
selama sarapan di ruang makan hati Anita cemberut namun wajahnya masih terpasang ekspresi senang.
' menderita banget sih aku ? kenapa pencuri tas ku itu tidak keserempet motor saja atau kejatuhan pesawat terbang sebelum mengambil tasku, dia kan batal mencuri tas ku, Dan aku kan bisa tidak bertemu Akash dan terjebak dalam hubungan yang rumit ini, huh... nasib nasib...' Anita meratapi sendiri kemalanganya.
" em... bi, sepertinya Akash sudah tidak sabar untuk segera menikah, lihat saja keromantisan mereka, kalau bisa dipercepat saja bi pernikahanya. " goda dev tanpa dosa melihat Akash Dan Anita yang kebetulan sama sama menyendok nasi goreng itu.
" kenapa tidak sekalian saja kalian makan dengan saling menyuapi ? " melanjutkan aksinya melihat ke Akash Dan Anita bergantian sambil mengangkat mata Dan alisnya, tersenyum lebar senang melihat tingkah sang korban.
dia yakin dalam hati Akash Dan Anita saat ini terdapat api yang membara siap membakar seisi Rumah ini pikirnya, iya pasti mereka sangat kesal dengan ucapan dev yang menggoda mereka tadi.
' biarkan saja mereka marah, yang penting aku bahagia melihat reaksi kalian yang kikuk. '
' dev, jangan memberi ide yang aneh aneh, dasar ***** ! ' Akash menggerutu kesal dalam hati.
' dasar otak udang, lihat saja kalau tidak ada ibu pasti sudah aku cincang kamu ! seperti bawang putih Dan aku jadikan bumbu nasi goreng ' Anita menggumam tidak kalah kesalnya.
kedua insan itu saling mencaci dev dalam hati mereka masing masing, mereka tidak terima di goda seperti itu, satu kalimat yang bisa membuat mereka benar benar menikah jika ibunya menanggapinya.
memang dev jago sekali menggoda orang orang disekitarnya, apalagi menggoda para wanita yang menurutnya seksi Dan cantik.
Playboy, itulah julukan yang cocok untuk seorang dev, pintar merayu wanita, entah sudah berapa wanita yang jatuh dalam pelukanya, sekali rayu, wanita yang diinginkanya langsung menerima dengan senang hati.
__ADS_1
plus wajah yang tampan Dan cool nya pun menjadikan umpan untuk memancing para wanita.
seratus delapan puluh derajat bertolak belakang denga Akash, sama sekali tidak tertarik dengan yang begituan, semua itu hanya menambah kerumitan dalam hidupnya saja, pikir Akash.
gauri hanya tersenyum senang menanggapi perkataan dev, dalam hatinya sangat ingin melihat Anita Dan Akash segera menikah, namun biarlah Akash Dan Anita sendiri yang menentukan kapan mereka akan menikah.
setelah selesai sarapan yang penuh dengan sedikit huru hara dalam hati Akash Dan Anita, merekapun pergi ke tempatnya masing masing, Anita pergi ke Taman menemani gauri dengan aktivitas rutinya di Taman belakang, sedangkan Akash Dan dev masuk ke ruang kerja Akash.
Anita berjalan ke Taman masih dengan persaan dongkolnya kepada Dev, ' aku harus memberinya peringatan, kalau tidak mulut besarnya itu bisa membuat aku disini selamanya. '
'' bu, aku ke toiilet dulu ya, perutku agak mulas. '' izin Anita setelah separuh membantu gauri memetik daun kering, memberi alasan yang cukup bisa diterima oleh gauri.
" ya Sayang. "
" excuse me... do you look Akash and dev ? ( permisi, apakah kamu melihat Akash Dan dev ? " Tanya nya kepada Salah satu pelayan yang sedang membersihkan beberapa perabot di ruang tamu, setelah memeriksa ke halaman depan terlihat Mobil dev masih terparkir disana.
" iya Nona, mereka ada di ruang kerja tuan akash. " jawabnya sambil menunjuk ke ruangan yang berada di sebelah kamar akash.
" thank you ! " ucapnya sambil tersenyum ramah meninggalkan pelayan tadi Dan berlalu menuju ruang kerja Akash yang telah tertutup rapat.
" brakk. " pintu terbuka kasar, Anita membukanya dengan paksa setelah mendapati pintu yang tidak terkunci, memang nya apa yang dilakukan dua insan pria di dalam ruang kerja kalau pintu terkunci, ish jangan berfikir yang tidak tidak ya readers, hehehe.....
__ADS_1
ok next, Akash Dan dev langsung serentak ke arah pintu, " hei apa yang kamu lakukan ? " teriak Akash kesal kepada Anita yang seenaknya saja masuk ke ruangan kerja tanpa permisi,. Dan membuka pintu dengan keras.
' dasar wanita, punya sopan santun tidak sih ? selain banyak mulut ternyata kamu sedikit punya sopan santun. '
tanpa menghiraukan kekesalan Dan teriakan akash, Anita langsung menghampiri dev Dan melayangkan tinju nya di bagian bahu dev yang sedang duduk berhadapan dengan Akash yang terpisah dengan meja kerja Akash.
" aw...iisss " dev merintih kesakitan sambari mengelus bahunya, Dan yang paling tidak dimengerti kenapa gadis ini datang Dan tiba Tiba meninju ku ?
Akash cuma membelalakkan matanya lebar lebar pun tidak percaya Dan tidak mengerti sama seperti dev, ah.... kalau saja bola mata itu bukan ciptaan tuhan pasti sudah keluar dari rongganya.
" kamu kenapa Anita, kenapa kamu tiba tiba memukul ku ? " Tanya dev terlonjak berdiri, tidak terima atas perlakuan Anita.
" aku tahu kalau kamu mengerti tentang hubungan ku dengan akash. " teriak Anita kesal dengan pria yang sekarang berjadapan denganya.
" iya aku tahu, kalau kalian cuma sandiwara lalu apa hubunganya dengan ku sampai kau memukul ku seperti ini. " masih bingung sendiri.
" cih.... dasar kepiting cina, kalau kamu tahu kenapa kamu bicara kepada ibu agar aku Dan Akash segera menikah. " omel Anita dengan tempo cepat Dan geram di dadanya.
sementara Akash cuma diam tertegun melihat omelan Anita pada dev.
dia berpangku dengan kedua tanganya, tersenyum puas dalam hati, hah... rasakan dev, rasakan kemarahan seorang Anita Dan betawa cerewetnya dia hahahaha...
__ADS_1
bersambung....