
pagi ini Anita Dan gauri sudah duduk di ruang makan berbicara Dan bercerita sambari menunggu Akash, dia sengaja tidak memasak makanan Indonesia Hari ini.
persetan dengan Akash yang memintanya memasak makanan Indonesia setiap Hari, sebelum dirinya kembali ke Indonesia.
Dan persetan juga dengan dev yang selalu rakus Dan tidak punya malunya itu, kalau kalau dia datang kesini untuk sarapan gratisnya.
' perutku juga sudah bisa beradaptasi dengan baik makan makanan India , tidak perlu juga aku memasak makanan indonesia kan ?, ngapain aku juga harus menuruti kemauan si tuan muda yang resek itu setelah apa yang dilakukanya kemarin sore kepada ku ' Anita
kalau mengingat kejadian sore itu ingin rasanya dia menceburkan dirinya ke dalam sumur yang dalam, ke dasar lautan, bahkan terjun ke dasar jurang juga kalau perlu.
Akash datang menghampiri meja makan mereka, sekilas Akash melihat Anita yang duduk menunduk tanpa berani menatap Akash sedikitpun.
senyum Manis terukir dibibir Akash, namun dalam hatinya tertawa menertawai Anita yang dia yakin masih menahan malunya.
Akash duduk disebalahnya ' apa ini tidak ada makanan Indonesia ? ' dia memandangi makanan di mejanya tidak ada menu makanan Indonesia di Sana
' jadi kamu masih marah ? baiklah, kita perpanjang saja permainan ini ' Akash.
" Sayang, kamu tidak memasak makanan Indonesia ? " akash memulai lagi dramanya di depan ibunya.
" tidak sayang maaf, aku bangun kesiangan tadi " masih menunduk.
' aku kesiangan gara gara ulahmu kemarin sore '
" ya sudah tidak apa apa " akash.
' bilang saja kalau masih marah ' masih sedikit senyum sinis dari bibir Akash.
__ADS_1
" em... bu, dua Hari lagi Anita akan kembali ke Indonesia " Anita langsung menoleh ke gauri melihat reaksi gauri setelah Akash berbicara kepadanya.
' kok jadi kamu yang bilang, seharusanya kan aku yang bicara pelan pelan Sama ibu, ini malah langsung to the point saja, mau mu apa sih ? ' Anita.
" em... bu, waktu cuti saya sudah berakhir, jadi aku harus kembali " Anita bicara ragu ragu, takut kalau gauri bersedih.
" tidak apa apa Sayang, kamu kan memang harus bekerja, Akash sudah menjelaskan semua "
" deg.... " hati Anita terkejut mendengar perkataan gauri.
' menjelasakan ? tunggu apa dia sudah menjelaskan semua ke ibu ! ' Anita.
" menjelaskan apa maksud ibu ? "
' jangan bilang kalau kau sudah cerita semua ke ibu, lalu Japan kamu menjelaskanya ke ibu ? ' anita
" Akash bilang kalau kau harus kembali ke Indonesia. " bicara gauri sangat bijaksana sekali.
Anita berfikir tentang kejadian kemarin sore.
' berarti ancaman dia kemarin itu cuma mengerjai ku, buktinya sekarang malah dia sendiri yang bilang ke ibu, awas saja kau ! '
setelah menghabiskan sarapanya Akash berangkat ke kantornya, pagi ini Dev tidak muncul ke rumahnya, mungkin Karena dia mendapat peringatan Dari Akash kemarin sehingga membuatnya tidak punya nyali untuk menunjukkan batang hidungnya lagi.
Anita mengikuti Akash yang Baru berjalan sampai di ruang tamu, Akash melihat ke belakang yang ternyata Anita telah berlari mendekati Akash.
" ada apa ? " Akash berhenti Dan bertanya singkat Jelas padat.
__ADS_1
" terimakasih "
" hemm " Akash melanjutkan langkahnya.
" kau tidak mau bertanya atas dasar apa aku berterima kasih padamu ? "
Akash kembali lagi menghentikan langkahnya " tidak perlu, Karena aku sudah Tau "
" Tau apa ? " Tanya Anita lagi.
' kamu pasti tidak tahu kan ? ' Anita percaya diri seratus persen.
" kau berterima kasih karena aku sudah menjelaskan ke ibu Kan ? "
' wah... pintar juga kamu bisa membaca pikiran ku, pernah jadi psikolog ya ? '
" iya " jawab Anita singkat tidak bisa meneruskan kata kata nya.
Akash langsung pergi tanpa menghiraukan Anita lagi.
' bisa gila terus terusan meladeni dia '
" temani ibu senyaman mungkin sebelum kau meninggalkanya pulang ke Indonesia " langkah Akash sejenak terhenti.
Anita menganggukkan kepalanya mengerti, akash langsung keluar dari rumahnya, supir nya telah siap siaga menunggu tuanya memasuki mobilnya.
Akash tersenyum tipis di dalam mobil setelah meninggalkan Anita Tanpa kata itu.
__ADS_1
' dasar gadis aneh ! '
bersambung...