tahan.


ibu tapi bukan ibunya yang dia sayangi Dan menyayanginya harus bertarung melawan ganasnya penyakit yang dideritanya.


" kau dengar dokter bilang apa tadi ? "


' banyak sekali yang dibicarakan dokter tadi, yang kamu maksud yang Mana ? ' Anita menggelengkan kepalanya.


" memangnya dokter bilang apa tadi ? "


" benarkah ? " mengusap air matanya, senang sekali dia mendengarnya.


" makanya kalau dokter ngomong itu didengarkan. " mulai ngajak debat lagi si akash.


" hei.. kalian tadi kan bicara Bahasa India, Mana aku faham. " bantah Anita tentu saja tidak mau mengalah saat ini.


' oiya benar juga '


" terimakasih sudah membuat ibu ku bahagia, dokter bilang Karena suasana hati ibu yang senang, kondisinya jadi membaik. "


" aku tidak melakukan apa apa pada ibu, kami cuma ngobrol, bercerita, itu saja. "


" iya, ibu bahagia bersamamu . "

__ADS_1


" ow.... aku ikut senang kalau kesehatan ibu membaik, aku sangat menyayangi ibu. "


" aku tahu, sekali lagi terimakasih. "


Akash sejenak berfikir entah apa yang terjadi pada ibunya kalau ibunya mengetahui Anita Dan dirinya hanya berpura pura saja.


Anita menganggukkan kepalanya terbersit senyumnya yang menawan Dan setulus hati, dia pun bahagia Karena membuat orang yang disayanginya bahagia.


" oh iya, dev sudah mulai mengurus kepergian mu, sebentar lagi kau bisa kembali ke Indonesia. "


bahagia bercampur sedih beradu dalam hati Anita, sekilas dia behagia yang meluap luap namun sekilas lagi dia bersedih harus berpisah dengan gauri.


ingin rasanya dia selamanya berada di sisi gauri namun itu tidak lah mungkin, mengingat dia memang harus kembali ke negara nya tercinta.


" terimakasih ! " kali ini Anita yang berganti mengucapakan terimakasihnya dengan nada setengah bahagia.


" sama sama " jawab Akash manis.


" oh iya kenapa kamu belum tidur malam ini, apa kamu kelaparan ? tadi kan kamu tidak makan nasi ? " Tanya Akash.


" tidak, sekarang perutku sudah mulai beradaptasi dengan makanan India, kenapa aku tidak menikmati kuliner India mumpung akau masih di India ? "


" hahaha kau benar ! " suara Akash membahana diantara gemericik suara hujan.


' hei bule aneh kau tertawa ? tertawamu Kali ini benar benar tulus tidak sedang menertawakan ku, aku kagum padamu, ish.. untuk apa aku kagum, paling besok pagi dia sudah mengajak ku berdebat lagi '


Anita tersenyum malu malu, dia langsung kembali lagi menyeruput kopinya menyembunyikan bibirnya yang sedikit mengembang.


" kalau begitu mumpung kamu di sini, mau kah kalau setiap Hari kamu memasakkanku makanan Indonesia ? "


" hahaha... tentu saja, mulai besok aku akan memasak masakan Indonesia buat mu, tenang saja " memukul pundak Akash.


Akash pun ikut tersenyum mengikuti senyuman Anita.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2