
kini sampailah Anita den dev dirumah sakit, tempat dimana seorang wanita sedang berjuang melawan penyakitnya, tempat dimana seorang ibu sedang merindukan kehadiran putrinya, Dan tempat seorang anak laki laki yang sedang gelisah menanti kedatangan Anita.
akash mondar mandir di depan kamar gauri, mungkin kalau di ukur dengan berat timbangan atau diukur dengan jengkal tangan, kesabaran akash sudah sangat minim atau menipis, sudah tidak tahan lagi menahanya.
dia menoleh ke belakang saat mendengar derap langkah yang tergesa gesa menghampirinya, dengan mimik wajah yang masam Dan datar, sorot pandangan matanya yang tajam dan sikap nya yang angkuh dengan berdiri tegak melipat kedua tanganya mengekspresikan kekesalanya yang sudah dibuat menunggu Dan menunggu, ah.... siapa sih yang suka dengan menunggu.... ?? menunggu adalah sesuatu yang sangat membosankan, bukan begitu pemirsa ???? hehehe....
" berhenti dev... !! " Anita menghentikan langkahnya, dia menarik bagian bawah jas dev Dan bersembunyi dibelakang punggung nya saat melihat ada yang Salah dengan wajah akash.
" ada apa Anita ? " dev terkejut Dan menoleh ke belakang melihat ekspresi Anita.
" kenapa wajah akash mengerikan seperti itu ? apa dia marah ? " Anita berbisik pelan masih dibelakang dev. bahkan dari jauh Anita sudah mencium bau bau yang tidak beres dengan akash.
dev melihat sekilas ke akash Dan kembali tersenyum Manis melihat tingkah Anita yang lucu itu, bersembunyi dibelakang punggungnya seperti anak kecil yang sedang takut dimarahi ibunya.
" tidak usah takut, kalau dia marah, kamu kembali saja ke Indonesia tidak usah temui dia " bisik dev pelan mengikuti alur tingkah Anita, mencoba memberikan rekomendasi yang membuat Anita tenang tapi malah membuat Anita terkejut dengan beribu Tanya dikepalanya.
" APA...!!!!! " terkejut
' aku Baru saja sampai di India masak iya harus kembali lagi ke Indonesia sih.... jarak India Indonesia itu jauh woi.... !! ' Anita.
' dasar gadis bodoh !! tidak segera menghampiri aku malah berhenti disitu, untuk apa juga pakai acara sembunyi dibelakang dev, memang kamu pikir aku ini hantu ? ' akash sebal.
__ADS_1
dev terkekeh melihat ekspresi Anita, " sudahlah ayo Kita hampiri akash "
mereka melanjutkan langkah mendekati akash dengan posisi Anita masih dengan ragu berjalan dibelakang dev.
" kenapa lama sekali ? " suara akash yang angkuh menancap tepat di hati Anita membuat yang ditanya menciut ketakutan.
" tuh kan Dev... dia marah Dev.... aku kembali saja deh, kabur..... " Anita masih berbisik bisik di belakang Dev, Dan membalikkan badanya sengaja ingin meninggalkan kedua pria itu, namun tangan Anita lebih dulu di tahan oleh Dev.
" hei mau kemana ??? " Tanya dev masih menggenggam tangan Anita.
' ada apa dengan kalian ? kenapa selalu berbisik bisik di depan ku, Dan apa ini ? kenapa Anita lebih akrab dengan Dev dari pada dengan ku ? ' mata akash Makin tajam setelah melihat Dev menggenggam tangan Anita, wah.... wah.... wah.... ada apa dengan mu akash ???
" sudahlah kamu temui saja bibi, tidak usah menghiraukan dia " masih berbisik bisik, sengaja ingin membuat hati akash semakin geram.
' pemisi... permisi.... aku mau lewat menemui ibu.... kabuuuurrrr ' Anita.
Anita Hanya diam Dan diam, memasuki Kamar gauri tanpa menoleh sedikitpun ke hadapan akash, meskipun sedang berjalan melewati akash di depanya.
memang sikap Anita begitu canggung melihat akash Karena perdebatan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu ditambah melihat muka akash yang menyeramkan seperti itu membuatnya sangat ketakutan kalau saling bertatap muka.
akash mendengus kesal saat Anita menutup pintu memasuki Kamar ibunya, sama sekali tidak percaya mendapati sikap Anita yang sama sekali tidak menganggapnya. ' kenapa dia sama sekali tidak mau melihat ku ??? dasar gadis aneh '
__ADS_1
" tadi kami berhenti sebentar untuk makan, Anita kelaparan akash, jadi aku tidak bisa menolaknya saat dia merengek minta makan, makanya kami lama " Jelas Dev yang dibalas dengan dengusan kesal akash.
' bilang saja kamu cemburu akash ' Dev menggelengakn kepalanya dengan senyuman mengejek, melihat ekspresi akash.
****
Anita masuk ke kamar gauri, seketika saat itu juga air matanya tumpah ruah, tangisanya Tak bisa lagi ditahan, melihat tubuh ibunya penuh dengan selang, selang yang selama ini membantu gauri bertahan hidup, selang yang selama ini membantu gauri bisa bernafas sampai detik ini.
Anita berjalan cepat menghampiri gauri Dan duduk disamping gauri, dipegang tangan gauri dengan lembut, dipeluk tubuh gauri dengan hangat, meskipun Tanpa ada balasan Dari gauri, Anita sesenggukan memeluk tubuh gauri, rasa rindu Dan sakit yang Anita rasakan melihat keadaan ibunya bercampur jadi satu.
" Ibu bangun.... aku sekarang disini bu, menemani ibu, kumohon bangunlah... "
tangisan Anita memilukan siapa saja yang mendengarnya.
entah gauri mendengar atau tidak, tapi Anita yakin keajaiban pasti ada Dan ibunya akan cepat sadar setelah mendengar nya.
saat membuka pintu Kamar, Dev Dan akash berhenti melihat pertunjukan menyedihkan dihadapanya, kedua pria itu tidak tega rasanya melihat tangisan Anita yang menyayat hati, tidak memberikan kekuatan pada Anita mereka malah kembali keluar meninggalkan Anita sendirian.
akash Dan Dev kembali duduk di luar, mereka bicara dari hati ke hati " Anita sangat menyayangi ibumu akash " Dev bicara pelan Dan hati hati pada sahabatnya itu, yang dihadiahi anggukan tulus Dari akash ' bahkan dia terlihat lebih bersedih daripada aku ' menghirup nafasnya dalam dalam.
" aku pulang dulu akash " Dev menepuk pundak akash " kembalilah temani Anita, Dan bersikap baiklah padanya ". lagi lagi Hanya akash Hanya mengangguk pasrah.
__ADS_1
bersambung.....