menikahi orang india

menikahi orang india
mengakhiri sandiwara


__ADS_3

" tidak mungkin dev, kami sudah mengakhiri sandiwara ini " akash berbicara pelan, hatinya berat mengatakanya, frustasi mendomanisai pikiranya, tentu saja Anita tidak akan mau menemui ibu nya.


" mengakhiri sandiwara ? untuk apa bersandiwara ? "


" maksudmu apa dev ? " akash semakin tidak mengerti dengan pertanyaan sahabatnya itu.


" kau nikahi saja dia " kata dev spontan, singkat, Jelas Dan padat.


" kau gila !!!! mana mungkin aku menikah denganya "


seperti dugaan dev sebelumnya kalau sahabatnya itu tidak akan setuju dengan rencananya, dev menghembuskan nafasnya frustasi, di lain sisi dia melihat ibu akash yang tergeletak tidak berdaya, sedang berjuang melawan sakit yang di simpanya bertahun tahun.


seorang ibu yang memimpikan bisa melihat anaknya merajut hubungan sakral dengan seseorang yang akan benar benar menjadikan Rumah nya hangat Karena menghadirkan kasih sayang distiap sudut ruangan, seseorang yang akan menghadirkan lagi gelak tawa anak nya yang selama ini pudar dari bingkai wajahnya.


setelah puas melihat wajah gauri, dev mengalihkan perhatianya ke arah akash, dia sedang duduk dengan lesu disamping ibunya, yang dev yakini pria itu sedang memanjatkan doa doa dalam hatinya untuk kesembuhan ibunya.

__ADS_1


' kapan kau akan benar benar terbuka dengan wanita akash ? ' dev membatin sambil menggelengkan kepalanya berat, memendam berjuta beban yang diakibatkan oleh sahabatnya itu ' setidaknya buatlah perempuam Malang itu bahagia sebelum kepergianya '


lama dalam lamunanya sendiri dev tersentak saat akash memanggil ibunya dengan histeris, dilihat nya gauri sedang dalam keadaan yang Makin memburuk, nafasnya tersengal seolah tak ada lagi asupan oksigen untuk paru paru nya, tekanan darahnya menurun, detak jantung melemah Dan ah... jangan ditanya betapa pucatnya wajah gauri sekarang, juga seseorang yang disampingnya sedang menangis ketakutan di raut wajahnya " dev... cepat panggil dokter ! " teriak akash dengan mata yang sudah basah dengan air mata, akash menggenggam tangan ibunya erat tak ingin melepaskanya, berusaha sekuat tenaga menenangkan deru nafas ibunya yang hampir sudah tidak teratur dengan baik, walaupun dia sadari dia bukan lah dokter namun dia tetap berusaha membuat ibunya melewati nafasnya yang tidak normal itu.


hingga saat dokter pun tiba akash menyingkir memberikan ruang untuk sang dokter melakukan segala hal medis yang akan menyelamatkan ibunya. setelah beberapa menit dilalui Dan dokter telah melakukan olah medis, dengan nafas lega dokterpun berhasil membuat kondisi gauri normal kembali.


tak terbayang betapa sangat longgarnya jantung akash sekarang setelah melihat ibunya berjuang melawan sakit yang pasti tak tertahankan oleh ibunya.


masih dengan air mata yang mengalir akash mendekat ke ibunya setelah pernyataan dari dokter bahwa ibunya sudah bisa bernafas dengan normal lagi, akash duduk di kursi di samping ibunya setia menemani tanpa berniat beranjak sedikitpun dari tempat duduknya.


" telpon Anita sekarang Dan suruh dia kemari ! hanya dia yang bisa membuat ibu mu sehat Kali ini, " perintah dev dengan sedikit emosi, dia muak melihat akash yang menurutnya hanya memikirkan dirinya tanpa memijirkan perasaan ibunya " kalau sampai ada apa apa dengan Bibi lagi, aku tidak akan pernah memaafkan mu akash, buang semua ego mu yang bodoh itu , Dan cepat suruh Anita kemari, sebelum kau benar benar sangat menyesal !! "


' apa !! dia kan ibu ku kenapa kamu yang marah ? ' gumam akash tidak terima dengan perlakuan yang ia dapatkan dari sahabatnya itu.


setelah mengatakan kalimat yang sarkas itu dev berlalu meninggalkan akash yang hanya diam mematung tanpa ada lawanan sedikitpun ataupun sekedar membantah untuk melindungi diri, memberikan ruang Dan waktu agar sahabatnya itu mau memikirkan asumsi yang diberikanya, setidaknya mau berfikir dengan baik cara untuk menyelamatan ibunya.

__ADS_1


Dan setidaknya dev menghindar dari suasana yang mungkin akan semakin memanas jika terus bersama akash yang tidak ada pergerakan sedikitpun untuk menghubungi Anita, entahlah apa akash sadar atau tidak bahwa yang di rindukan ibu nya selama ini hanyalah Anita, wanita yang bahkan mengirim ibunya terbaring lemah tak berdaya di rumah sakit Karena merindukan anita bahkan mengharapkanya menjadi menantu nya.


akash menghela nafasnya dalam, dipandanginya wajah ibunya yang kini di mulutnya sudah ditutupi dengan alat oksigen untuk membantu pernafasanya, mulut yang selalu dia gunakan untuk mengucapkan kata Sayang kepada akash.


entah dari arah Mana keajaiban itu datang, tiba tiba saja otak akash terbuka lebar menerima seulas cahaya yang masuk melalui cela cela hati yang selama ini tertutup rapat.


' mungkin benar apa yang dikatakan dev, aku harus menghuhungi Anita Dan menyuruhnya kesini, demi ibu ku '


****


Anita merebahkan dirinya dikasur, pekerjaan nya Hari ini di perusahaan yang Baru dia masuki begitu melelahkan, namun itu Tak terlepas juga Karena hati yang sedari pagi berkecamuk, entah ada apa dengan hatinya saat ini, rasa Tak enak Dan juga sedikit hawatir bertarung hebat di dalam hatinya, sungguh suasana hati nya saat ini tidak nyaman.


hingga tak terasa mata nya mulai luluh Dan tertutup begitu saja, suara benda pipih yang masih ada di dalam tasnya terdengar begitu kerasnya hingga menusuk ke telinga Anita begitu cepatnya, Dan membuat Mata Anita yang Baru saja tertutup spontan terbuka lebar dengan cepat.


" dasar ponsel sialan, mengagetkan saja !! " gerutu Anita sambil meraih tasnya yang ditaruh di meja dekat kasurnya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2